Senin, 28 September 2026
03:29 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Taixu

Taixu

Taixu
太虛
250px-Taixu3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kehidupan pribadi
Lahir
Lǚ Pèilín (呂沛林)

(1890-08-01)1 Agustus 1890
Meninggal17 Maret 1947(1947-03-17) (umur 57)
KebangsaanChina
Kehidupan religius
AgamaBuddhisme Humanistik
MazhabMahāyāna
Bagian dari seri mengenai
Buddhisme Han
汉传佛教 / 漢傳佛教
Chinese: "Buddha"
Chinese: "Buddha"
Bodhimaṇḍa
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Mahāyāna
Seroja, salah satu dari delapan simbol keberuntungan dalam Mahāyāna
Buddhisme
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme

Tai Hsu atau disebut jugaTaixu (Hanzi Tradisional: 太虛;Hanzi Sederhana: 太虚;Pinyin: Tàixū;Wade-Giles: T'ai Hsü)[1] (masa hidup 1890-1947) adalah seorang biksu Buddha, pemimpin gerakan pembaruan sejak tahun 1915 di Tiongkok.[2] Dia dianggap sebagai tokoh penting terhadap gerakan sosial pada abad 20 di Tiongkok.[3] Sebagai biksu, ia merupakan penganjur umat Buddha untuk lebih menekankan pentingnya pelayanan sosial, terutama dalam bidang pengorganisasian-ulang isntitusi, pendidikan modern, kerjasama ekumenis dan bermisi glogal.[2] Berkat jasanya, beberapa kota di Tiongkok, seperti Wuchang dan Fukien kemudian didirkan sekolah-sekolah tinggi agama Buddha sebagai sarana pendidikan para pendeta agama Buddha Mahayana.[2] Tai Hsu dikenal juga melalui tulisan-tulisannya.[2] Sebagai orang yang menekankan adanya reformasi, Tai Hsu mendapatkan julukan sebagai "Martin Luther"-nya Buddha di Tiongkok.[4]

Riwayat Hidup

Tai Hsu lahir tahun 1889/1890 dan menjadi biksu pada usia 16 tahun.[4] Ia mendapatkan gelar biksu di bawah Jin'an (1851-1913) pada tahun 1904, belajar secara khusus tentang ajaran Buddha tentang filsafat Dharmalakana dan belajar meditasi di bawah bimbingan beberapa guru.[4] Pada tahun 1914, ia memutuskan untuk mengabdikan diri di Gunung Putuo.[4] Tiga tahun kemudian, ia mengunjungi Jepang dan Taiwan.[4] Pada tahun 1918, ia mendirikan komunitas Pencerahan (Xueshe) dan memulai sebuah penerbitan majalah yang kemudian dinamakan Haichaoyin (Suara Laut Pasang).[4] Melalui majalah ini ia mengajarkan berbagai ajaran reformasi.[4] Peran Tai Hsu juga bergema pada saat Konferensi Umat Buddha Asia diadakan di Tokyo pada tahun 1925.[4] Ketika Perang Jepang (1937-1945), Tai Hsu aktif dalam mendukung kebijakan pemerintahan Tiongkok dalam kebijakan politik.[4] Ia kemudian menjadi delegasi misi politik pemerintahan Tiongkok ke Burma, India, dan Srilanka pada tahun 1939.[4] Tai Hsu meninggal pada 17 Maret 1947 dan meninggalkan 300 barang kenangan.[4]

Referensi

  1. ↑ (Inggris)Paul Williams, Patrice Ladwig., Buddhist Funeral Cultures of Southeast Asia and China. New York: Cambridge University Press, 2012, hal. 228
  2. 1 2 3 4 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3423
  3. ↑ Pittman 2001, hlm. 2-3.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 (Inggris)Phyllis G. Jestice., Holy People of the World: A Cross-cultural Encyclopedia, Volume 1. Santa Barbara: ABC-CLIO, 2004, hal. 836

Daftar Pustaka

  • Taixu (1928), Lectures in Buddhism (PDF), Paris: Imp. Union
  • Pittman, Don Alvin (2001), Toward a Modern Chinese Buddhism: Taixu's Reforms, Honolulu: University of Hawaii Press
  • Welch, Homles (1968), The Buddhist Revival in China, Cambridge: Harvard University Press
  • Ritzinger, Justin (2017), Anarchy in the Pure Land: Reinventing the Cult of Maitreya in Modern Chinese Buddhism, Oxford University Press, ISBN 0190491167
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan