Kamis, 15 Oktober 2026
20:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Bahasa Sinhala

Bahasa Sinhala

bahasa Indo-Arya yang berasal dari Sri Lanka

Bagikan:
Bahasa Sinhala
සිංහල
250px-Word_Sinhala_in_Yasarath_font.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
WilayahSri Lanka
Penutur
16 juta (2007)[1]
2 juta sebagai bahasa kedua (1997)
Perincian data penutur

Jumlah penutur beserta (jika ada) metode pengambilan, jenis, tanggal, dan tempat.

Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Bentuk awal
Dialek
Aksara Sinhala
Status resmi
Bahasa resmi di
Sri Lanka
Kode bahasa
ISO 639-1si
ISO 639-2sin
ISO 639-3sin
Glottologsinh1246
Linguasfer59-ABB-a
IETFsi
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C1 NationalBahasa Sinhala dikategorikan sebagai C1 National menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini menjadi bahasa nasional maupun bahasa resmi dari suatu negara
Referensi: [2]
Informasi penggunaan templat turunan
Sampel
Sampel teks
Logo Wikipedia dalam bahasa Sinhala yang berisi transkripsi "Wikipedia" (atas) ke dalam ortografi masing-masing dan slogan "Ensiklopedia Bebas" (bawah) yang diterjemahkan ke dalam bahasa tersebut.
Sampel teks lainnya
Lokasi penuturan
500px-Sinhala_language_distribution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi penuturan Bahasa Sinhala
osm-intl,7,a,a,323x250.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Sinhala&revid=28707353&groups=_2f6c6e64382e5e0f1f901ae3feb155eeaa8cdd5e&parser=parsoidTampilkan peta yang diperbesar
osm-intl,3,a,a,323x250.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Sinhala&revid=28707353&groups=_2f6c6e64382e5e0f1f901ae3feb155eeaa8cdd5e&parser=parsoidTampilkan peta yang diperkecil
Perkiraan persebaran penuturan bahasa ini.
Koordinat: 6°56′4″N 79°53′34″E / 6.93444°N 79.89278°E / 6.93444; 79.89278 Sunting di Wikidata
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

00.38, Kamis, 15 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Sinhala adalah sebuah cabang dari rumpun bahasa Indo-Arya, dan masih berkerabat dekat dengan bahasa Bengali, Pali, Sanskerta dan bahasa lainnya yang serumpun. Bahasa ini dituturkan oleh kurang lebih 74 persen penduduk Sri Lanka, dan mereka terkonsentrasi di bagian barat, tengah, tenggara, timur dan selatan negeri ini.

Sejarah

Bahasa Sinhala mulai diketahui perkembangannya sejak abad ke-6 SM, diawali dengan kedatangan Pangeran Vijaya Singhapura dari tanah Bengali dan 700 pasukannya yang mendarat di kawasan yang disebut Sri Lanka saat ini. Pangeran Vijaya dan Putri Kuveni yang merupakan putri raja setempat meletakkan cikal bakal terbentuknya masyarakat Sinhala. Meski catatan tersebut masih diliputi misteri kebenarannya, tetapi diperkirakan kedatangan orang-orang Arya berlangsung mulai abad ke-4 atau 5 SM dari Bengala.

Bahasa ini diperkirakan berkembang dari bahasa Indo-Arya Kuno (Sanskerta), yang kemudian berkembang lagi menjadi bahasa Indo-Arya Madya (Prakerta) dengan ciri terbaik dipegang oleh bahasa Pali yang merupakan bahasa bagi umat Buddha. Naskah-naskah tua seperti Maha Wamsa, yakni kisah raja-raja Sri Lanka, menunjukkan bahwasanya bahasa ini sudah berkembang sangat lama. Bahasa Sinhala juga banyak menyimpan bentuk-bentuk lama bahasa Sanskerta, karena keterisolasiannya dari bahasa-bahasa Indo-Arya di utaranya. Seperti misalnya awalan ‘y’ yang di utara berubah menjadi ‘j’ dengan contoh:

  • Sanskerta: yati (pergi)
  • Hindi: jana (pergi)
  • Bengali: jay (pergi)
  • Sinhala: yanna (pergi)

Pengaruh bahasa-bahasa sekitarnya

Bahasa Sinhala selain berakar dari bahasa Sanskerta dan Pali, juga dipengaruhi oleh bahasa-bahasa sekitarnya. Karena bahasa di sekelilingnya tergolong bahasa-bahasa Dravida, maka mau tidak mau banyak sekali kosakata bahasa-bahasa Dravida, khususnya Tamil yang masuk ke dalam bahasa Sinhala. Di samping bahasa Tamil, karena Sri Lanka juga merupakan jalur perdagangan yang sangat strategis, maka pengaruh kosakata dari berbagai bahasapun berdatangan. Bahasa Sinhala menyerap banyak kosakata dari bahasa Portugis yang dibawa oleh para penjajah pada abad ke-16, kemudian bahasa Belanda, Inggris, Arab dengan bahasa Sanskerta yang diubah sedikit bentuknya.

Sistem penulisan

Bahasa Sinhala menggunakan sistem penulisan yang berkembang dari sistem Brahmi, dan diperkenalkan di pulau tersebut pada abad ke-3 SM. Kemudian pada abad ke-6, beberapa karakter tertentu diadopsi bahasa ini dari huruf-huruf Dravida dan pada saat ini bahasa Sinhala sudah mempunyai 56 karakter.

Kebijakan bahasa

Sepanjang tahun 1830-1833, bahasa Inggris diperkenalkan sebagai media instruksi dalam segala bidang, dan pemerintah kolonial Inggris kemudian menjadikan bahasa ini menjadi bahasa resmi bagi wilayah Sri Lanka (Ceylon). Namun kebijakan ini kemudian mendapat tentangan dari masyarakat Sinhala dan Tamil yang menginginkan bahasa Sinhala dan Tamil menjadi bahasa nasional sebagai pengganti bahasa Inggris.

Pada tahun 1951, pemerintah Gubernur Jenderal Sri Lanka menunjuk tiga anggota Komisi Bahasa, yang dipersiapkan untuk menetapkan bahasa Sinhala dan Tamil sebagai bahasa resmi negara.

Hal tersebut tidak menjadi masalah hingga pada tahun 1956 diloloskan lagi Undang-Undang Bahasa No. 33 tahun 1956. Undang-Undang ini menyatakan bahasa Sinhala sebagai satu-satunya bahasa resmi bagi Sri Lanka, dan hal inilah yang mengakibatkan terjadinya diskriminasi bagi orang-orang Tamil di mana mereka untuk memperoleh pekerjaan harus dapat menguasai bahasa Sinhala dan jumlah pekerja dari kalangan Tamil berkurang hingga di bawah 10% pada pertengahan tahun 1950an. Masalah inilah yang kemudian memicu konflik bahasa, yang merebak menjadi konflik kesukuan dan agama. Hingga muncul lah gerakan Tamil Eelam yang berusaha melepaskan diri dari Sri Lanka dan membentuk negara bagi warga Tamil di utara dan timur Sri Lanka. Hal ini tidak lepas dari diskriminasi bahasa yang terjadi sejak tahun 1950an. Namun berbagai usaha juga telah dilakukan, baik dengan menerjemahkan UUD negara ke dalam bahasa Tamil dan penetapan bahasa Inggris sebagai bahasa penghubung yang paling berpengaruh di Sri Lanka.

Catatan

  1. ↑ Sinhala di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ "Bahasa Sinhala". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri सिंहल di kamus bebas Wikikamus.
Wiktionary logo
Lihat entri Sinhala di kamus bebas Wikikamus.
Wikivoyage logo
Wikiwisata memiliki a Buku Frasa bahasa Sinhala.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan