Minggu, 04 Oktober 2026
07:45 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Bhikkhu Anālayo

Bhikkhu Anālayo

Bagikan:
Anālayo
Bhikkhu_Analayo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Kehidupan pribadi
Lahir1962 (umur 63–64)
Kehidupan religius
AgamaBuddhisme
OrdoAmarapura–Rāmañña Nikāya
MazhabTheravāda
Penahbisan1995
Posisi senior
GuruPemasiri Thera
Berbasis diSri Lanka
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme

Bhikkhu Anālayo adalah seorang biku, cendekiawan, dan guru meditasi. Ia lahir di Jerman pada tahun 1962, dan meninggalkan keduniawian pada tahun 1995 dalam tradisi monastik Theravāda di Sri Lanka. Ia paling dikenal atas studi komparatifnya tentang kitab buddhis awal (EBT) sebagaimana dilestarikan oleh berbagai tradisi buddhis awal.[1]

Kehidupan monastik

Bhikkhu Anālayo ditahbiskan sementara pada tahun 1990 di Thailand, setelah mengikuti retret meditasi di Wat Suan Mokkh, wihara yang didirikan oleh seorang biku Thailand abad ke-20 yang sangat berpengaruh, Ajahn Buddhadasa.[2] Pada tahun 1994, ia pergi ke Sri Lanka dengan harapan untuk bertemu Nyanaponika Thera setelah membaca bukunya yang berjudul The Heart of Buddhist Meditation.[2] Nyanaponika Thera wafat hanya beberapa hari sebelum kedatangan Anālayo, tetapi ia tetap tinggal dan belajar bersama Bhikkhu Bodhi.[2] Pada tahun 1995, ia mengambil pabbajjā lagi di bawah bimbingan Balangoda Ananda Maitreya Thero.[3] Ia menerima penahbisan upasampadā pada tahun 2007 dalam cabang dari ordo Shwegyin Nikāya di Sri Lanka (bagian dari Amarapura Nikāya utama), dengan Pemasiri Thera dari Sumathipala Aranya sebagai ācariya (guru penahbisan)-nya.[4] Bhikkhu Bodhi telah menjadi mentor utama Bhikkhu Anālayo dalam studi mengenai khotbah-khotbah (sutta) berbahasa Pali.[5] Mendiang Bhikkhu Kaṭukurunde Ñāṇananda juga memberikan pengaruh yang penting dalam pemahamannya tentang ajaran Buddha (Dhamma),[6] sementara Godwin Samararatne merupakan guru meditasi yang paling berpengaruh pada masa awal kehidupan praktiknya.[7]

Karier dan aktivitas cendekia

Bhikkhu Anālayo menyelesaikan tesis PhD mengenai Satipaṭṭhāna Sutta di Universitas Peradeniya pada tahun 2000, yang kemudian diterbitkan sebagai Satipaṭṭhāna, the Direct Path to Realization.[8] Selama menjalani masa studinya tersebut, ia mulai menyadari perbedaan-perbedaan menarik antara versi Kanon Pali dan Kanon Buddhis Tionghoa dari khotbah (sutta) buddhis awal tersebut. Hal ini mendorongnya untuk melakukan riset habilitasi di Universitas Marburg, yang selesai pada tahun 2007. Dalam riset tersebut, ia membandingkan khotbah-khotbah Majjhima Nikāya dengan paralelnya dalam versi bahasa Tionghoa, bahasa Sanskerta Hibrida Buddhis, dan Kanon Buddhis Tibet.[9] Pada tahun 2013, Anālayo kemudian menerbitkan Perspectives on Satipaṭṭhāna.[10] Melalui buku ini, ia mengembangkan karya sebelumnya dengan membandingkan versi-versi paralel dari Satipaṭṭhāna-sutta dan mengeksplorasi perspektif meditatif yang muncul ketika penekanan diberikan pada instruksi-instruksi yang menjadi titik temu di antara versi-versi kanonik yang ada sehingga secara logis dapat dianggap sebagai versi yang lebih awal.

Bhikkhu Anālayo telah menerbitkan tulisan secara ekstensif mengenai Buddhisme awal.[11] Studi tekstual atas khotbah-khotbah buddhis awal dalam perspektif komparatif merupakan landasan bagi minat dan riset akademisnya yang terus berlanjut.[12] Saat ini, ia menjabat sebagai kepala editor dan salah satu penerjemah untuk terjemahan bahasa Inggris pertama dari Madhyama Āgama berbahasa Tionghoa (Taishō 26),[13] dan telah merintis terjemahan bahasa Inggris yang integral untuk Saṃyukta Āgama berbahasa Tionghoa (Taishō 99), yang sejajar dengan koleksi Saṃyutta Nikāya Pali.[14]

Aspek teoritis dan praktis meditasi tetap menjadi pusat perhatian dalam aktivitas akademis Anālayo. Ia telah menerbitkan sejumlah artikel tentang meditasi pandangan terang (vipassanā) dan penyerapan meditatif (jhāna), serta menghubungkan berbagai tradisi meditasi kontemporer dengan sumber-sumber tekstualnya.[15]

Studi komparatifnya tentang teks-teks buddhis awal juga telah mengarahkan Anālayo untuk berfokus pada perkembangan historis pemikiran buddhis, dan untuk meneliti akar awal kemunculan ideal Bodhisatwa[16] beserta awal mula pemikiran Abhidharma.[17]

Bhikkhu Anālayo pernah menjadi pembicara pada Kongres Internasional tentang Peran Perempuan Buddhis dalam Sangha.[18] Eksplorasi mengenai sikap terhadap bikuni (biarawati buddhis) dalam teks-teks buddhis awal dan kisah pendirian ordo bikuni[19] telah memungkinkannya menjadi pendukung penahbisan bikuni, yang merupakan masalah kontroversial di dalam tradisi Theravāda dan Tibet.[20]

Bhikkhu Anālayo telah pensiun dari jabatannya sebagai profesor di Numata Centre for Buddhist Studies, Universitas Hamburg. Ia adalah salah satu pendiri Āgama Research Group, cendekiawan residen di Barre Center for Buddhist Studies,[21] dan merupakan anggota dari Numata Centre for Buddhist Studies di Universitas Hamburg.

Anālayo telah menerbitkan kritikan terhadap beberapa guru dan gerakan Barat kontemporer, di antaranya Daniel Ingram, Rob Burbea, Stephen Batchelor, serta Buddhisme sekuler secara meluas.[22][23][24]

Karya terbitan pilihan

Referensi

  1. ↑ Bhikkhu Anālayo’s profile: http://agamaresearch.dila.edu.tw/?page_id=48
  2. 1 2 3 "A Conversation with Bhikkhu Anālayo". Insight Journal. 2012. Diakses tanggal 3 Agustus 2019.
  3. ↑ Anālayo, Bhikkhu (2023). "Life of a meditator (Part 2)" (PDF). Insight Journal. 49: 9–16.
  4. ↑ Anālayo, Bhikkhu (2023). "Life of a Meditator (Part 2)" (PDF). Insight Journal. 49: 9–16.
  5. ↑ Bhikkhu Yogananda (15 Oktotber 2010). "Anālayo, The Meditative Scholar". Diarsipkan dari asli tanggal 11 November 2010. Diakses tanggal 15 Oktotber 2010.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  6. ↑ A lighthouse that illuminated the path of Dhamma, Daily Mirror (Sri Lanka), 1 Mei 2018
  7. ↑ Anālayo, Bhikkhu (2023). "Life of a meditator (Part 2)" (PDF). Insight Journal. 49: 9–16.
  8. ↑ Anālayo (1 Agustus 2004). Satipaṭṭhāna, the Direct Path to Realization (Edisi Repr.). Birmingham: Windhorse. ISBN 978-1899579549.
  9. ↑ Diterbitkan sebagai A Comparative Study of the Majjhima-nikāya, (Dharma Drum Buddhist College Special Series), Taiwan: Dharma Drum Academic Publisher, 2011.
  10. ↑ Perspectives on Satipaṭṭhāna, Birmingham: Windhorse Publications, 2014.
  11. ↑ Publications by Bhikkhu Anālayo
  12. ↑ Bhikkhu Anālayo's research work: http://agamaresearch.dila.edu.tw/?page_id=28
  13. ↑ "Madhyama-āgama".
  14. ↑ "Saṃyukta-āgama".
  15. ↑ "Bhikkhu Anālayo: meditation". Āgama Research Group.
  16. ↑ "New Publications". Numata Zentrum für Buddhismuskunde. Diakses tanggal 2013-11-03.
  17. ↑ The Dawn of Abhidharma, Hamburg, Hamburg University Press, 2014.
  18. ↑ Abstract: The Four Assemblies and the Foundation of the Order of Nuns, Foundation for Buddhist Studies, University of Hamburg, diarsipkan dari asli tanggal 18 November 2018, diakses tanggal 15 Oktotber 2010{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=;"Women's Renunciation in Early Buddhism - The Four Assemblies and the Foundation of the Order of Nuns", Dignity & Discipline, The Evolving Role of Women in Buddhism, Wisdom Publications, 2010, hlm. 65–97
  19. ↑ "about: core faculty & members". Āgama research group.
  20. ↑ Bhikkhu Anālayo's research on women, nuns and bhikkhunīs: https://agamaresearch.dila.edu.tw/?page_id=138 bhikkhunīs and women in Early Buddhism
  21. ↑ "Bhikkhu Anālayo's Offerings". Barre Center for Buddhist Studies. Diakses tanggal 8 Juli 2024.
  22. ↑ Anālayo, Bhikkhu (11 Mei 2020). "Meditation Maps, Attainment Claims, and the Adversities of Mindfulness". Mindfulness (dalam bahasa Inggris). 11 (9): 2102–2112. doi:10.1007/s12671-020-01389-4. ISSN 1868-8527.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ Emptiness Requires Contextualization: On Rob Burbea’s Seeing That Frees By Bhikkhu Anālayo
  24. ↑ Superiority Conceit in Buddhist Traditions: A Survey of Reviews Bhikkhu Anālayo https://www.buddhismuskunde.uni-hamburg.de/pdf/5-personen/analayo/superiorityconceitreviews.pdf

Pranala luar

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Penulis Buddhis modern (dari abad ke-19 sampai sekarang)
Theravada /
Gerakan Vipassana
Mahayana
Vajrayana
Zen
Sarjana
Daftar
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan