Sabtu, 10 Oktober 2026
07:53 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Sayadaw U Pandita

Sayadaw U Pandita

Bagikan:
Dalam nama Burma ini, Sayadaw U adalah sebuah sebutan kehormatan, bukan nama pemberian.
Panditarama Sayadaw
ပဏ္ဍိတာရာမ ဆရာတော်
250px-AnisakhanSayadaw_UPandita_%E1%80%86%E1%80%9B%E1%80%AC%E1%80%90%E1%80%B1%E1%80%AC%E1%80%BA_%E1%80%A6%E1%80%B8%E1%80%95%E1%80%8F%E1%80%B9%E1%80%8D%E1%80%AD%E1%80%901954-05-XX.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anisakhan Sayadaw U Pandita
GelarSayadaw
Kehidupan pribadi
Lahir(1921-07-28)28 Juli 1921
Meninggal16 April 2016(2016-04-16) (umur 94)
Bangkok, Thailand
EducationDhammācariya (1952)
PekerjaanBiku
Kehidupan religius
AgamaBuddhisme
MazhabTheravāda
Garis keturunanMahasi
Nama darmaPaṇḍita
ပဏ္ဍိတ
Posisi senior
GuruMahasi Sayadaw
Berbasis diYangon, Myanmar
Situs webwww.panditarama.net
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme

Sayadaw U Paṇḍita (Burma: ဆရာတော် ဦးပဏ္ဍိတ; juga dikenal sebagai Ovādācariya Sayādo Ū Paṇḍitābhivaṁsa; 28 Juli 1921 – 16 April 2016) adalah salah satu guru meditasi vipassanā terkemuka.[1] Ia berlatih dalam tradisi Buddhisme Theravāda di Myanmar. Sebagai penerus mendiang Mahāsi Sayādaw, ia telah mengajar banyak guru dan murid dunia Barat tentang gaya meditasi Vipassanā metode Mahāsi. Ia adalah kepala wihara Paṇḍitārāma Meditation Center[2] di Yangon, Myanmar.[3][4]

Kehidupan awal

U Paṇḍita lahir pada tahun 1921 di Insein, Rangoon Raya (sekarang Yangon) di bawah pemerintahan kolonial Inggris.[5] Ia menjadi samanera pada usia dua belas tahun, dan ditahbiskan pada usia dua puluh tahun. Setelah puluhan tahun belajar, ia lulus serangkaian ujian kitab-kitab Theravāda yang ketat, dan meraih gelar Dhammācariya (guru Dhamma) pada tahun 1952.[5]

U Paṇḍita mulai berlatih meditasi vipassanā di bawah bimbingan Mahāsi Sayādaw mulai tahun 1950.[6]

Karier religius

250px-%E1%80%95%E1%80%8F%E1%80%B9%E1%80%8D%E1%80%AD%E1%80%90%E1%80%AC%E1%80%9B%E1%80%AC%E1%80%99_Panditarama_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pusat Meditasi Paṇḍitārāma, Yangon

Pada tahun 1955, beliau meninggalkan jabatannya sebagai guru studi kitab suci (pariyatti) untuk menjadi guru meditasi di Pusat Meditasi Mahāsi. Tak lama setelah Mahasi Sayādaw wafat pada tahun 1982, U Paṇḍita menjadi guru pembimbing (Ovādacariya) di Pusat Meditasi Mahasi.[5] Pada tahun 1991, beliau meninggalkan jabatan tersebut dan mendirikan Pusat Meditasi Paṇḍitārāma di Yangon. Kini, terdapat pusat-pusat cabang Paṇḍitārāma di Myanmar, Nepal, Australia, Singapura, Inggris, dan Amerika Serikat.[5]

U Paṇḍita menjadi terkenal di Barat setelah memimpin retret pada musim semi tahun 1984 di Insight Meditation Society (IMS) di Barre, Massachusetts, Amerika Serikat. Banyak guru meditasi senior Barat dalam tradisi Mahāsi berlatih bersama U Paṇḍita pada retret tersebut dan retret-retret berikutnya. Ceramah-ceramah yang beliau sampaikan pada tahun 1984 di IMS dihimpun dalam buku In This Very Life.[5]

Sampai kemangkatannya pada usia 94 tahun pada tahun 2016, ia terus memimpin retret dan memberikan ceramah Dhamma, tetapi ia jarang terlibat dalam wawancara.[1][5]

Metode pengajaran

U Paṇḍita dikenal karena mengajarkan metode introspeksi yang ketat dan tepat sesuai tradisi Theravāda klasik. Ia mengajarkan meditasi satipaṭṭhāna atau vipassanā dengan menekankan moralitas (Pali: sīla) sebagai fondasi yang diperlukan. Ia juga seorang cendekiawan Tripitaka Pali yang terpelajar.

Rujukan orang lain

Judson Brewer, seorang peneliti meditasi, menggunakan kutipan Paṇḍita untuk menggambarkan perbedaan antara sekresi dopamin dan kegembiraan (joy): "Dalam pencarian mereka akan kebahagiaan, orang-orang salah mengira kegembiraan pikiran sebagai kebahagiaan sejati. (In their quest for happiness, people mistake excitement of the mind for real happiness)"[7]

Bibliografi

Referensi

  1. 1 2 "Sayadaw U Pandita, influential Burmese meditation master, dead at 94". Lion's Roar. 16 April 2016. Diakses tanggal 16 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Paṇḍitārāma Meditation Center. Diarsipkan 8 Februari 2018 di Wayback Machine
  3. ↑ Thâmanay Kyaw. "One Life's Journey". Vipassana Meditation Centre (Singapore). Diarsipkan dari asli tanggal 9 Mei 2016. Diakses tanggal 21 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "ပဏ္ဍိတာရာမ ရွှေတောင်ကုန်းသာသနာ့ရိပ်သာ ဆရာတော် (In Burmese)". Kyemon. 20 April 2016. Diakses tanggal 21 April 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 4 5 6 Mahasi 2016, hlm. iv.
  6. ↑ "U Pandita". Tathagata (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-04-02.
  7. ↑ "Kitab suci mengatakan bahwa ketika pikiran terlena oleh objek-objek sensual, ia menjadi gelisah. Ini adalah keadaan yang umum di dunia, seperti yang dapat kita amati. Dalam pencarian kebahagiaan, orang-orang salah mengira kegembiraan pikiran sebagai kebahagiaan sejati. Mereka tidak pernah memiliki kesempatan untuk merasakan sukacita yang lebih besar yang datang bersama kedamaian dan ketenangan.
    (The scriptures say that when the mind indulges in sensual objects, it becomes agitated. This is the usual state of affairs in the world, as we can observe. In their quest for happiness, people mistake excitement of the mind for real happiness. They never have the chance to experience the greater joy that comes with peace and tranquillity.)" hlm. 244/419 In This Very Life, Sayadaw U Pandita.

Sumber

Pranala wihara

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan