| Byākaraṇa | |
|---|---|
| Jenis | Koleksi tata bahasa |
| Induk | Sastra Pali |
| Isi | Kaccāyanabyākaraṇaṃ; Moggallānabyākaraṇaṃ; Saddanītippakaraṇaṃ; Padarūpasiddhi; Moggallānapañcikā; Payogasiddhipāṭha; Vuttodayapāṭha; Abhidhānappadīpikāpāṭha; Abhidhānappadīpikāṭīkā; Subodhālaṅkārapāṭha; Subodhālaṅkāraṭīkā; Bālāvatāra gaṇṭhipadatthavinicchayasāra |
| Bagian dari seri tentang |
| Buddhisme Theravāda |
|---|
| Buddhisme |
|
|
|
|
|
Ordo (Nikāya atau Gaṇa) |
|
|
|
| Berdasarkan Chaṭṭha Saṅgāyana |
| Eksegesis Pāḷi |
|---|
|
|
Byākaraṇa atau vyākaraṇa (Pali) adalah sebuah istilah dalam pembelajaran tata bahasa tradisional yang merujuk pada kajian tentang struktur dan aturan bahasa Pali.[1][2] Dalam tradisi Theravāda, kajian byākaraṇa sangat penting untuk memahami dan melestarikan teks-teks suci Tripitaka Pali dengan menganalisis unsur kebahasaannya, seperti kata, imbuhan, dan aturan pembentukan kalimat.
Asal-usul
Tradisi tata bahasa Pali berkembang di India dan Sri Lanka sejak abad-abad awal Masehi. Kitab-kitab tata bahasa Pali disusun untuk membantu para biku dan pelajar memahami bahasa Pali yang digunakan dalam kitab suci Buddha. Tiga tokoh utama dalam tradisi tata bahasa Pali adalah Kaccāyana, Moggallāna (abad ke-12), dan Aggavaṃsa, yang masing-masing menyusun kitab tata bahasa yang menjadi rujukan hingga saat ini.[3]
Daftar kitab
Berikut adalah kitab-kitab utama dalam tradisi tata bahasa Pali (byākaraṇa):
Kaccāyana-byākaraṇa
Kaccāyana-byākaraṇa (juga dikenal sebagai Kaccāyana-vyākaraṇa) adalah kitab tata bahasa Pali tertua yang masih ada, disusun oleh Kaccāyana (diperkirakan hidup pada abad ke-7–8 M).[4][5] Kitab ini terdiri dari delapan bab dan memuat aturan-aturan tata bahasa dalam bentuk rumus pendek.[6] Kaccāyanabyākaraṇa menjadi dasar bagi sebagian besar tradisi tata bahasa Pali di Myanmar, Sri Lanka, dan Tailan.[7]
Moggallāna-byākaraṇa
Moggallāna-byākaraṇa (atau Moggallāna-vyākaraṇa) disusun oleh Moggallāna (diperkirakan hidup pada abad ke-12 M).[8][3] Berbeda dengan Kaccāyana, Moggallāna (abad ke-12) juga mempertimbangkan interpretasi gramatikal yang ditemukan dalam Aṭṭhakathā (komentar-komentar terhadap Tipiṭaka) di dalam kitab tata bahasanya.[9] Kitab ini merupakan salah satu dari tiga kitab tata bahasa Pali yang paling berpengaruh, bersama dengan Kaccāyana-byākaraṇa dan Saddanīti.[10][11]
Saddanīti
Saddanīti-ppakaraṇa (Saddanīti) disusun oleh Aggavaṃsa, seorang biku dari Pagan, Myanmar, pada pertengahan abad ke-12 M (sekitar tahun 1154 M).[12][13] Aggavaṃsa menjabat sebagai guru bagi Raja Narapatisithu (1167–1202 M).[13] Kitab ini merupakan salah satu kitab tata bahasa Pali yang paling lengkap, dengan total 1.795 halaman dalam edisi cetaknya.[14] Saddanītippakaraṇa terdiri dari tiga bab besar yang terbagi dalam 28 bagian, dan berbeda dari kitab tata bahasa tradisional lainnya karena menggabungkan kumpulan akar kata (dhātu) di dalamnya.[13] Kitab ini sering dianggap sebagai kitab tata bahasa Pali terbaik yang masih ada.[12]
Padarūpasiddhi
Padarūpasiddhi (juga dikenal sebagai Rūpasiddhi) adalah kitab tata bahasa Pali yang ditulis oleh Buddhappiya pada akhir abad ke-12 hingga awal abad ke-13 M di Sri Lanka.[15] Kitab ini merupakan penyusunan ulang rumus-rumus dari tradisi Kaccāyana dengan penjelasan yang lebih terperinci.[15] Padarūpasiddhi memuat 28 aturan tentang pembentukan kata majemuk (samāsa).[15]
Moggallānapañcikā
Moggallānapañcikā adalah kitab komentar tata bahasa (pañcikā) yang ditulis oleh Moggallāna (abad ke-12) sendiri sebagai penjelasan atas kitab Moggallānabyākaraṇa-nya.[16] Kitab ini terinspirasi oleh model Cāndrapañcikā dalam tradisi tata bahasa Sanskerta.[17] Dalam kolofon-nya, Moggallāna (abad ke-12) secara eksplisit menghubungkan penyusunan sistem tata bahasa barunya dengan reformasi monastik yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.[18]
Payogasiddhi
Payogasiddhi-pāṭha (atau Payogasiddhi) adalah kitab tata bahasa Pali yang termasuk dalam mazhab Moggallāna, ditulis oleh Vanaratana Medhaṅkara pada abad ke-13 M di Sri Lanka.[19][20] Kitab ini merupakan pengembangan dari karya Moggallāna dan membahas bagian-bagian tata bahasa.[21][19]
Vuttodaya
Vuttodaya-pāṭha (atau Vuttodaya) adalah sebuah kitab tentang prosodi (ilmu persajakan) bahasa Pali yang ditulis oleh Saṅgharakkhita (yang tidak lain adalah Moggallāna), seorang ahli tata bahasa Pali dari Sri Lanka pada abad ke-12 hingga 13.[22][23] Kitab ini berisi aturan-aturan tentang metrum dan komposisi syair, serta menjadi salah satu karya standar dalam bidang prosodi Pali pada masa pertengahan.[24] Vuttodayapāṭha termasuk dalam karya-karya standar tata bahasa Pali bersama dengan Kaccāyana-byākaraṇa dan Moggallāna-byākaraṇa.[22]
Abhidhānappadīpikā
Abhidhānappadīpikā adalah sebuah tesaurus bahasa Pali yang digubah pada abad ke-12 oleh Moggallāna Thera, seorang ahli tata bahasa asal Sri Lanka.[25]
Subodhālaṅkāra
Subodhālaṅkāra (terj. har. 'Retorika yang Mudah Dipahami') adalah sebuah kitab tentang retorika (alaṅkāra) bahasa Pali yang ditulis oleh Saṅgharakkhita Mahāsāmi (nama kebiaraan dari Moggallāna Thera dari Ceylon), seorang biksu Sinhala dari Sri Lanka pada akhir abad ke-12 hingga pertengahan abad ke-13 Masehi.[25][18] Kitab ini merupakan satu-satunya risalah tentang retorika Pali yang masih ada hingga saat ini, dan bersama dengan Vuttodaya (karya Saṅgharakkhita tentang prosodi) menjadi dua karya utama dalam bidang puisi Pali pada periode abad pertengahan.[18][3] Subodhālaṅkāra terdiri dari 367 bait (kārikā) yang terbagi dalam lima bab, yang membahas berbagai aspek seni kepuitisan dalam bahasa Pali. Berikut adalah isi kelima bab tersebut:[11]
- Dosāvabodha-paṭhamapariccheda (Bab Pertama: Pemahaman tentang Kesalahan [dalam Komposisi]): Ketidaksesuaian makna dan tautologi
- Dosaparihārāvabodha-dutiyapariccheda (Bab Kedua: Pemahaman tentang Penghindaran Kesalahan): Seni menghindari kesalahan-kesalahan gaya bahasa
- Guṇāvabodha-tatiyapariccheda (Bab Ketiga: Pemahaman tentang Kualitas): Keindahan kata dan frasa
- Atthālaṅkārāvabodha-catutthapariccheda (Bab Keempat: Penjelasan tentang Hiasan Makna): Keindahan makna dan cara memperolehnya
- Bhāvāvabodha-pañcamapariccheda (Bab Kelima: Penjelasan tentang Keadaan Emosional): Keindahan bunyi dan seni membuat syair yang merdu di telinga pendengar
Terdapat dua sub-komentar (ṭīkā) untuk kitab ini,[11] yaitu Porāṇa-ṭīkā (atau Mahāsāmi-ṭīkā), komentar kuno yang ditulis oleh Saṅgharakkhita sendiri sebagai autokomentar; dan Abhinava-ṭīkā, komentar baru yang ditulis oleh Vācissara (Vācissara the Younger).[18]
Bālāvatāra
Bālāvatāra gaṇṭhipadatthavinicchayasāra adalah sebuah kitab tata bahasa dasar bahasa Pali yang terdiri dari tujuh bab, ditulis oleh Dhammakitti (atau Vacissara) pada abad ke-14 M. Kitab ini didasarkan pada sistem tata bahasa Kaccāyana-byākaraṇa dan merupakan ringkasan tata bahasa Pali yang sangat baik untuk para pemula. Terdapat beberapa parafrasa dalam bahasa Sinhala serta dua ṭīkā (subkomentar) dalam bahasa Pali untuk karya ini.[26]
Referensi
Sitasi
- ↑ Wisdom Library n.d.a.
- ↑ Wisdom Library n.d.b.
- 1 2 3 Yazaki 2023.
- ↑ Thitzana 2019.
- ↑ Nandisena 2009.
- ↑ Bhikkhu 2022.
- ↑ Falqués 2017.
- ↑ Jayawardhana 1995.
- ↑ Kim 2019.
- ↑ Kim 2012.
- 1 2 3 Kieffer-Pülz 2015.
- 1 2 Pali Text Society n.d.
- 1 2 3 CTLF n.d.
- ↑ Smith 1928.
- 1 2 3 Borchon 2020.
- ↑ Rahula 1896.
- ↑ Deokar 2017.
- 1 2 3 4 Gornall 2020.
- 1 2 Wisdom Library n.d.c.
- ↑ Medhaṃkara 1974.
- ↑ Peradeniya 2024.
- 1 2 Ānandajoti 2016.
- ↑ Dharma Records 2016.
- ↑ British Library n.d.
- 1 2 Malalasekera 1928.
- ↑ Wisdom Library n.d.d.
Daftar pustaka
Sumber buku
- A. Bhikkhu (2022). Māgadhabhāsā (Pāḷi) – A Compendious Grammar on the Language of Pāḷi Buddhism (Edisi Second). Internet Archive.
- Gornall, Alastair (2020). Rewriting Buddhism: Pali Literature and Monastic Reform in Sri Lanka, 1157–1270. London: UCL Press. doi:10.14324/111.9781787355156. ISBN 9781787355156.
- Malalasekera, G.P. (1928). The Pali Literature of Ceylon. London: Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland.
- Medhaṃkara, Vanaratna (1974). Payogasiddhi. Koḷamba: Śrī Laṅkā Saṃskr̥tika Maṇḍalaya.
- Kaccāyanabyākaraṇa. Diterjemahkan oleh U Nandisena. Internet Archive. 2009.
- Sangharaja Sri Rahula Mahasthavira (1896). Moggallana panchika pradipa = A treatise on Moggalana's System of Pali grammar. Colombo: H.C. Cottle.
- Helmer Smith, ed. (1928). Saddanīti. La grammaire palie d'Aggavaṃsa. Vol. 1. Lund: Gleerup.
- A. Thitzana (2019). Kaccayana Pali Grammar Volume 1. Motilal Banarsidass.
Sumer jurnal
- Borchon, P.P. (2020). "A Comparative Study of Compound Formation in the Padarupasiddhi and the Laghusiddhantakaumudi". Journal of Thai Studies.
- Deokar, Mahesh A. (2017). Vincenzo Vergiani, Daniele Cuneo & Camillo Alessio Formigatti (ed.). "The Cāndravyākaraṇapañjikā: An Important Tool for the Study of the Moggallānavuttivivaraṇapañcikā: A Case Study Based on a Cambridge Fragment of the Cāndravyākaraṇapañjikā with Special Reference to CV 2.2.1 and MV 3.1". Indic Manuscript Cultures through the Ages: Material, Textual, and Historical Investigations. De Gruyter: 695–726. doi:10.1515/9783110543100-021.
- Falqués, Aleix Ruiz (2017). "The Role of Pāli Grammar in Burmese Buddhism". Journal of Burma Studies. 21 (1). NUS Press Pte Ltd: 1–96. doi:10.1353/jbs.2017.0001.
- Jayawardhana, Somapala (1995). "Moggallāna-Vyākarana, the masterpiece of Pali Grammar". Journal of the Royal Asiatic Society of Sri Lanka. New Series. 40: 155–162. JSTOR 23731132.
- Kim, Seo-ri (김서리) (2012). "『목갈라나 문법』(Moggallāna-vyākaraṇa)의 체계성 고찰" [A Study on the Systemicity of Moggallāna-vyākaraṇa]. 인도철학 [Korean Journal of Indian Philosophy] (dalam bahasa Korea). 36: 255–285. doi:10.32761/kjip.2012..36.008.
- Kim, Seo-ri (김서리) (2019). "빠알리어 동사의 법에 관한 『목갈라나 문법』의 규칙과 예시 분석" [An Analysis on Rules and Examples of Moggallāna-vyākaraṇa: with reference to Pāli Moods]. 인도철학 [Korean Journal of Indian Philosophy] (dalam bahasa Korea). 55: 115–152. doi:10.32761/kjip.2019..55.004.
- Kieffer-Pülz, Petra (2015). "Quotatives Indicating Quotations in Pāli Commentarial Literature, I: Iti/ti and Quotatives with Vuttaṃ". Journal of Indian Philosophy. 43 (4–5): 427–452. doi:10.1007/s10781-014-9243-6.
- "Pali grammatical traditions in Medieval Sri Lanka: a historical and comparative study of the Rupasiddhi and the Payogasiddhi". University of Peradeniya. 2024.
- Yazaki, Chōjun (2023). "パーリ文法家モッガラーナの聖典引用" [Grammatical Analysis of Canonical Examples in the Moggallānavyākaraṇa]. 印度學佛教學研究 [Journal of Indian and Buddhist Studies] (dalam bahasa Jepang). 72 (1): 476–472. doi:10.4259/ibk.72.1_476.
Sumber web
- Ānandajoti Bhikkhu (2016). "Vuttodaya, The Composition of Metre". Ancient Buddhist Texts. Diakses tanggal 2026-08-23.
- "Collection search: Vuttodaya". Endangered Archives Programme, British Library. Diakses tanggal 2026-08-23.
- "Publication of the Pāli Prosody Vuttodaya on Ancient Buddhist Texts". Dharma Records. 2016. Diakses tanggal 2026-08-23.
- "Saddanītippakaraṇa". Corpus de textes linguistiques fondamentaux (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 2026-08-23.
- "Saddanīti: Set of 3 Volumes". Pali Text Society. Diakses tanggal 2026-08-23.
- "Vyakarana, Vyākaraṇa: definitions". Wisdom Library. n.d.a. Diakses tanggal 2026-08-23.
- "Byakarana, Byākaraṇa: definitions". Wisdom Library. n.d.b. Diakses tanggal 2026-08-23.
- "Payogasiddhi: definitions". Wisdom Library. n.d.c. Diakses tanggal 2026-08-23.
- "Balavatara, Balava-tara, Bālāvatāra: definitions". Wisdom Library. n.d.d. Diakses tanggal 2026-08-23.
Lihat pula
- Bahasa Pali
- Tripitaka Pali
- Kaccāyana
- Moggallāna (abad ke-12)
- Wyakarana, tata bahasa Sanskerta dalam agama Hindu
- Nīti, sastra Pali añña lainnya