Kamis, 22 Oktober 2026
12:57 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal

Webu Sayadaw

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Webu Sayadaw" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Juli 2023)
Dalam nama Burma ini, Sayadaw adalah sebuah sebutan kehormatan, bukan nama pemberian.
Webu Sayadaw
ဝေဘူ ဆရာတော်
GelarSayadaw
Kehidupan pribadi
Lahir(1896-02-17)17 Februari 1896
Ingyinpin, Burma Britania
Meninggal26 Juni 1977(1977-06-26) (umur 81)
KebangsaanBurma
PekerjaanBiku
Kehidupan religius
AgamaBuddhisme
MazhabTheravāda
Nama biaraKumārakassapa
Posisi senior
Berbasis diVihara Webu
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
icon PortalBuddhisme

Webu Sayadaw (Burma: ဝေဘူ ဆရာတော်, pelafalan[wèbùsʰəjàdɔ̀]; 17 Februari 1896 – 26 Juni 1977) adalah seorang biku Buddha Theravāda dan guru meditasi vipassanā yang paling dikenal karena sangat mementingkan praktik yang tekun, alih-alih prestasi akademik.[1]

Masa muda

Y.M. Webu Sayadaw lahir dari pasangan Daw Kyin Nu dan U Lu Pe pada tahun 1896 di Burma Britania dekat kota kecil Khin U di Divisi Sagaing modern. Ia menjalani pelatihan bhikkhu pada umumnya dalam Tripitaka Pali dari usia sembilan tahun, ketika ia menjadi seorang samanera, hingga ia berusia dua puluh tujuh tahun. Nama monastiknya adalah Kumārakassapa.

Kebikuan dan guru

Pada tahun 1923 (tujuh tahun setelah penahbisannya), ia meninggalkan vihara dan menghabiskan empat tahun dalam kesunyian. Ia mempraktikkan (dan kemudian mengajarkan) teknik ānāpānasati (perhatian-penuh pada napas masuk dan napas keluar). Ia mengatakan bahwa dengan melakukan praktik ini hingga tingkat konsentrasi (samādhi) yang sangat dalam, seseorang mampu mengembangkan vipassanā (pandangan terang) terhadap karakteristik esensial dari semua pengalaman: anicca (ketidakkekalan), anattā (tanpa-inti/tanpa-diri), dan dukkha (ketidakpuasan).

Menurut Roger Bischof, sekembalinya dari empat tahun masa pengasingannya, ia berkata mengenai ānāpānasati:

"Ini adalah jalan pintas menuju Nibbāna, siapa pun dapat menggunakannya. Ini tahan terhadap penyelidikan dan sesuai dengan ajaran Buddha sebagaimana dilestarikan dalam kitab suci. Ini adalah jalan lurus menuju Nibbāna." Y.M. Webu Sayadaw terkenal karena ketekunannya yang tak kenal lelah dalam bermeditasi dan menghabiskan sebagian besar waktunya dalam kesunyian. Ia diyakini sebagai seorang arahant (yang telah mencapai pencerahan penuh).

Selama lima puluh tujuh tahun pertama kehidupannya, Y.M. Webu Sayadaw tinggal di Burma atas, membagi waktunya di antara tiga pusat meditasi di area yang kecil. Setelah perjalanan pertamanya ke Rangoon (kini Yangon) pada tahun 1953 untuk mengunjungi International Meditation Centre atas undangan Sayagyi U Ba Khin, ia menyertakan Burma selatan ke dalam perjalanannya, berkunjung ke sana untuk mengajar dan bermeditasi dari waktu ke waktu. Ia juga melakukan ziarah ke India dan Sri Lanka. Y.M. Webu Sayadaw menghabiskan hari-hari terakhirnya di pusat meditasi di desa tempat ia dilahirkan. Ia wafat pada tanggal 26 Juni 1977, pada usia delapan puluh satu tahun.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Webu Sayadaw". Buddho.org (dalam bahasa American English). 2022-12-28. Diakses tanggal 2023-07-22.

Wheel Publications (BPS)

Bodhi Leaf Publications (BPS)

Pranala luar

40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan