Selasa, 22 September 2026
18:16 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Issā

Issā

Artikel ini bukan mengenai Isa.
Terjemahan dari
issā
Indonesiairi hati; iri
Inggrisjealousy,
envy
Paliissā
Sanskertairshya, īrṣyā
Tionghoa
Tibetཕྲག་དོག
(Wylie: phrag dog;
THL: tradok
)
Khmerឫស្យា
(UNGEGN: reusya)
Daftar Istilah Buddhis
Bagian dari Abhidhamma Theravāda
52 Cetasika
250px-Tilted_heraldic_lotus.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme Theravāda
6 sesekali (pakiṇṇaka)
14 tidak baik (akusala)
4 tidak baik universal (akusalasādhāraṇa)
3 keserakahan (lobha)
4 kebencian (dosa)
3 yang terakhir
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme

Issā (Pali; Sanskerta: ईर्ष्य, īrṣyā), diterjemahkan sebagai iri hati atau keirihatian, adalah suatu faktor mental yang biasanya dikategorikan sebagai tidak baik. Iri hati diartikan sebagai suatu keadaan batin ketika seseorang sangat berhasrat untuk mendapatkan kekayaan dan kehormatan bagi dirinya sendiri, tetapi tidak mampu menanggung keunggulan orang lain.[1][2]

Issā diidentifikasi dalam konteks:

Definisi

Abhidhamma Theravāda

Dalam terjemahannya atas kitab Abhidhammatthasaṅgaha, Ashin Kheminda menjelaskan bahwa issā didefinisikan dalam empat batasan:[3]

  • Karakteristik: iri hati atas keberhasilan orang lain (parasampattīnaṃ usūyanalakkhaṇaṃ).
  • Fungsi: tidak senang dengan keberhasilan orang lain (anabhiratirasa).
  • Manifestasi: membuang muka (vimukhabhāvapaccupaṭṭhāna).
  • Sebab-terdekat: kesuksesan orang lain (parasampattipadaṭṭhāna).

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa:

Issā adalah faktor-mental yang tidak senang setiap kali melihat orang lain sedang menikmati keberhasilan, keberuntungan, kekayaan, dan kebahagiaannya. Issā muncul di kesadaran yang berakar pada kebencian (dosa-mūla-citta) dan perasaan yang menyertai adalah perasaan tidak senang (domanassa-vedanā). Inilah mengapa kemunculan issā selalu membuat hati seseorang gelap gulita, suram, dan muram. Kesuraman hatinya kadang terpancar di wajah sehingga membuat sinar wajahnya pun menjadi suram dan senyumnya pun kecut. Oleh karena issā, seseorang bisa melakukan sesuatu untuk menghancurkan kebahagiaan orang lain. Issā tidak bisa menerima fakta bahwa semua makhluk mempunyai hak untuk bahagia dan dengan demikian membuat hati kehilangan cinta kasih serta akal sehatnya.[3]

Referensi

  1. 1 2 Guenther (1975), Kindle Locations 890-891.
  2. 1 2 Kunsang (2004), hlm. 26.
  3. 1 2 Kheminda, Ashin (2019-09-01). Manual Abhidhamma: Bab 2 Faktor-Faktor-Mental. Yayasan Dhammavihari. hlm. 101. ISBN 978-623-94342-7-4.

Daftar pustaka

  • Berzin, Alexander (2006), Primary Minds and the 51 Mental Factors
  • Goleman, Daniel (2008). Destructive Emotions: A Scientific Dialogue with the Dalai Lama. Bantam. Kindle Edition.
  • Guenther, Herbert V. & Leslie S. Kawamura (1975), Mind in Buddhist Psychology: A Translation of Ye-shes rgyal-mtshan's "The Necklace of Clear Understanding" Dharma Publishing. Kindle Edition.
  • Kunsang, Erik Pema (penerjemah) (2004). Gateway to Knowledge, Vol. 1. North Atlantic Books.
40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan