Rabu, 28 Oktober 2026
02:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Pema Chödrön

Pema Chödrön

Bagikan:
Pema Chödrön
250px-Pema_chodron_2007_cropped.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Institut Omega, Mei 2007.
GelarBhikkhuni
Kehidupan pribadi
Lahir
Deirdre Blomfield-Brown

14 Juli 1936 (umur 90)
EducationUniversitas California, Berkeley
Pekerjaanguru residen Biara Gampo
Kehidupan religius
AgamaBuddha Vajrayana
Garis keturunanBuddha Shambhala
Posisi senior
GuruChögyam Trungpa
Dzigar Kongtrul Rinpoche
Situs webpemachodronfoundation.org

Pema Chödrön (nama lahir Deirdre Blomfield-Brown pada 14 Juli 1936) adalah seorang figur Amerika terkenal dalam Buddhisme Tibetan. Sebagai seorang murid dari Chögyam Trungpa Rinpoche, ia diangkat menjadi biksuni,[1] penulis, dan acharya, guru senior dalam garis Buddhis Shambhala yang mendirikan Trungpa.[2]

Sebagai seorang penulis prolifik, ia menyelenggarakan workshop, seminar, dan retreat meditasi di Eropa, Australia, dan seluruh Amerika Utara. Ia adalah guru residen dan direktur pendiri Biara Gampo, sebuah biara di Pulau Cape Breton, Nova Scotia, Kanada, yang didirikan pada 1984.[1][3]

Biografi

Pema Chödrön lahir dengan nama Deirdre Blomfield-Brown pada 1936 di New York City. Ia masuk Miss Porter's School di Farmington, Connecticut dan tumbuh di sebuah perkebunan di sisi negara tersebut bersama dengan kakak laki-lakinya dan saudarinya.[4] Ia pertama kali menikah pada usia 21 tahun dan memiliki dua anak. Kemudian, keluarganya berpindah ke California, di mana ia lulus dari Universitas California, Berkeley dengan gelar sarjana dalam sastra Inggris, disusul dengan gelar master dalam pendidikan dasar.[2] Ia bekerja sebagai guru sekolah dasar di California dan New Mexico sebelum perpindahan agamanya ke Buddhisme.

Setelah perceraian keduanya, Chödrön mulai belajar dengan Lama Chime Rinpoche di Alpen Prancis. Ia diangkat sebagai biksuni Buddhis novice pada 1974, dibawah kepemimpinan Gyalwa Karmapa keenam belas, kepala garis Karma Kagyu Tibetan, ketika ia belajar dengannya di London.[2][5] Ia secara penuh diangkat menjadi bhikṣuṇī dengan sebuah kombinasi dari garis vinaya Mulasarvastivadin dan Dharmaguptaka, yang meraih pengangkatan penuh di Hong Kong pada 1981 dengan dipimpin oleh Karmapa keenam belas. Ia menjadi wanita Amerika pertama yang diangkat secara penuh.[6]

Putra Trungpa, Sakyong Mipham Rinpoche, melantik Chödrön menjadi acharya (guru senior) tak lama setelah penggantian garis kepemimpinan Shambhala ayahnya pada 1992.

Trungpa dilantik menjadi direktur Chödrön pada Pusat Boulder Shambhala (kemudian Boulder Dharmadhatu) di Colorado pada awal 1980an.[7] Chödrön berpindah ke Biara Gampo pada 1984, biara Buddha Tibetan pertama di Amerika Utara bagi pria dan wanita Barat, dan menjadi direkturnya pada 1986.[3] Disana ia menerbitkan dua buku pertamanya. Pada periode ini, ia bertemu dengan Yang Dimuliakan Lama Dzigar Kongtrul Rinpoche, seorang guru Buddha Tibetan muda, yang menjadi guru berikutnya. Selama beberapa tahun berikutnya, ia berfokus kepada praktik pribadinya dan memulihkan kesehatannya. Ia sekarang menghabiskan tujuh bulan pada setiap tahun dalam retreat solitaris dibawah direksinya di Crestone, Colorado.[2][8]

Buku pertamanya, The Wisdom of No Escape, diterbitkan pada 1991. Buku tersebut disusul dengan Start Where You Are pada 1994 dan When Things Fall Apart pada 1997.[2] Pada akhir 2005, Chödrön menerbitkan No Time to Lose, sebuah komentar tentang Guide to the Bodhisattva's Way of Life karya Shantideva. Ia menerbitkan Practicing Peace in Times of War pada 2006.

Pema Chödrön merupakan anggota dari Komite Bhikshuni Barat, yang didirikan pada 2005.[9]

Kehidupan pribadi

Chödrön memiliki dua anak dan tiga cucu yang semuanya tinggal di Wilayah Teluk San Francisco.

Daftar pustaka

Referensi

  1. 1 2 "Ani Pema Chödrön". Gampo Abbey. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-03-24. Diakses tanggal 2014-10-21.
  2. 1 2 3 4 5 Andrea Miller (Oktober 20, 2014). "Becoming Pema". Lion's Roar. Diakses tanggal 2014-10-21.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Susan Neunzig Cahill (1996). Wise Women: Over Two Thousand Years of Spiritual Writing by Women. W. W. Norton & Company. hlm. 377. ISBN 0-393-03946-3.
  4. ↑ Haas, Michaela (2013). "Dakini Power: Twelve Extraordinary Women Shaping the Transmission of Tibetan Buddhism in the West". Snow Lion. ISBN 1-55939-407-2, p. 123.
  5. ↑ Fabrice Midal (2005). Recalling Chögyam Trungpa. Shambhala Publications. hlm. 476. ISBN 1-59030-207-9.
  6. ↑ Haas, Michaela (2013). "Dakini Power: Twelve Extraordinary Women Shaping the Transmission of Tibetan Buddhism in the West". Snow Lion. ISBN 1-55939-407-2, p. 128
  7. ↑ Boucher (1993) pp. 96-97
  8. ↑ "Website of Kongtrul Rinpoche". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-24. Diakses tanggal 2015-03-01.
  9. ↑ "The Committee of Western Bhikshunis: Ven. Bhiksuni Pema Chodron". Sep 17, 2006. Diakses tanggal 2014-10-21.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)

Pranala luar

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Penulis Buddhis modern (dari abad ke-19 sampai sekarang)
Theravada /
Gerakan Vipassana
Mahayana
Vajrayana
Zen
Sarjana
Daftar
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan