Sabtu, 24 Oktober 2026
06:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Kyaung

Kyaung

Bagikan:
250px-YangonDowntownStreetviewAnawrathaRd51stStreetAugust2013.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah kyaung perkotaan di Jalan Anawrahta di Yangon.
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
120px-Dharma_Wheel_%282%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keyakinan
Tiga corak
Gugusan
Faktor mental
Meditasi
Bakti
Praktik lainnya

Kyaung (bahasa Burma:ဘုန်းကြီးကျောင်း; MLCTS: bhun:kyi: kyaung:, [pʰóʊɰ̃dʑítɕáʊɰ̃]) adalah sebuah wihara yang meliputi tempat tinggal dan tempat kerja para biksu. Kyaung Burma kadang-kadang juga ditempati oleh para samanera, umat awam (khususnya kappiya), sayalay, dan pelayan wihara yang berpakaian serbaputih (ဖိုးသူတော် phothudaw).[1]

Kyaung secara tradisional telah menjadi pusat kehidupan desa di Burma. Kyaung berfungsi sebagai lembaga pendidikan bagi anak-anak dan pusat komunitas, khususnya untuk kegiatan-kegiatan yang mendatangkan pahala, seperti pembangunan gedung, persembahan makanan kepada biksu, perayaan Buddhis, dan pelaksanaan hari uposatha. Kyaung tidak didirikan oleh anggota sangha, tetapi oleh umat awam yang menyumbangkan tanah atau uang untuk mendukung pendiriannya.

Kyaung biasanya dibangun dari kayu, yang berarti hanya sedikit kyaung bersejarah yang dibangun sebelum tahun 1800-an yang masih bertahan.[2] Kyaung terdapat di Myanmar (Burma), juga di negara-negara tetangga dengan komunitas Buddhisme Theravāda, termasuk negara tetangga Tiongkok (misalnya, Prefektur Otonomi Dehong Dai dan Jingpo). Menurut statistik tahun 2016 yang diterbitkan oleh Komite Sangha Maha Nayaka Negara, Myanmar adalah rumah bagi 62.649 kyaung dan 4.106 sayalay.[3]

Referensi

  1. ↑ Houtman, Gustaaf (1990). Traditions of Buddhist Practice in Burma (dalam bahasa Inggris). ILCAA.
  2. ↑ Johnston, William M. (2013). Encyclopedia of Monasticism. Taylor & Francis. ISBN 978-1-136-78715-7.
  3. ↑ "The Account of Wazo Monks and Nuns in 1377 (2016 year)". The State Samgha Maha Nayaka Committee (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-05-19.
40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Ikon rintisan

Artikel bertopik Buddhisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan