Kamis, 29 Oktober 2026
22:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Aṭṭhasīlanī

Aṭṭhasīlanī

Bagikan:
Untuk delapan sila yang dijalankannya, lihat Aṭṭhasīla.
Lihat pula: Biksuni dan Sayalay
250px-Maeji.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aṭṭhasīlanī di Bangkok
Bagian dari seri tentang
Buddhisme
120px-Dharma_Wheel_%282%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keyakinan
Tiga corak
Gugusan
Faktor mental
Meditasi
Bakti
Praktik lainnya
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
icon PortalBuddhisme

Aṭṭhasīlanī (Pāli; Indonesia: "perempuan delapan sila"), dikenal sebagai Maechi[1] atau Mae chee[2] (Thai: แม่ชี; IPA:[mɛ̂ː.t͡ɕʰiː]; terj. har. 'ibu yang terhormat') di Thailand, adalah perempuan monastik Buddhis Theravāda yang mengabdikan hidup mereka pada agama, bersumpah untuk selibat, menjalani kehidupan petapa, dan bertekad mengamalkan Delapan Sila (aṭṭhasīla) atau Sepuluh Sila (lebih dari Lima Sila sebagaimana diamalkan oleh umat awam). Mereka menempati posisi yang mirip dengan samaneri. Penyebutan gelar "Aṭṭhasīlanī" hanya digunakan di Indonesia.

Referensi

  1. ↑ Nancy J. Barnes (1996). Christopher S. Queen; Sallie B. King (ed.). Buddhist Women and the Nuns' Order in Asia. Albany, NY: State University of New York Press. hlm. 267. ISBN 978-0-7914-2843-6.{{cite book}}: |work= diabaikan
  2. ↑ Karma Lekshe Tsomo (2008). Buddhist Women in a Global Multicultural Community. Malaysia: Sukhi Hotu Dhamma Publications. hlm. 227.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Buddhisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan