Senin, 28 September 2026
23:33 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Suttanipāta

Suttanipāta

Artikel ini bukan mengenai Suttapiṭaka, Suttavibhaṅga, atau Saṁyuttanikāya.
Suttanipāta
JenisKitab kanonis
IndukKhuddakanikāya
IsiUragavagga, Cūḷavagga, Mahāvagga, Aṭṭhakavagga, dan Pārāyanavagga
AtribusiBhāṇaka
AṭṭhakathāParamatthajotikā (Suttanipāta-aṭṭhakathā)
PengomentarBuddhaghosa
SingkatanSnp; Sn[note 1]
Berdasarkan Chaṭṭha Saṅgāyana
Tipiṭaka
250px-Folios_of_the_Bhikkhuni-patimokkha_%28BL_IO_Man.Pali_21%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme

Kitab Suttanipāta (Pali untuk "Himpunan Pembabaran"; disingkat Snp), juga ditulis sebagai Sutta Nipāta, adalah sebuah kitab suci Buddhisme sebagai bagian dari Khuddakanikāya dalam Suttapiṭaka, yang merupakan bagian dari Tripitaka Pali sebagaimana dilestarikan oleh Buddhisme Theravāda. Suttanipāta berisi kumpulan diskursus yang disampaikan oleh Sang Buddha. Kitab ini adalah bagian dari korpus awal literatur Buddhisme. Chalmers[1] menjelaskan bahwa sutta berarti rangkaian ajaran yang berurutan, dan Oldenberg menjelaskan bahwa nipāta berarti kumpulan kecil.[2]

Kanonisitas

Penanggalan

Beberapa cendekiawan[3] mengatakan bahwa isi kitab ini menggambarkan praktik Buddhisme tertua. Chalmers mengatakan bahwa isi dari Suttanipāta tidak sama kunonya dengan beberapa kitab lainnya dalam Tripitaka Pali, tetapi tetap berisi beberapa komposisi Buddhis tertua.[1] Bharat Singh Upadhyaya,[4] Maurice Winternitz,[5] dan Hajime Nakamura[6] adalah cendekiawan Buddhisme terkemuka lainnya yang menganggap puisi dalam kitab ini berasal dari masa Buddhisme awal. Cendekiawan lainnya, seperti Bhikkhu Bodhi[7] dan K. R. Norman,[8] setuju bahwa kitab ini memuat banyak materi dari masa Buddhisme awal.

Komentar kanonis

Kitab Niddesa, sebuah kitab kanonis yang awalnya berupa kitab komentar atas bab Aṭṭhakavagga dan Pārāyanavagga dalam kitab Suttanipāta, dimasukkan menjadi bagian dari Tripitaka Pali sebagai sebuah kitab Khuddakanikāya kanonis yang terpisah dari kitab Suttanipāta. Kitab komentar tersebut secara tradisional dikaitkan dengan Sāriputta, dan keberadaannya dalam Tripitaka Pali dianggap sebagai bukti penyusunan Suttanipāta yang relatif awal.[9]

250px-Weissagung_des_Sehers_Asita_Museum_Rietberg_RVI_11.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Asita meramalkan kebesaran Buddha Gotama seperti yang dijelaskan dalam Nālaka Sutta dari Suttanipāta, Museum Reitberg.
250px-033_King_Bimbisara_goes_to_meet_the_Buddha_%2833796689071%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bimbisara bertemu Bussha, Sanchi.

Keparalelan

Dalam Tripitaka Tionghoa, sebuah teks yang paralel dengan bab Aṭṭhakavagga dalam Suttanipāta juga masih lestari. Fragmen-fragmen berbahasa Sanskerta yang dilestarikan aliran Buddhis lain (non-Theravāda) yang paralel dengan berbagai bagian Suttanipāta juga masih lestari.[10]

Susunan

Kitab Suttanipāta dibagi dalam lima bagian:

Uragavagga

("Bab tentang Ular")[note 2]

No. sutta Judul bahasa Pali Judul bahasa Inggris[note 3] Keparalelan
Snp 1.1 Uraga Sutta "The Serpent"
Snp 1.2 Dhaniya Sutta "Discourse to Dhaniya"
Snp 1.3 Khaggavisāṇa Sutta "The Rhinoceros"
Snp 1.4 Kasibhāradvāja Sutta "Brahman Kasibharadvaj"
Snp 1.5 Cunda Sutta "Discourse to Cunda"
Snp 1.6 Parābhava Sutta "Downfall"
Snp 1.7 Vasala Sutta "The Outcast"
Snp 1.8 Metta Sutta "Loving-Kindness" Kp 9
Snp 1.9 Hemavata Sutta "Discourse to Hemvata"
Snp 1.10 Āḷavaka Sutta "Discourse to Yakkha Alavaka" SN 10.12
Snp 1.11 Vijaya Sutta "Discourse on Disillusionment of the Body"
Snp 1.12 Muni Sutta "Discourse on the Sage"

Cūḷavagga

("Bab Kecil")

No. sutta Judul bahasa Pali Judul bahasa Inggris Keparalelan
Snp 2.1 Ratana Sutta "Discourse on Three Treasures" Kp 6
Snp 2.2 Āmaghanda Sutta "Carrion"
Snp 2.3 Hiri Sutta "Discourse on Friendship"
Snp 2.4 Mahāmaṅgala Sutta "Great Blessing" Kp 5
Snp 2.5 Sūciloma Sutta "Discourse on Yakkha Suciloma"
Snp 2.6 Dhammacariya Sutta "Righteous Conduct"
Snp 2.7 Brāhmaṇadhammika Sutta "The Tradition of the Brahmins"
Snp 2.8 Nāvā Sutta "The Boat"
Snp 2.9 Kiṃsīla Sutta "What Good Behavior?"
Snp 2.10 Uṭṭhāna Sutta "Arouse Yourselves!"
Snp 2.11 Rāhula Sutta "Discourse to Rahula"
Snp 2.12 Vaṅgīsa Sutta "Discourse to Vangisa"
Snp 2.13 Sammāparibbājanīya Sutta "Proper Wandering"
Snp 2.14 Dhammika Sutta "Correct Life of the Mendicant"

Mahāvagga

("Bab Besar")

No. sutta Judul bahasa Pali Judul bahasa Inggris
Snp 3.1 Pabbajjā Sutta "The Going Forth"
Snp 3.2 Padhāna Sutta "Striving"
Snp 3.3 Subhāsita Sutta "Well Spoken"
Snp 3.4 Sundarikabhāradvāja Sutta "Discourse to Bharadvaja of Sundarika"
Snp 3.5 Māgha Sutta "Discourse to Magha"
Snp 3.6 Sabhiya Sutta "Discourse to Sabhiya"
Snp 3.7 Sela Sutta "Discourse to Sela"
Snp 3.8 Salla Sutta "The Dart"
Snp 3.9 Vāseṭṭha Sutta "Discourse to Vasettha"
Snp 3.10 Kokālika Sutta "Discourse to Slanderer Kokaliya"
Snp 3.11 Nālaka Sutta "Discourse to Nalaka"
Snp 3.12 Dvayatānupassanā Sutta "Contemplation of Dyads"

Aṭṭhakavagga

("Bab Oktet")

No. sutta Judul bahasa Pali Judul bahasa Inggris
Snp 4.1 Kāma Sutta "Sensual Pleasures"
Snp 4.2 Guhaṭṭhaka Sutta "The Octad on the Cave"
Snp 4.3 Duṭṭhaṭṭhaka Sutta "The Octad on the Hostile"
Snp 4.4 Suddhaṭṭhaka Sutta "The Octad on the Pure"
Snp 4.5 Paramaṭṭhaka Sutta "The Octad on the Supreme"
Snp 4.6 Jarā Sutta "Old Age"
Snp 4.7 Tissametteyya Sutta "Discourse to Tissametteya"
Snp 4.8 Pasūra Sutta "Discourse to Pasura"
Snp 4.9 Māgandiya Sutta "Discourse to Magandiya"
Snp 4.10 Purābheda Sutta "Before the Breakup"
Snp 4.11 Kalahavivāda Sutta "Quarrels and Disputes"
Snp 4.12 Cūlaviyūha Sutta "The Smaller Discourse on Deployment"
Snp 4.13 Mahāviyūha Sutta "The Greater Discourse on Deployment"
Snp 4.14 Tuvaṭaka Sutta "Quickly"
Snp 4.15 Attadaṇḍa Sutta "One Who Has Taken Up the Rod"
Snp 4.16 Sāriputta Sutta "Discourse to Sariputta"

Pārāyanavagga

("Bab tentang Tujuan Seberang")

No. sutta Judul bahasa Pali Judul bahasa Inggris
Snp 5.1 Vatthugāthā "Introductory Verses"
Snp 5.2 Ajitamāṇavapucchā "The Questions of Ajita"
Snp 5.3 Tissametteyyamāṇavapucchā "The Questions of Tissa Metteyya"
Snp 5.4 Puṇṇakamāṇavapucchā "The Questions of Puṇṇaka"
Snp 5.5 Mettagūmāṇavapucchā "The Questions of Mettagū"
Snp 5.6 Dhotakamāṇavapucchā "The Questions of Dhotaka"
Snp 5.7 Upasīvamāṇavapucchā "The Questions of Upasīva"
Snp 5.8 Nandamāṇavapucchā "The Questions of Nanda"
Snp 5.9 Hemakamāṇavapucchā "The Questions of Hemaka"
Snp 5.10 Todeyyamāṇavapucchā "The Questions of Todeyya"
Snp 5.11 Kappamāṇavapucchā "The Questions of Kappa"
Snp 5.12 Jatukaṇṇīmāṇavapucchā "The Questions of Jatukaṇṇī"
Snp 5.13 Bhadrāvudhamāṇavapucchā "The Questions of Bhadrāvudha"
Snp 5.14 Udayamāṇavapucchā "The Questions of Udaya"
Snp 5.15 Posālamāṇavapucchā "The Questions of Posāla"
Snp 5.16 Mogharājamāṇavapucchā "The Questions of Magharāja"
Snp 5.17 Piṅgiyamāṇavapucchā "The Questions of Piṅgiya"
Snp 5.18 Pārāyanatthutigāthā "Homage to the Way to the Far Shore"
Snp 5.19 Pārāyanānugītigāthā "Preserving the Way to the Far Shore"

Signifikansi

Banyak cerita buddhis populer yang berasal dari Suttanipāta, seperti ramalan Asita tentang kelahiran Buddha Gotama dalam Nālaka Sutta dan cerita pertemuan Raja Bimbisara dengan Buddha Gotama. Prasasti Bhabru atau Kolkota-Bairat dari masa Asoka juga menyebutkan banyak teks yang bersumber dari teks-teks dalam kitab suci ini.

250px-Ashoka_Inscriptions_Calcutta_Bairat_rock_inscription.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prasasti batu Kolkata-Bairat.

Terjemahan

Bahasa Inggris

  • The Silent Sages of Old, Suttas from the Suttanipāta oleh Ven. Ñāṇadīpa Mahāthera, 2018
  • Tr V. Fausbøll, in Sacred Books of the East, volume X, Clarendon/Oxford, 1881; dicetak ulang Motilal Banarsidass, Delhi (dan oleh Dover, New York).
  • Buddha’s Teachings being the Sutta-nipāta or Discourse-Collection, tr. Robert Chalmers Delhi, India, Motilal Barnasidass Publishers, 1932 (dicetak ulang pada 1997), 300 hlm., ISBN8120813553.[11]
  • Woven cadences of early Buddhists, terj. oleh E. M. Hare. Sacred Books of the Buddhists vol.15, cetak ulang. London: Oxford University Press, 1947. Internet Archive (PDF 11.4 MB).
  • The Group of Discourses, tr K. R. Norman, 1984, Pali Text Society, Bristol; edisi aslinya menyertakan terjemahan alternatif oleh I. B. Horner & Walpola Rahula; saat ini tersedia dalam edisi paperback dengan judul The Rhinoceros Horn and Other Early Buddhist Poems; edisi saat ini dengan judul asli tidak menyertakannya, tetapi malah menyertakan catatan penerjemah, yang tidak disertakan dalam edisi paperback.
  • Tr Saddhatissa, Curzon, London/Humanities Press, New York, 1985
  • Tr N. A. Jayawickrama, University of Kelaniya, 2001
  • The Discourse Collection Selected Texts from the Sutta Nipata, by John D. Ireland, Access to Insight (BCBS Edition), 2013. Tersedia untuk diunduh secara gratis di sini.
  • Bodhi, Bhikkhu (2017). The Suttanipata: An Ancient Collection of the Buddha's Discourses and Its Canonical Commentaries. Wisdom Publications. ISBN 9781614294290.

Bahasa Jerman

  • Tr Nyanaponika, Verlag Beyerlein & Steinschulte, D 95236 Stammbach, Germany, 3. Auflage 1996

Lihat juga

Catatan

  1. ↑ Ketika merujuk pada sutta dari Suttanipāta, singkatan peka huruf besar/kecil "Sn" digunakan. Singkatan ini dibedakan dari singkatan "SN" yang secara tradisional merujuk pada Saṁyuttanikāya dari Tripitaka Pali.
  2. ↑ Nama-nama sutta, ejaan, dan terjemahannya diambil dari Bhikkhu Bodhi, The Suttanipāta—penerjemah lain mungkin memiliki pilihan istilah yang berbeda.
  3. ↑ Bila tidak diberikan terjemahannya, sutta tersebut memang diberi nama berdasarkan nama seseorang.

Referensi

Sitasi

  1. 1 2 "Buddha's Teachings: Being the Sutta-Nipata or Discourse Collection". Motilal Banarsidass Publishing House (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-04-05.
  2. ↑ Chaturvedi, N (2012). A Historical and Cultural study of the Sutta Nipata. Jaipur: Jaipur Publishing House. hlm. 5. ISBN 9788180471094.
  3. ↑ Nakamura, Indian Buddhism, Japan, 1980; dicetak ulang oleh Motilal Banarsidass, Delhi, 1987, 1989, hlm. 45-6.
  4. ↑ "पालि साहित्य का इतिहास | Hindi Book | Paali Saahity Kaa Itihaas - ePustakalay". epustakalay.com (dalam bahasa Hindi). Diakses tanggal 2023-04-05.
  5. ↑ Winternitz, Maurice. A History of Indian Literature: A history of Indian literature (dalam bahasa Inggris).
  6. ↑ Nakamura, Hajime (2007-01-01). Indian Buddhism: A survey with Bibliographical Notes (dalam bahasa Inggris). Motilal Banarsidass. ISBN 978-81-208-0272-8.
  7. ↑ Bodhi, Sutta-Nipāta - The oldest discourses in the Pali Canon (lectures), http://bodhimonastery.org/sutta-nipata.html.
  8. ↑ Norman, KR. The Rhinoceros Horn and Other Early Buddhist Poems (Sutta-Nipata), 1985.
  9. ↑ Norman, Kenneth Roy (1983). Pali Literature (dalam bahasa English). Wiesbaden: Otto Harrassowitz. hlm. 63–70. ISBN 3-447-02285-X.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  10. ↑ Hoernle, A. F. Rudolf, The Sutta Nipata in a Sanskrit Version from Eastern Turkestan, The Journal of the Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland (Oktober 1916), hlm. 709-732. Diterbitkan oleh: Cambridge University Press.
  11. ↑ Buddha’s Teachings being the Sutta-nipāta or Discourse-Collection, baca secara daring: . Diakses 10 Agustus 2021.

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Suttanipāta.
40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan