Sabtu, 26 September 2026
06:43 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Dhātukathā

Dhātukathā

Untuk konsep unsur dalam Buddhisme, lihat Unsur (Buddhisme). Untuk konsep alam kehidupan, lihat Loka (Buddhisme).
Artikel ini bukan mengenai Kathāvatthu atau Aṭṭhakathā.
Dhātukathā
JenisKitab kanonis
IndukAbhidhammapiṭaka
AtribusiBhāṇaka
AṭṭhakathāPañcapakaraṇa-aṭṭhakathā (Dhātukathā-aṭṭhakathā)
PengomentarBuddhaghosa
ṬīkāPañcapakaraṇamūlaṭīkā; Pañcapakaraṇa-anuṭīkā
SingkatanDt; Dhk; DhK
← Vb
Pp →
Berdasarkan Chaṭṭha Saṅgāyana
Tipiṭaka
250px-Folios_of_the_Bhikkhuni-patimokkha_%28BL_IO_Man.Pali_21%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dari seri tentang
Buddhisme Theravāda
120px-Buddhism_dham_jak.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme
20px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalBuddhisme

Kitab Dhātukathā (Pali; disingkat Dt) adalah sebuah kitab suci Buddhisme sebagai kitab ketiga dari tujuh kitab dalam Abhidhammapiṭaka, yang merupakan salah satu dari "tiga keranjang" yang menyusun Tripitaka Pali sebagaimana dilestarikan oleh aliran Theravāda. Kitab ini merupakan komponen kunci dari sastra Abhidhamma dan berfungsi sebagai alat penting untuk analisis dan pemahaman rinci tentang dhamma (fenomena) seperti yang diuraikan dalam kitab-kitab sebelumnya.[1] Kitab ini menggabungkan pembahasan dari dua kitab Abhidhamma sebelumnya, yaitu kitab Dhammasaṅgaṇī dan Vibhaṅga. Isi kitab ini berupa pertanyaan dan jawaban, dikelompokkan menjadi 14 bab berdasarkan bentuknya. Maka dari itu, bab pertama menanyakan setiap hal yang dicakup, "Dalam berapa banyak gugusan, landasan indra, dan unsur kah suatu dhamma termasuk [sebagai bagiannya]?" Bab-bab selanjutnya berlanjut ke pertanyaan yang lebih kompleks seperti "Dari berapa banyak gugusan, dsb., dhamma dipisahkan dari dhamma yang terkait dengannya?" Kitab Dhātukathā merupakan sebuah risalah yang mempelajari dhamma ("fenomena") yang dianalisis dalam kitab Dhammasaṅgaṇī dan Vibhaṅga. Kitab ini disajikan dalam empat belas cara penyelidikan analitis.[2]

Susunan

Dhātukathā menggabungkan dan menyatukan pembahasan dari dua kitab Abhidhamma sebelumnya, yaitu Dhammasaṅgaṇī dan Vibhaṅga. Kitab ini menyajikan pembahasannya dalam bentuk pertanyaan dan jawaban yang disusun secara sistematis dalam 14 bab. Pendekatan metodis ini membantu dalam studi analitis dhamma.[2]

SCPTSJudul PaliJudul Inggris
Dt 1.1PTS 1NayamātikāMethods
Dt 1.2AbbhantaramātikāInternal States of Enquiry
Dt 1.3NayamukhamātikāPrinciples of the Methods
Dt 1.4LakkhaṇamātikāCharacteristics of the Methods
Dt 1.5BāhiramātikāExternal States of Enquiry
Dt 2.1PTS 2–33Paṭhamanaya saṅgahāsaṅgahapadaniddesaClassification and Unclassification
Dt 2.2PTS 34–35Dutiyanaya SaṅgahitenaasaṅgahitapadaniddesaClassified and Unclassified
Dt 2.3PTS 36–38Tatiyanaya AsaṅgahitenasaṅgahitapadaniddesaUnclassified and Classified
Dt 2.4PTS 39–40Catutthanaya SaṅgahitenasaṅgahitapadaniddesaClassified and Classified
Dt 2.5PTS 41–50Pañcamanaya AsaṅgahitenaasaṅgahitapadaniddesaUnclassified and Unclassified
Dt 2.6PTS 51–62Chaṭṭhanaya SampayogavippayogapadaniddesaAssociation and Dissociation
Dt 2.7PTS 63–65Sattamanaya SampayuttenavippayuttapadaniddesaAssociated and Dissociated
Dt 2.8PTS 66Aṭṭhamanaya VippayuttenasampayuttapadaniddesaDissociated and Associated
Dt 2.9PTS 67–72Navamanaya SampayuttenasampayuttapadaniddesaAssociated and Associated
Dt 2.10PTS 73–82Dasamanaya VippayuttenavippayuttapadaniddesaDissociated and Dissociated
Dt 2.11PTS 83–85Ekādasamanaya SaṅgahitenasampayuttavippayuttapadaniddesaAssociated with, and Dissociated from, the Classified
Dt 2.12PTS 86–92Dvādasamanaya SampayuttenasaṅgahitāsaṅgahitapadaniddesaClassified and Unclassified Concerning the Associated
Dt 2.13PTS 93–97Terasamanaya AsaṅgahitenasampayuttavippayuttapadaniddesaAssociated with, and Dissociated from, the Unclassified
Dt 2.14PTS 98–113Cuddasamanaya VippayuttenasaṅgahitāsaṅgahitapadaniddesaClassified and Unclassified Concerning the Dissociated

Metodologi analitis

Tiap bab dalam Dhātukathā diperuntukkan bagi penyelidikan khusus mengenai hakikat suatu fenomena (dhamma). Bab pertama, misalnya, menanyakan setiap dhamma yang dibahas, "Dalam berapa banyak gugusan, landasan indra, dan unsur kah suatu dhamma termasuk [sebagai bagiannya]?" Pertanyaan mendasar ini menjadi dasar bagi analisis yang semakin kompleks dalam bab-bab berikutnya. Contoh pertanyaan yang lebih lanjut adalah, "Dari berapa banyak gugusan, landasan indra, dan unsur kah dhamma dipisahkan dari dhamma yang terkait dengannya?"[3]

Tabel Hubungan Nāmarūpa, Pañcakkhandha, dan Abhidhamma
Kelompok Pañcakkhandha
(lima gugusan)
Abhidhamma Theravāda
Paramattha-sacca
(realitas hakiki)
nāma
(batin)
viññāṇakkhandha
(gugusan kesadaran)
89/121 citta
(kesadaran)
81 duniawi
8/40 adiduniawi
vedanākkhandha
(gugusan perasaan)
52 cetasika
(faktor-mental)
1 vedanācetasika
(cetasika perasaan)
saññākkhandha
(gugusan persepsi)
1 saññācetasika
(cetasika persepsi)
saṅkhārakkhandha
(gugusan formasi)
50 cetasika lainnya
rūpa
(rupa)
rūpakkhandha
(gugusan rupa)
28 rūpa
(rupa)
4 unsur pokok
24 unsur turunan
-
Nibbāna
(Nirwana)
Catatan:
  • Kelompok dhamma adalah saṅkhāra dan Nibbāna.
  • Seluruh saṅkhāra bersifat anicca dan dukkha.
  • Seluruh dhamma bersifat anatta.
  • Bedakan konteks saṅkhāra dengan saṅkhārakkhandha.

Hubungannya dengan kitab lain

Dhātukathā mempelajari dhamma (fenomena) yang dianalisis dalam Dhammasaṅgaṇī dan Vibhaṅga dari empat belas perspektif penyelidikan analitis yang berbeda. Perspektif ini memungkinkan pemeriksaan komprehensif terhadap interaksi dan perbedaan antara berbagai dhamma. Analisis multi-aspek ini penting untuk pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran Abhidhamma.

Signifikansi

Kitab Dhātukathā bukan sekadar kitab teoretis, tetapi juga berfungsi sebagai panduan praktis untuk praktik meditasi dan intelektual dalam Buddhisme Theravāda. Analisis rincinya membantu praktisi untuk memahami seluk-beluk fenomena mental dan fisik sehingga membantu dalam pengembangan pandangan terang (vipassanā).[4]

Terjemahan

Judul "Dhātukathā" dapat diterjemahkan sebagai "Pembahasan tentang Unsur-unsur."

Bahasa Inggris

Terjemahan bahasa Inggris oleh U Narada diterbitkan pada tahun 1962 oleh Pali Text Society, yang berpusat di Bristol.

Referensi

  1. ↑ Gethin, Rupert (1998). *The Foundations of Buddhism*. Oxford University Press.
  2. 1 2 Bhikkhu Bodhi (2000). "A Comprehensive Manual of Abhidhamma: The Abhidhammattha Sangaha of Acariya Anuruddha". Buddhist Publication Society.
  3. ↑ Sayadaw, U Narada; Sayadaw, Mula Patthana (1962). Discourse on Elements - Dhatukatha (dalam bahasa Inggris) (Edisi tahun 2007). Rangoon, Burma: Pali Text Society.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "The Abhidhamma in Practice", oleh N.K.G. Mendis. Access to Insight (BCBS Edition), 30 November 2013, http://www.accesstoinsight.org/lib/authors/mendis/wheel322.html.
40px-Buddhism_Symbol.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail   Topik Buddhisme   40px-Flag_of_Buddhism.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buddhisme awal
Benua
Populasi signifikan
Aliran arus utama
Sinkretis
Theravāda
Mahāyāna-Vajrayāna
Kitab daring
Buddha saat ini dan keluarga
4 tempat suci utama
Buddha penting sebelumnya
Buddha selanjutnya
Bawahan
Mahāyāna-Vajrayāna
Jenis penganut
4 tingkat kemuliaan
Tempat ibadah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan