Minggu, 25 Oktober 2026
05:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Bahasa Suwawa

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Bagikan:
Bahasa Suwawa
Bonda
Dituturkan diIndonesia
WilayahKabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sulawesi
Penutur
5.000 (2012)
    • Suwawa
Tampilkan klasifikasi otomatis
Latin
Kode bahasa
ISO 639-2swu
ISO 639-3swu
Glottologsuwa1241
IETFswu
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C7 ShiftingBahasa Suwawa dikategorikan sebagai C7 Shifting menurut SIL Ethnologue, artinya sebagian atau kebanyakan penutur mulai beralih menuturkan bahasa lain dalam kesehariannya atau bahasa ini telah tergeser oleh bahasa besar lainnya
Referensi: [1]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

18.29, Sabtu, 24 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.637 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Suwawa atau disebut juga bahasa Bonda adalah bahasa yang dipertuturkan di wilayah kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Indonesia (yang wilayah penyebarannya berada di semenanjung Gorontalo bagian timur hingga ke perbatasan Sulawesi Utara).[2] Bahasa Suwawa (Bonda) merupakan bahasa asli suku Suwawa yang berada di kabupaten Bone Bolango, sehingga sangat perlu untuk tetap dilestarikan keberadaannya. Seperti bahasa lokal lainnya di Indonesia yang semakin ditinggalkan penutur aslinya, bahasa Suwawa atau bahasa Bonda pun turut tergerus oleh zaman.[3] Dari data sensus terakhir, diperkirakan penutur bahasa Suwawa kini hanya sekitar 5.000 orang.[4]

Bahasa Suwawa memiliki banyak kesamaan dengan bahasa Mongondow yang ada di Kabupaten Bolaaang Mongondow. Hal ini karena kedua daerah ini dahulunya diperintah oleh dua orang bersaudara yaitu Raja Pulumoduyo di Suwawa (Semenanjung Gorontalo bagian timur) dan Raja Mooduto di Bolaang Mongondow (Semenanjung Minahasa bagian Barat). Kedua saudara ini pada suatu ketika berperang dan berakhir dengan kematian Raja Pulumuduyo di daerah yang sekarang disebut Pinogu (Pinogumbata/ Pilohumbala),[5] yaitu sebuah dataran di dalam Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Tidak hanya catatan sejarah, adapun kompleks makam raja-raja Kerajaan Suwawa masih bisa dijumpai oleh masyarakat luas di sekitaran daerah hulu sungai Bulawa, tepatnya di kaki bukit Sinandaha. Beberapa makam yang teridentifikasi yaitu makam Raja Moluadu (salah satu Raja dalam kerajaan Suwawa) dan istrinya, Ratu Sendena atau Sandeno beserta kedua anaknya yang terletak tepat di hulu sungai Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Untuk mengurangi semakin menyusutnya jumlah penutur bahasa Suwawa dari waktu ke waktu, pihak kantor bahasa telah melakukan pendokumentasian kosakata dalam bahasa Suwawa. Hal itu bertujuan agar kantor bahasa mempunyai memiliki catatan sendiri tentang bentuk serta macam-macam kosakata bahasa Suwawa.[6]

Referensi

  1. ↑ "Bahasa Suwawa". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  2. ↑ "Senjakala Bahasa Suwawa..." Kompas.com. Diakses tanggal 2020-09-22.
  3. ↑ "Terancam Punah, Bahasa 'Bonda' Perlu Dilestarikan". Republika Online. 2014-01-25. Diakses tanggal 2020-09-22.
  4. ↑ "Penutur Tinggal 5.000 Orang, Bahasa Suwawa Diprediksi Akan Punah". Kompas.com. Diakses tanggal 2 Juli 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ "Inilah Riwayat tentang Pinogu". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-09-22.
  6. ↑ berkata, Charles Buhungo (2019-08-12). "Bahasa Suwawa Hampir Punah, Kantor Bahasa Usulkan Bahasa Gorontalo Masuk KBBI". Hulondalo.id. Diakses tanggal 2020-09-22.

Pranala luar

Aceh-Cam
Gayo-Batak
Sumatra Barat Laut
Melayu
Minangkabau
Melayu Barisan Selatan
Musi
Lampung
Lain-lain

1 Kreol • 2 Bahasa isyarat • 3 Bahasa isolat • 4 Bahasa Pidgin • 5 Tidak diklasifikasikan
a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010
Batanik (Bashiik)
Luzon Utara
Lembah Cagayan
Meso-Cordillera
Cordillera Tengah
Cordillera Selatan
Luzon Tengah
Sambalik
Mindoro Utara
Filipina Tengah
Raya
Mindoro Selatan
Filipina Tengah
Tagalogik
Bikol
Bisaya
Mansakan
(tidak terklasifikasi)
Palawanik
Subanen
Danao
Manobo
Gorontalo–Mongondow
Kalamian
Bilik
Sangirik
Minahasa
(cabang lain)
Manide–Inagta
(rekonstruksi)
Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan