Senin, 19 Oktober 2026
17:04 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Pa-Auk Tawya di Indonesia

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
icon PortalBuddhisme

Cabang-cabang Pa-Auk Tawya di Indonesia dikenal sebagai Pa-Auk Tawya Vipassanā-Dhura Hermitage (PATVDH) Indonesia, yang mewadahi jaringan pusat pertapaan hutan (Myanmar: tawya; Pali: āraññavāsī), meditasi, dan pembinaan tradisi Buddhisme Theravāda di Indonesia yang berafiliasi dengan tradisi Pa-Auk Tawya (Wihara Hutan Pa-Auk) di Mawlamyine, Negara Bagian Mon, Myanmar.[1][2] Jaringan ini berkembang di bawah bimbingan Yang Mulia Pa-Auk Sayadaw (Bhaddanta Āciṇṇa), seorang guru meditasi terkemuka dari ordo Shwegyin di Myanmar.[3]

Kegiatan dan pengelolaan pusat pertapaan Pa-Auk Tawya di Indonesia saat ini masih terdesentralisasi, dengan setiap cabang atau pusat latihan berada di bawah naungan yayasan berbadan hukum masing-masing yang independen, tetapi tetap berpedoman pada metode meditasi dan disiplin monastik yang seragam dari Pa-Auk Tawya Myanmar.[2]

Sejarah

Latar belakang silsilah

250px-Venerable_Pa-Auk_Tawya_Sayadaw_Bhaddanta_%C4%80ci%E1%B9%87%E1%B9%87a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Yang Mulia Pa-Auk Sayadaw (Bhaddanta Āciṇṇa) di Pa-Auk Tawya Myanmar (Pyin Oo Lwin)

Tradisi Pa-Auk Tawya berakar kuat pada garis penahbisan ordo Shwegyin (Shwegyin Nikāya/Gaṇa) di Myanmar, yaitu salah satu ordo monastik resmi yang dikenal dengan kepatuhan ortodoks terhadap aturan Vinaya.[3] Pa-Auk Sayadawgyi (Bhaddanta Āciṇṇa) selaku guru utama tradisi ini merupakan sosok penting dalam silsilah tersebut, yang dianugerahi gelar kehormatan "Shwegyin Nikāya Rattaññūmahānāyaka" pada Konferensi Saṅgha Shwegyin Nikāya ke-17 di Myanmar tahun 2009.[3] Hubungan garis silsilah penahbisan inilah yang menjadi dasar kokoh diterapkannya disiplin monastik tradisi hutan di seluruh cabang pertapaan Pa-Auk di Indonesia.

250px-Pa-Auk_Forest_Meditation_Center_%28Main%29_Entrance.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gerbang masuk utama Pusat Meditasi Pa-Auk Tawya di Mawlamyine, Negara Bagian Mon, Myanmar

Perkembangan di Indonesia

Kehadiran tradisi ini di Indonesia didorong secara langsung oleh kunjungan dan bimbingan Pa-Auk Sayadawgyi beserta murid-murid seniornya.[1] Pada tahun 2011, beliau tercatat melakukan kunjungan Dhamma ke Medan bersama rombongan monastik.[4]

Salah satu tokoh pengajar utama dari Myanmar yang membina perkembangan tradisi ini di Indonesia adalah Sayadaw U Kuṇḍadhāna, yang ditahbiskan menjadi biku pada tahun 1991 oleh Pa-Auk Sayadawgyi. Beliau pertama kali datang ke Indonesia pada tahun 2011 saat mendampingi Pa-Auk Sayadawgyi ke Medan, dan secara berkala terus memenuhi undangan untuk membimbing retret meditasi di berbagai kota. Pada tahun 2018, beliau membimbing kelas Abhidhamma Theravāda di Jakarta serta menjalani masa vassa di PATVDH Tamansari, Ciapus, Bogor, tempat beliau juga memegang peran sebagai kepala wihara pertapaan.[4]

Selain pengajar dari Myanmar, perkembangan jaringan ini turut didukung oleh biku asal Indonesia yang pernah berlatih intensif di Pa-Auk Tawya pusat. Di antaranya adalah Bhikkhu Uttarañāṇa, yang ditahbiskan di Wihara Hutan Pa-Auk pada tahun 2010 dan kemudian merintis serta memimpin pertapaan Sundarabhūmi Hermitage di Wanayasa, Purwakarta.[5][6]

Tokoh tersohor lainnya adalah Bhikkhu Ñāṇukkaṁsa. Ditahbiskan menjadi biku di Myanmar oleh mendiang Sayadaw Kumārābhivaṁsa (Banmaw Sayadaw IX), dia mendalami meditasi di Pa-Auk Tawya Myanmar antara tahun 2009 hingga 2016 di bawah bimbingan langsung Pa-Auk Sayadawgyi dan Sayadaw U Revata.[7] Sekembalinya ke tanah air secara definitif pada tahun 2020, Bhikkhu Ñāṇukkaṁsa bertindak sebagai pelindung spiritual bagi Yayasan Dhammika Kalyāṇasahāya (DKS) dan memprakarsai berdirinya Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Dhammarakkhita, yang memfokuskan kegiatannya pada pembelajaran teori Dhamma (pariyatti) dan praktik meditasi (paṭipatti) bagi monastik maupun awam.[7]

Di tingkat daerah, pendirian pusat latihan juga digerakkan secara swadaya oleh komunitas umat awam. Sebagai contoh, Yayasan Bodhinanda di Pekanbaru didirikan pada bulan Mei 2017 (SK Kemenkumham No. AHU-0009230.AH.01.04.Tahun 2017), yang berawal dari kelompok belajar meditasi mandiri dan mengundang guru pembimbing dari PATVDH Rempang, Batam, hingga akhirnya berhasil membangun kawasan pertapaan menetap di Riau.[8]

Metode latihan dan karakteristik

250px-Pa-Auk_Forest_Monastery_Monks_Offering_Breakfast.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Praktik pindapata di Pusat Meditasi Pa-Auk Tawya Myanmar

Metode pelatihan yang diterapkan di jaringan pertapaan Pa-Auk Tawya di Indonesia mengadopsi sistem pengajaran ortodoks dari pusatnya di Mawlamyine, Myanmar, yang berakar kuat pada tradisi pertapaan hutan (Pali: āraññavāsī) dan penegakan ketat disiplin monastik (Vinaya). Kehidupan pertapaan difokuskan pada suasana yang tenang dan terisolasi dari hiruk-pikuk keduniawian guna mendukung intensitas latihan spiritual bagi para biku maupun praktisi awam.[9][2]

250px-Pa-Auk_Forest_Meditation_Center_Library.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perpustakaan di Pusat Meditasi Pa-Auk Tawya Myanmar

Sistem meditasi yang diajarkan berpedoman langsung pada instruksi Tripitaka Pali (Tipiṭaka) serta penjelasan kitab penjelas-makna (aṭṭhakathā) dan sub-penjelas-makna (ṭīkā), dengan buku panduan utama kitab Visuddhimagga. Pelatihan ditempuh secara bertahap melalui tiga pilar pembinaan (tisikkhā), yakni pemurnian moralitas (sīla), pemusatan konsentrasi batin (samādhi), dan pengembangan kebijaksanaan (paññā), yang diuraikan ke dalam tujuh tingkat pemurnian batin (satta-visuddhi).

Praktik meditasi diawali dengan pengembangan ketenangan batin (samatha) untuk melatih daya konsentrasi hingga mencapai penyerapan batin (jhāna) melalui 40 objek meditasi klasik. Teknik utama yang sering digunakan adalah perhatian pada keluar-masuknya napas (ānāpānasati) dan meditasi perenungan empat unsur (dhātu-vavatthāna), yang disertai dengan empat latihan meditasi pelindung (caturārakkha-kammaṭṭhāna), seperti pancaran cinta kasih (mettā), perenungan sifat-sifat luhur Sang Buddha (Buddhānussati), perenungan ketidakmenarikan tubuh (asubha), dan perenungan kematian (maraṇānussati).

Setelah konsentrasi mendalam terbentuk, praktisi dibimbing memasuki tahap pandangan terang (vipassanā). Pada tahap ini, praktisi menganalisis struktur hakiki unsur jasmaniah dan batiniah (nāmarūpa), meneliti hukum sebab-akibat yang saling bergantungan (paṭiccasamuppāda) lintas masa lampau, kini, dan masa depan, serta merenungkan tiga corak universal dari keberadaan (anicca, dukkha, anattā) guna memutus nafsu-kehausan.[9]

Daftar pusat meditasi

Berdasarkan direktori resmi jaringan PATVDH di Indonesia, berikut adalah pusat-pusat meditasi yang terdaftar beserta yayasan pengelolanya:[2][10]

Daftar Pusat Meditasi dan Pertapaan Pa-Auk Tawya di Indonesia
NoNama Pusat Pertapaan / WiharaLokasi (Daerah)Yayasan Pengelola (Badan Hukum)Keterangan
Sumatera Utara
1Vihāra DhammadāyādaKota MedanYayasan Dharma ManggalaPusat kegiatan Dhamma perkotaan, kelas Abhidhamma Theravāda, dan penyelenggara retret berkala.[11]
2PATVDH Sidikalang - DairiKabupaten DairiYayasan Saddhamma JotikaPusat latihan meditasi di dataran tinggi Sumatera Utara.
3PATVDH Pancur BatuPancur Batu, Deli SerdangYayasan CatusaccasammāditthiPusat latihan dan retret meditasi.
4PATVDH KutalimbaruKutalimbaru, Deli SerdangYayasan Saddhamma MāmakaPusat pertapaan luar kota di Sumatera Utara.[12]
Kepulauan Riau
5PATVDH Rempang - BatamPulau Rempang, BatamYayasan Pa-Auk Tawya BatamTerletak di kawasan perbukitan Rempang, menyelenggarakan retret meditasi jangka pendek dan panjang.[13][14]
Riau
6PATVDH PekanbaruPekanbaruYayasan BodhinandaPusat latihan meditasi dan sarana pembinaan Dhamma di Riau.[8]
Jambi
7PATVDH JambiJambi-Pusat latihan dan retret meditasi tradisi Pa-Auk di wilayah Jambi.[10]
DKI Jakarta
8Rumah Meditasi KSNKalideres, Jakarta BaratYayasan Kammaṭṭhānasamuṭṭhāpaka Nikāya (KSN)Komunitas praktisi meditasi tradisi Pa-Auk yang dibina oleh Bhikkhu Koṇḍañña.[15]
Jawa Barat & Banten
9PATVDH Tamansari - Ciapus, BogorCiapus, Kabupaten BogorYayasan Hadaya VatthuPusat latihan yang dipimpin oleh Sayadaw U Kuṇḍadhāna.[4]
10PATVDH SundarabhūmiWanayasa (Purwakarta) & TangerangYayasan SundarabhumiPusat pertapaan hutan dan studi Dhamma di bawah bimbingan Bhikkhu Uttarañāṇa.[5][6]
Jawa Tengah
11PATVDH BejiRowokele, Kabupaten KebumenYayasan Meditasi Hutan Pandangan TerangPusat pertapaan dan meditasi di lingkungan pedesaan Jawa Tengah.[16]
12Pusdiklat DhammarakkhitaBumijawa, Kabupaten TegalYayasan Dhammika Kalyāṇasahāya (DKS)Pusat pelatihan Pariyatti dan Paṭipatti bagi monastik dan awam yang dibimbing oleh Bhikkhu Ñāṇukkaṁsa.[7]
Sulawesi Selatan
13PATVDH Dhamma Dipa / MalinoMakassar / GowaYayasan SudhammaPusat meditasi tradisi Pa-Auk untuk wilayah Indonesia bagian timur.[10]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Pa-Auk Tawya Meditation Centre". Pa-Auk Forest Monastery. Diakses tanggal 2026-08-19.
  2. 1 2 3 4 "PATVDH Indonesia". Vihāra Dhammadāyāda. Diakses tanggal 2026-08-19.
  3. 1 2 3 "Guru Y.M Pa-Auk Sayadawgyi". Vihara PATVDH PKU - Yayasan Bodhinanda. Diakses tanggal 2026-08-19.
  4. 1 2 3 "Biografi Guru Sayadaw U Kuṇḍadhāna". Vihāra Dhammadāyāda. Diakses tanggal 2026-08-19.
  5. 1 2 "Biografi Guru Bhante Uttarañāṇa". Vihāra Dhammadāyāda. Diakses tanggal 2026-08-19.
  6. 1 2 "Tentang Sundarabhūmi". Sundarabhūmi Hermitage. Diakses tanggal 2026-08-19.
  7. 1 2 3 "Menatap Jejak Spiritual Bhikkhu Ñāṇukkaṁsa: Pembimbing Dhamma Lintas Generasi". Pusdiklat Dhammarakkhita. Diakses tanggal 2026-08-19.
  8. 1 2 "Sejarah Yayasan Bodhinanda". Vihara PATVDH PKU - Yayasan Bodhinanda. Diakses tanggal 2026-08-19.
  9. 1 2 "Meditation - Pa-Auk Tawya". Pa-Auk Forest Monastery. Diakses tanggal 2026-08-19.
  10. 1 2 3 "Cabang Pa Auk di Indonesia". Vihara PATVDH PKU - Yayasan Bodhinanda. Diakses tanggal 2026-08-19.
  11. ↑ "Vihāra Dhammadāyāda". Yayasan Dharma Manggala. Diakses tanggal 2026-08-19.
  12. ↑ "Yayasan Saddhamma Māmaka". Yayasan Saddhamma Māmaka. Diakses tanggal 2026-08-19.
  13. ↑ "Pa-Auk Tawya Vipassana Dhura Hermitage - Batam". Yayasan Pa-Auk Tawya Batam. Diakses tanggal 2026-08-19.
  14. ↑ "Vihara Pa Auk Tawya Batam - Ada Stupa dan Patung Budha di Bukit, Laut Menghampar di Sekitarnya". Tribun Travel. 2016-08-01. Diakses tanggal 2026-08-19.
  15. ↑ "Deskripsi Saluran YouTube KSN - Kammaṭṭhānasamuṭṭhāpaka Nikāya". YouTube. Diakses tanggal 2026-08-19.
  16. ↑ "PATVDH Beji". Yayasan Meditasi Hutan Pandangan Terang. Diakses tanggal 2026-08-19.

Pranala luar

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Ikon rintisan

Artikel bertopik Theravāda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan