| Bahasa Sula
Li Sua Sanana | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Dituturkan di | Indonesia | ||||||
| Wilayah | Kepulauan Sula | ||||||
| Etnis | Sula | ||||||
Penutur | (20.000 per 1983)[1] | ||||||
| |||||||
| Dialek | Facei
Fagudu
Falahu
| ||||||
| Kode bahasa | |||||||
| ISO 639-3 | szn | ||||||
| Glottolog | sula1245 | ||||||
| IETF | szn | ||||||
| |||||||
| Lokasi penuturan | |||||||
| Perkiraan lokasi penuturan Bahasa Sula | |||||||
| Koordinat: 2°18′S 125°58′E / 2.300°S 125.967°E / -2.300; 125.967 | |||||||
| L •B •PW | |||||||
| Pemberitahuan | |
|---|---|
| Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek. | |
| Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.
Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini. | |
| 01.24, Minggu, 27 September, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai | |
Bahasa Sula (Sanana) adalah bahasa Melayu-Polinesia dari cabang bahasa Maluku Tengah. Bahasa ini terkait dengan bahasa Buru. Bahasa Sula terutama digunakan di Pulau Sulabesi, digunakan bersama dengan bahasa Melayu Sula, sebuah bahasa kreol berbasis Melayu yang dipengaruhi oleh bahasa Melayu Maluku Utara (Melayu Ternate) dan bahasa Melayu Ambon, dengan sedikit pengaruh dari bahasa Belanda.[5]
Bahasa ini diklasifikasikan sebagai bahasa terancam punah, karena tekanan dari bahasa Melayu lokal (Melayu Sula).[6]
Bahasa Sula telah meminjam banyak unsur leksikal dari bahasa Melayu Ambon, serta bahasa Ternate, bahasa yang lebih dominan di Maluku Utara.[6]: 141, 342–535 Pengaruh dari bahasa Belanda juga masuk ke bahasa tersebut, mungkin melalui bahasa Melayu lokal dan Ternate. Bahasa Indonesia standar juga sangat berpengaruh.[6]: 141
Bahasa Mangole yang digunakan di Pulau Mangole, di sebelah utara Pulau Sulabesi, terkadang diklasifikasikan sebagai bahasa yang berbeda.[6]: 50
Fonologi
Konsonan
| Bibir | Rongga-gigi | Langit-langit | Lang-bel. | Celah-suara | ||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Letup/ Gesek |
nirsuara | p | t | tʃ | k | ʔ |
| bersuara | b | d | dʒ | ɡ | ||
| Sengau | m | n | ŋ | |||
| Geser | f | s | (ʃ) | h | ||
| Getar | r | |||||
| rongga-gigi | l | |||||
| Hampiran | w | j | ||||
Bunyi konsonan bersuara /bdɡ/ juga dapat didengar sebagai [b̥d̥ɡ̊] yang dihilangkan pada posisi akhir kata.
Vokal
| Depan | Madya | Belakang | |
|---|---|---|---|
| Tertutup | i | u | |
| Tengah | e | o | |
| Terbuka | a |
/e/ juga dapat didengar sebagai [ɛ] dalam bentuk yang longgar.[6]
Referensi
- ↑ Sula di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
- ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
- ↑ "Bahasa Sula". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
- ↑ Duwila, Ety; Fernandez, Inyo Yos (2009). "Kajian dialektologi diakronis enklave Melayu Bacan, Ternate, dan Sula di Provinsi Maluku Utara". Tesis S2 Linguistik. Yogyakarta, Indonesia: Universitas Gadjah Mada.
- 1 2 3 4 5 Bloyd, Tobias S. (2020). Sula: Its language, land, and people (dalam bahasa Inggris). University of Hawai'i at Mānoa.
Bacaan lebih lanjut
- Bloyd, Tobias (2020). Sula: Its Language, Land, and People (PhD tesis) (dalam bahasa Inggris). University of Hawai'i at Manoa. hdl:10125/69017.
