Sabtu, 10 Oktober 2026
01:44 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Rumpun bahasa Melayu Barisan Selatan

Rumpun bahasa Melayu Barisan Selatan

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Bagikan:
Melayu Barisan Selatan
Melayu Tengah
WilayahAsia Tenggara Maritim
Penutur
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Bentuk awal
Kode bahasa
ISO 639-3pse
Glottologcent2053
IETFpse
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C6a VigorousRumpun bahasa Melayu Barisan Selatan dikategorikan sebagai C6a Vigorous menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini masih dituturkan dan digunakan oleh sebagian wilayah
Referensi: [1]
Lokasi penuturan
500px-Barisan_lects_%28id%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran ragam-ragam rumpun Barisan Selatan di Sumatera bagian selatan.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

04.48, Jumat, 9 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Rumpun bahasa Melayu Barisan Selatan (bahasa Inggris:South Barisan Malay) atau Melayu Tengah (bahasa Belanda:Middenmaleis)[2] merupakan sekumpulan ragam-ragam Melayik berkerabat dekat yang dituturkan di wilayah barat daya Sumatera Selatan serta sebagian wilayah Bengkulu dan Lampung. Melayu Barisan Selatan memiliki tingkat kesalingpahaman internal yang lumayan tinggi, meskipun penuturnya tidak memiliki satu identitas etnis yang padu. Umumnya, penutur ragam-ragam Melayik di kawasan ini akan menyebut ragam yang mereka tuturkan sebagai "bahasa [nama daerah/sungai/suku asal]", terlepas pengelompokannya secara linguistik sebagai bahasa mandiri ataupun dialek.[3]

Klasifikasi

McDowell & Anderbeck (2020) mengklasifikasikan ragam-ragam Melayu Barisan Selatan ke dalam dua kluster dialek utama, yaitu 1) Oganik dan 2) Pegunungan. Pengelompokan ini tidak murni didasarkan pada metode perbandingan yang berusaha merekonstruksi leluhur langsung dari ragam-ragam ini, melainkan metode dialektologis yang sifatnya sinkronis, termasuk di antaranya analisis leksikostatistik, persebaran inovasi fonologis, serta uji kesalingpahaman. Penggolongan ragam-ragamnya adalah sebagai berikut:[3]

Ragam yang dituturkan di pusat wilayah kluster Pegunungan seperti Besemah, Lematang Ulu (mesti dibedakan dari bahasa Lematang di wilayah hilir yang masuk rumpun Musi), Lintang, dan Semende sangat berkerabat dekat dan memiliki tingkat kesalingpahaman serta kesamaan kosakata yang tinggi, sementara ragam Kaur dan Pekal yang ada di pinggiran lebih divergen. Ragam Benakat kemungkinan besar paling dekat dengan Semende, tapi juga memiliki banyak pengaruh dari rumpun Musi yang berbatasan langsung dengannya. Ragam Bengkulu memiliki pengaruh bahasa Minangkabau yang kuat, dan secara leksikal lebih dekat dengan ragam Padang daripada ragam-ragam Melayu Barisan Selatan lainnya.[3]

Klasifikasi ini diadopsi sebagian (dengan pengecualian bahasa Pekal) oleh Glottolog dalam versi termutakhir (4.8).[4] Seluruh kode bahasa ISO 639-3 untuk ragam-ragam Melayu Barisan Selatan telah digabungkan ke [pse] pada tahun 2007 oleh Summer Institute of Linguistics, kecuali kode [vkk] untuk Kaur dan [pel] untuk Pekal.[3] Kode-kode lama untuk ragam-ragam Melayu Barisan Selatan ([bke], [eni], [lnt], [ogn], [sdd], [srj]) tidak lagi digunakan secara aktif, tetapi masih memiliki arti yang ditetapkan padanya ketika ditetapkan dalam Standar.

Referensi

  1. ↑ "Rumpun bahasa Melayu Barisan Selatan". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  2. ↑ McDonnell, Bradley (2016). Symmetrical voice constructions in Besemah: a usage-based approach (doktoral). University of California Santa Barbara.
  3. 1 2 3 4 McDowell, Jonathan; Anderbeck, Karl (2020). The Malay Lects of Southern Sumatra. JSEALS Special Publication. Vol. 7. University of Hawai'i Press. hdl:10524/52473.
  4. ↑ Hammarström, Sebastian; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin; Bank, ed. (2023). "South Sumatra Malay". Glottolog 4.8. Leipzig, Jerman: Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology.{{cite web}}: |editor-first1= and |editor-first= ditentukan lebih dari satu kali; Parameter tidak dikenal |date-access= diabaikan
Aceh-Cam
Gayo-Batak
Sumatra Barat Laut
Melayu
Minangkabau
Melayu Barisan Selatan
Musi
Lampung
Lain-lain

1 Kreol • 2 Bahasa isyarat • 3 Bahasa isolat • 4 Bahasa Pidgin • 5 Tidak diklasifikasikan
a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010
Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan