Jumat, 16 Oktober 2026
01:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Bahasa Penesak

Bahasa Penesak

ragam Melayik dalam kluster dialek Musi

Bagikan:
Bahasa Melayu Penesak
BPS: 0053 4
باسو ڤنساق
baso Penesak
baso diri
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
EtnisPenesak
Penutur
130.000
Lihat sumber templat}}
20px-Info_Simple.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailBeberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungi halaman iniKlasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Kode bahasa
ISO 639-3(kode pen telah digabungkan ke mui pada tahun 2007)[1]
LINGUIST List
LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
mui-pen
Glottologpane1234  (Panesak)
Linguasfer31-MFA-dk
IETF
BPS (2010)0053 4
Lokasi penuturan
500px-Musi_lects_%28id%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi penuturan Bahasa Penesak
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

03.35, Kamis, 15 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Penesak atau Melayu Penesak adalah ragam Melayik dari cabang Musi yang dituturkan oleh Suku Penesak yang tersebar di sebagian wilayah Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.[2]

Klasifikasi

Bersama dengan ragam Belide dan Lematang, ragam Penesak termasuk ke dalam subkluster dialek "Dataran Rendah", yang lebih dekat dengan bahasa Palembang dibandingkan dengan ragam-ragam kluster Musi lainnya. Secara internal, McDowell & Anderbeck (2020) menggolongkan bahasa Penesak ke dalam empat ragam geografis, yaitu Burai, Penesak (Tanjung Batu), Meranjat, dan Pedamaran.

Dialek Burai merefleksikan bunyi Proto-Melayik *a di akhir sebagai [ɨ], sementara dialek Tanjung Batu, Meranjat, dan Pedamaran menggunakan bunyi [o]. Beberapa peneliti di masa lalu terkadang menggolongkan ragam Pedamaran dan ragam Pegagan ke dalam bahasa Ogan, walaupun ketiganya memiliki perbedaan mendasar dalam perubahan bunyi dan kosakata. McDowell & Anderbeck menggolongkan ragam Ogan di daerah Ulu ke dalam rumpun Barisan Selatan, dan memasukkan Pegagan ke dalam subkluster Musi Hulu bersama ragam-ragam Musi Sekayu, Rawas, dan Col.[2]

Demografi dan persebaran

Jumlah penutur bahasa Penesak pada sekitar awal tahun 2000-an diperkirakan sebanyak 130.000 jiwa. Wilayah pertuturan bahasa Penesak dipisahkan oleh dua sungai besar, yaitu Sungai Ogan dan Sungai Komering. Kawasan utama penutur bahasa Penesak terletak di sebelah barat Sungai Ogan, terutama di sekitar Tanjung Batu, sementara dialek Pedamaran dituturkan secara terpisah di sebelah timur Sungai Komering, ke arah selatan dari Kayu Agung. Menurut salah satu riwayat setempat, penutur bahasa Penesak di Pedamaran merupakan keturunan perantau dari Tanjung Batu yang membuka lahan di seberang Sungai Komering.[2]

Kosakata

Bahasa IndonesiaBahasa PalembangBahasa Penesak
iniiniiko
sebentarsedengettegal
yangyangendèk
begini, seperti inimak ini, cak Inibak iko
jarangjarangtak kalo
tidak adakatiktak naro
lihatjingok, selikliat
kakek/nenekyai/nyaigedèh jantan/gedèh betino
kecilkecikkecèt
laki-lakilanangjantan
kitakitodiri, kito
oranguwongorang
sendirideweksurang
jangan jangan dalah
mereka dio wong durang

Referensi

  1. ↑ "Change Request Documentation: 2007-182". SIL International.
  2. 1 2 3 McDowell, Jonathan; Anderbeck, Karl (2020). The Malay Lects of Southern Sumatra. JSEALS Special Publication. Vol. 7. University of Hawai'i Press. hlm. 16. hdl:10524/52473.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan