Sabtu, 31 Oktober 2026
11:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bahasa Banggai

bahasa

Bagikan:
Bahasa Banggai
BPS: 0513 6
Silingan Banggai
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
Penutur
150,000 (2015 census)[1]
Tampilkan klasifikasi manual
    • Bahasa Banggai
Tampilkan klasifikasi otomatis
Kode bahasa
ISO 639-3bgz
Glottologbang1368
IETFbgz
BPS (2010)0513 6
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C7 ShiftingBahasa Banggai dikategorikan sebagai C7 Shifting menurut SIL Ethnologue, artinya sebagian atau kebanyakan penutur mulai beralih menuturkan bahasa lain dalam kesehariannya atau bahasa ini telah tergeser oleh bahasa besar lainnya
Referensi: [2]
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Banggai atau Silingan Banggai, merupakan anak cabang Melayu-Polinesia, yang dituturkan oleh suku Banggai dan suku Sea-sea yang disebut juga suku Banggai pegunungan. Penuturan bahasa ini berpusat di provinsi Sulawesi Tengah, yakni di kabupaten Banggai Kepulauan, Banggai Laut dan kabupaten Banggai.

Aitan / Angka

Bahasa IndonesiaBahasa Banggai[3]
SatuMeeng
DuaLua
TigaTolu
EmpatSangkap
LimaLima
EnamNoom
TujuhPitu
DelapanUalu
SembilanSio
SepuluhSongulo

Pronomina

Bahasa Banggai memiliki sistem kata ganti (pronomina) yang sangat kaya dan terstruktur, di mana bentuk kata ganti berubah secara dinamis bergantung pada fungsinya dalam kalimat. Tabel tersebut menunjukkan bahwa pronomina tidak hanya berfungsi sebagai Subjek & Objek (contoh: Iyaku, Iko, Iyana), tetapi memiliki variasi bentuk yang kompleks untuk menyatakan kepemilikan (posesif).[4]

Keunikan utamanya terletak pada pembagian jenis kepemilikan, yaitu:[5]

  • Kepemilikan Biasa (Simple/Prefiks): Menggunakan awalan, seperti Nanggu- atau Daku-, digunakan untuk kata benda biasa misalnya : Nanggu Handphone, Nanggu Kalambi
  • Kepemilikan Mendalam (Sufiks): Menggunakan akhiran yang melekat pada kata, seperti -Nggu atau -No, yang di gunakan untuk kata benda mendalam dalam bahasa Banggai untuk kepemilikan mendalam dan kepemilikan bagian tubuh. misalnya : Tinanggu (Ibuku), Limanggu (Tanganku), Matanggu (Mataku), Noanggu (Hatiku)
  • Pembedaan Inklusif/Eksklusif: Seperti banyak bahasa Austronesia lainnya, Bahasa Banggai membedakan antara "Kita" (Ikita - lawan bicara termasuk) dan "Kami" (Ikami - lawan bicara tidak termasuk).
ID Subject & Objek MID - /

Kepemilikan Biasa Simple

Kepemilikan

(Biasa) prefiks

Kepemilikan

(Mendalam) sufiks

Kepemilikan
AKU IYAKU KU / NGGU NANGGU / DAKU - - NGGU KOONGGUNA
KAMU IKO MU KOMU - - MU KOOMUNA
KALIAN IKOMUYU / IKOMIU PO KOPO - - MUYU / MIU KOOMUYU
KITA IKITA NDA KONDA - - NGGITA KOONGGITA
KAMI IKAMI MAI KOMAI - - NGGAMI KOONGGAMI
MEREKA IYOILA / YANILA MPAI KOMPAI - - NOILA / NILA KOONILA / KOILA
DIA IYANA NA KONA - - NO KOONA

Keunikan pola bahasa Banggai

Pola dalam bahasa Banggai tergolong unik. Salah satunya adalah penggunaan kata 'in' atau 'di' dalam bahasa Indonesia. Kata 'in' ini bisa berperan sebagai prefiks dan juga infiks dalam wilayah tutur Bulagi dan sekitarnya. Berikut contoh penggunaan 'in' sebagai prefiks dan penggunaan 'in' sebagai infiks;

Bahasa Banggai kata dasar (Terjemahan Indonesia) In sebagai prefiks In sebagai infiks Terjemahan

Bhs Indonesia yang terafiksasi

kibut (cabut) k(in)ibut = kinibut dicabut
abos (simpan) in+abos = inabos disimpan
sepa (tendang) s(in)epa = sinepa ditendang
umbas (pukul) in+umbas = inumbas dipukul
longol (dengar) l(in)ongol = linongol didengar
iyas (suka) in+iyas = i

Iniyas

disukai
lambin (gendong) l(in)ambin = linambin digendong
ala (ambil) in+ala = inala diambil
laup (tampar) l(in)aup = linaup ditampar
unggal (cari) in+unggal = inunggal dicari

Penjelasan

Dalam kata-kata yang berawalan konsonan, 'in' akan berlaku sebagai prefiks. Sedang untuk kata-kata yang berawalan vokal, ia akan berlaku sebagai infiks.[6]

Fonologi

Konsonan

Labial Dental/
Alveolar
Palatal Velar Glotal
Nasal m n ŋ
Plosif nirsuara p t k ʔ
bersuara b d ɡ
prenasal nir. ᵐp ⁿt ᵑk
prenasal ber. ᵐb ⁿd ᵑɡ
Frikatif s h
Getaran r
Lateral l
Hampiran w j
  • /s/ bisa juga terdengar prenasal [ⁿs] setelah bunyi nasal.
  • Bunyi konsonan lain [tʃ, dʒ, ɲ] hanya terdengar pada kata-kata pinjaman dari bahasa-bahasa tetangga.

Vokal

Depan Madya Belakang
Tertutup i iː u uː
Tengah e eː o oː
Terbuka a aː
  • Vokal /e, o/ bisa juga terdengar [ɛ, ɔ] pada silabel yang tertutup.

[7]

Lihat pula

Links

Referensi

  1. ↑ Bahasa Banggai di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ "Bahasa Banggai". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  3. ↑ Bergh, J. D. van den. 1953. Spraakkunst van het Baanggais. s'Gravenhage: Nijhoff.
  4. ↑ "Silingan Banggai Interaktif". silinganbanggai.my.id. Diakses tanggal 2025-12-19.
  5. ↑ "PRONOMINA BAHASA BANGGAI". Diakses tanggal 2025-12-19.
  6. ↑ "Bentuk Penggunaan In dalam Silingan Banggai". Dakukinubai. 2021-11-07. Diakses tanggal 2023-05-15.
  7. ↑ Bergh, J. D. van den. 1953. Spraakkunst van het Baanggais. s'Gravenhage: Nijhoff.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan