Jumat, 02 Oktober 2026
09:44 WIB
TERKINI
Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah
Khandhaka

Khandhaka

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Khuddakanikāya atau Khuddakapāṭha.
Khandhaka
SuttaCentral
JenisKitab kanonis
IndukVinayapiṭaka
IsiMahāvagga; Cūḷavagga
AtribusiBhāṇaka
AṭṭhakathāSamantapāsādikā (Mahāvagga-aṭṭhakathā, Cūḷavagga-aṭṭhakathā)
PengomentarBuddhaghosa
ṬīkāSāratthadīpanī; Vajirabuddhi; Vimativinodanī
SingkatanKd; Mv; Cv
Berdasarkan Chaṭṭha Saṅgāyana
Tipiṭaka
250px-Folios_of_the_Bhikkhuni-patimokkha_%28BL_IO_Man.Pali_21%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme

Kitab Khandhaka (Pali; disingkat Kd) adalah sebuah kitab suci Buddhisme sebagai kitab kedua dari tiga kitab dalam Vinayapiṭaka, yang merupakan salah satu dari "tiga keranjang" yang menyusun Tripitaka Pali sebagaimana dilestarikan oleh aliran Theravāda. Kitab ini berisi dua volume:

Susunan

Mahāvagga

Kitab Mahāvagga memiliki 10 bab:

  1. Bab pertama disebut sebagai "Bab Agung"; dimulai dengan narasi yang dimulai segera setelah kecerahan Sang Buddha dan menceritakan awal khotbahnya serta pendirian ordo para biku; dilanjutkan dengan memberikan aturan tentang penahbisan dan hal-hal terkait
  2. Bab kedua membahas tentang pembacaan Pātimokkha, yang akan dilakukan setiap setengah bulan (pada bulan baru dan purnama) ketika terdapat kuorum empat biku
  3. Kemudian, muncul ketentuan untuk retret selama tiga bulan di musim hujan (vassa), saat para biku diharapkan tetap tinggal di satu tempat kecuali untuk alasan tertentu
  4. Di akhir retret, mereka harus mengundang rekan-rekan mereka untuk menyampaikan kritik atas perilaku mereka
  5. Bab kelima disebut "Bab tentang Penyembunyian" dan membahas berbagai topik
  6. Bab berikutnya adalah "Bab tentang Obat-obatan"; sebuah bagian yang mengizinkan menghirup asap melalui sebuah tabung; bagian yang digunakan oleh beberapa biku modern untuk membenarkan kebiasaan merokok (meskipun dilarang oleh kelompok lainnya)[1]
  7. Bab selanjutnya disebut kathina, proses pembuatan jubah, tetapi sebenarnya tentang pengecualian yang diberikan kepada para biku dari aturan-aturan tertentu sebagai akibatnya
  8. Bahan jubah
  9. Perselisihan antara para biku di Campa
  10. Perselisihan di Kosambi

Cūḷavagga

Kitab Cūḷavagga memiliki 12 bab:

  1. Bab yang pertama membahas berbagai prosedur yang harus diikuti dalam menangani biku yang berperilaku buruk
  2. Bab berikutnya membahas masa percobaan bagi biku yang bersalah atas pelanggaran tertentu (lihat kitab Suttavibhaṅga)
  3. Bab berikutnya membahas kasus ketika seorang biku yang sedang dalam masa percobaan melakukan pelanggaran lebih lanjut
  4. Penjelasan tentang tujuh aturan untuk menyelesaikan perselisihan (lihat Suttavibhaṅga)
  5. Masalah kecil
  6. Penginapan
  7. Perpecahan; bab ini dimulai dengan kisah Devadatta, sesama anggota sangha; ia mulai dengan meminta Buddha yang sudah tua untuk pensiun dan mengangkatnya sebagai pengganti-Nya; ketika ditolak, ia melakukan tiga kali percobaan untuk membunuh Buddha; ketika gagal, ia meminta Buddha untuk memaksakan praktik yang ketat, termasuk vegetarianisme, pada para biku (para biku tidak diwajibkan menjadi seorang vegetarian); ketika ditolak, ia memimpin perpecahan sangha
  8. Ketaatan; berbagai tugas
  9. Seorang biku dapat menangguhkan pembacaan Pātimokkha jika biku lain memiliki pelanggaran yang belum diakui
  10. bikuni; Sang Buddha, setelah diminta tujuh kali, akhirnya setuju untuk mendirikan sebuah ordo bikuni, tetapi memperingatkan bahwa hal itu akan melemahkan ajaran dan memperpendek masa berlakunya, dan memberlakukan beberapa aturan dalam mengatur ordo bikuni agar hal tersebut dapat dihindari (lebih lanjut tentang hal ini dapat ditemukan dalam Tripitaka Pali, terutama Kunala Jātaka; untuk sisi lainnya, lihat kitab Therīgāthā)
  11. Tak lama setelah wafatnya Sang Buddha, Kassapa mengadakan sebuah sidang yang membahas tentang pembacaan ajaran-ajaran yang telah disampaikan; Upāli menjawab pertanyaan tentang Vinaya, dan Ānanda menjawab pertanyaan tentang Dhamma
  12. Seabad kemudian, sebuah perselisihan muncul pada berbagai poin, terutama tentang penerimaan emas dan perak; sidang lainnya diadakan yang menyetujui posisi yang lebih ketat, setelah menerima nasihat dari seorang murid Ānanda yang sudah tua

Terjemahan

Bahasa Inggris

Referensi

  1. ↑ Richard Randell, Life as a Siamese Monk

Pranala luar

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Ikon rintisan

Artikel bertopik Buddhisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan