Sabtu, 31 Oktober 2026
01:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Vinayapiṭaka

Vinayapiṭaka

Bagian pertama dari tiga bagian utama Tripitaka Pali milik Buddhisme Therawada

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang kitab Vinaya Pali aliran Theravāda. Untuk kitab Vinaya dalam aliran Mahāyāna dan lainnya, lihat Vinaya.
Vinayapiṭaka
JenisKoleksi kanonis
IndukTipiṭaka
IsiSuttavibhaṅga; Khandhaka; Parivāra
AṭṭhakathāSamantapāsādikā (Vinayapiṭaka-aṭṭhakathā)
PengomentarBuddhaghosa
ṬīkāSāratthadīpanī; Dvemātikā; Vinayasaṅgaha; Vajirabuddhi; Vimativinodanī; Vinayālaṅkāra; Kaṅkhāvitaraṇīpurāṇa; Vinayavinicchaya; Pācityādiyojanā; Khuddasikkhā; Mūlasikkhā
SingkatanVinaya; Vin; Vi
Berdasarkan Chaṭṭha Saṅgāyana
Tipiṭaka
250px-Folios_of_the_Bhikkhuni-patimokkha_%28BL_IO_Man.Pali_21%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
icon PortalBuddhisme

Vinayapiṭaka (Pali untuk "Keranjang Disiplin"), juga ditulis sebagai Vinaya Piṭaka, adalah salah satu dari tiga bagian Tripitaka Pali sebagaimana dilestarikan oleh aliran Theravāda. Bagian ini berisi peraturan-peraturan bagi para anggota Sangha monastik, yaitu para biku dan bikuni; dua bagian lainnya adalah Suttapiṭaka dan Abhidhammapiṭaka. Bagian ini terdiri atas 3 sub-bagian:

Daftar kitab

Suttavibhaṅga

Kitab Suttavibhaṅga berisi peraturan-peraturan bagi para biku dan bikuni, terdiri dari:

  • Bhikkhuvibhaṅga - berisi 227 peraturan yang mencakup 8 jenis pelanggaran, di antaranya terdapat 4 pelanggaran yang menyebabkan dikeluarkannya seorang biku dari Saṅgha dan tidak dapat menjadi bikuu lagi seumur hidupnya. Keempat pelanggaran itu, adalah berhubungan kelamin, mencuri, membunuh manusia atau terlibat dalam rencana pembunuhan, dan berbohong menyatakan dirinya telah mencapai kesucian padahal belum. Untuk ketujuh jenis pelanggaran lainnya ditetapkan hukuman dan pembersihan yang sesuai dengan berat ringannya pelanggaran yang bersangkutan.
  • Bhikkhunīvibhaṅga - berisi peraturan-peraturan yang serupa bagi para bikuni, hanya jumlahnya lebih banyak.

Khandhaka

Kitab Khandhaka terbagi atas:

  • Kitab Mahāvagga - berisi peraturan-peraturan dan uraian tentang upacara penahbisan biku; upacara uposatha pada saat bulan purnama dan bulan baru, pada saat itu juga dibacakan Pāṭimokkha (peraturan disiplin bagi para biku); peraturan tentang tempat tinggal selama musim hujan (vassa); upacara pada akhir vassa (Pavāranā); peraturan-peraturan mengenai jubah, peralatan, obat-obatan dan makanan; pemberian jubah Kaṭhina setiap tahun; peraturan-peraturan bagi para biku yang sakit; peraturan tentang tidur; peraturan tentang bahan jubah; tata cara melaksanakan Saṅghakamma (tata cara mengambil keputusan dalam Sangha monastik); dan tata cara dalam hal terjadi perpecahan.
  • Kitab Cūḷavagga - berisi peraturan-peraturan untuk menangani pelanggaran-pelanggaran; tata cara penerimaan kembali seorang biku ke dalam Sangha setelah melakukan pembersihan atas pelanggarannya; tata cara untuk menangani masalah-masalah yang timbul; berbagai peraturan yang mengatur cara mandi, pengenaan jubah, menggunakan tempat tinggal, peralatan, tempat bermalam dan sebagainya; mengenai perpecahan kelompok-kelompok biku; kewajiban-kewajiban guru (ācariya), dan calon biku (samanera); pengucilan dari upacara pembacaan Pātimokkha; penahbisan dan bimbingan bagi bikuni; cerita tentang Sidang Buddhis Pertama di Rajagaha; dan cerita tentang Sidang Buddhis Kedua di Vesali.

Parivāra

Kitab Parivāra memuat ikhtisar dan pengelompokan peraturan-peraturan Vinaya, yang disusun dalam bentuk tanya jawab untuk dipergunakan dalam pengajaran dan ujian.

Kitab penjelas

Berdasarkan Chaṭṭha Saṅgāyana
Eksegesis Pāḷi
330px-Palm-leaf_manuscript_of_Atthakatha.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lontar Aṭṭhakathā berbahasa Pāḷi dan Sinhala dari Sri Lanka tahun 1756

Menurut edisi resmi dari Sidang Buddhis Keenam, komentar (aṭṭhakathā) dan subkomentar (ṭīkā) atas Vinayapiṭaka disusun sebagai berikut:[1][2]

Vinayapiṭaka-aṭṭhakathā

  • Samantapāsādikā (Pārājikakaṇḍa-aṭṭhakathā; Pācittiya-aṭṭhakathā; Mahāvagga-aṭṭhakathā; Cūḷavagga-aṭṭhakathā; dan Parivāra-aṭṭhakathā)

Vinayapiṭaka-ṭīkā

Lihat pula

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Ikon rintisan

Artikel bertopik Buddhisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ Payutto, P. A. (2004). The Pali Canon: What a Buddhist Must Know (PDF). Diterjemahkan oleh Chanawangsa, Somseen. ISBN 974-91539-1-X. Diakses tanggal 25 Agustus 2026.
  2. ↑ "Chaṭṭha Saṅgāyana Tipiṭaka". Vipassana Research Institute (VRI). Diakses tanggal 25 Agustus 2026. Lihat indeks 'Aṭṭhakathā' dan 'Ṭīkā' di bawah bagian 'Vinayapiṭaka'.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan