Minggu, 01 November 2026
05:45 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Vokal depan

jenis vokal yang didasarkan pada keterbelakangan lidah

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Vokal depan" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Juli 2024)
/ˈvɔ.kal/
IPA: Vokal
Depan Madya Belakang
Tertutup
Hmpr. tutup
1/2 tutup
Tengah
1/2 buka
Hmpr. Buka
Terbuka
40px-Kurung_siku.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini mengandung transkripsi fonetik dalam Alfabet Fonetik Internasional (AFI).Untuk bantuan dalam membaca simbol AFI, lihat Bantuan:Pengucapan.Untuk penjelasan perbedaan [ ], / / dan ⟨ ⟩, Lihat IPA § Tanda kurung dan delimitasi transkripsi.

Vokal depan ialah jenis vokal yang diucapkan dengan letak lidah lebih depan daripada letak tetapnya. Namun, letaknya itu tak menganggu keluar masuknya udara sehingga tak menciptakan bunyi konsonan. Vokal depan juga disebut vokal cerah karena ia menghasilkan bunyi yang terdengar lebih jernih maupun "cerah" daripada vokal belakang.

Pada dasarnya, vokal hampir depan ialah jenis vokal depan; meski tiada bahasa yang diketahui membedakan vokal depan dan hampir depan berdasarkan pada letak lidah saja.

Vokal depan yang dibulatkan biasanya diucapkan dengan posisi lidah agak ke tengah (madya). Inilah salah satu alasan mengapa ia ditulis sebelah kanan vokal depan takbulat di tabel vokal Alfabet Fonetik Internasional (AFI).

Artikulasi

250px-Esling_vowel_chart.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Vokal depan adalah salah satu dari tiga ruang artikulasi vokal. Bentuk dasaran atau prototipenya ialah [i]. Sedangkan vokal yang di bawahnya adalah vokal depan yang diucapkan dengan mulut atau rahang terbuka (semakin bawah daftarnya, maka semakin terbuka pengucapan vokalnya yang diindikasikan dalam diagram tersebut).

Dalam artikulasi, vokal depan, yaitu vokal yang diucapkan dengan lidah lebih depan dari letak tetapnya, berbeda jelas dengan vokal ternaik dan vokal tertarik. Dalam pengartian ini, vokal yang didepankan adalah jenis vokal yang pengategoriannya lebih luas daripada yang didaftarkan pada tabel IPA, termasuk [ɪʏ], [ɨʉ], dan (terkadang) vokal tengah madya. Terbukanya maupun tertutupnya suatu vokal tak ditentukan melalui letak lidah, melainkan keterbukaan rahang saat mengucapkannya. Vokal bernaik dan bertarik yang fonemik (yaitu pembedaannya penting dengan vokal lain) bisa saja didepankan pengucapannya karena adanya pengaruh konsonan tertentu, misalnya konsonan lelangit dan di beberapa bahasa yaitu konsonan hulu kerongkongan. Misalnya, /a/ bisa saja didepankan pengucapannya menjadi [æ] setelah konsonan /j/ maupun /ħ/.[1]

Daftar vokal depan

Daftar ini hanya berisi vokal depan yang umum dijumpai pada transkripsi AFI.

Yang mempunyai simbol tersendiri

Vokal depan yang mempunyai simbol tersendiri pada tabel AFI ialah:

Yang tak mempunyai simbol tersendiri

Sedangkan yang lumayan sering dijumpai dalam transkripsi AFI ataupun ada dalam tabel AFI, tapi tak mempunyai simbol tersendiri ialah:

Seperti yang ada di atas, pengucapan suatu vokal depan dapat ditunjukkan melalui penambahan tanda baca di atas huruf (diakritik), misalnya ⟨i̞⟩, ⟨e̝⟩ atau ⟨ɪ̟⟩ dapat digunakan untuk vokal takbulat hampir tertutup depan.

Pengaruhnya pada konsonan sebelumnya

Dalam sejarah banyak bahasa, misalnya bahasa Prancis dan Jepang, vokal depan mereka telah mengubah pengucapan beberapa konsonan mereka menjadi konsonan lelangit atau lebih dekat dengannya. Perubahannya bisa saja bersifat alofonik (tidak begitu penting) ataupun fonemik (yaitu pembedaan atau kejelasan pengucapannya dengan konsonan yang mirip sangatlah penting dan dapat mengubah arti suatu kata jika salah diucapkan).

Pelelangitan ini tampak pada beberapa bahasa Eropa dari sistem ejaan huruf mereka, misalnya pengucapan ⟨c⟩ dan ⟨g⟩ pada hampir semua bahasa Roman, pengucapan ⟨k⟩ dan ⟨g⟩ pada bahasa Norwegia, Swedia, Faroe dan Islandia, dan pengucapan ⟨κ⟩, ⟨γ⟩ dan ⟨χ⟩ pada bahasa Yunani Modern. Terkadang, konsonan yang tak dilelangitkan atau bukan lelangit disebut konsonan keras, sedangkan yang dilelangitkan atau lelangit disebut konsonan lembut.

Berikut ini adalah contoh pelelangitan konsonan karena terpengaruhi vokal depan.

Bahasa Huruf yang diucapkan Sebelum vokal lain: keras Sebelum vokal depan: lembut
Inggris ⟨C⟩ call /kɔːl/ cell /sɛl/
⟨G⟩ gall /ɡɔːl/ gel /dʒɛl/
Prancis ⟨C⟩ Calais [kalɛ] ( simak) cela [səla] ( simak)
⟨G⟩ gare [ɡaʁ] ( simak) gel [ʒɛl] ( simak)
Yunani ⟨Γ⟩ γάιδαρος [ˈɣai̯ðaros] simakⓘ γη [ʝi] simakⓘ
⟨Χ⟩ Χανιά [xaˈɲa] simakⓘ χαίρετε [ˈçerete] simakⓘ
Italia ⟨C⟩ caro [ˈkaːro]ⓘ città [tʃitˈta]ⓘ
⟨G⟩ gatto [ˈɡatto]ⓘ gente [ˈdʒɛnte]ⓘ
⟨SC⟩ scusa [ˈskuːza]ⓘ pesce [ˈpeʃʃe]ⓘ
Jepang ⟨S⟩ sūdoku [sɯꜜːdokɯ] ( simak) shiitake [ɕiꜜːtake] ( simak)[a]
⟨T⟩ atatakai [atatakaꜜi] ( simak) dotchi [dotꜜtɕi] ( simak)[a]
Swedia ⟨K⟩ karta [ˈkɑ̂ːʈa] simakⓘ kär [ɕæːr] simakⓘ
⟨G⟩ god [ɡuːd] simakⓘ göra [ˈjœ̂ːra] simakⓘ
⟨SK⟩ skal [skɑːl] simakⓘ skälla [ˈɧɛ̂lːa] simakⓘ
  1. 1 2 Pelelangitan pada /si/, /ti/ dll. ditunjukkan pada alih aksara Hepburn.

Lihat pula

Rujukan

Topik-topik IPA
IPA
Topik khusus
Pengekodan karakter
Konsonan tekanan paru-paru
Daerah → Bibir Lidah tengah akar lidah Laring
Cara ↓ Dwibibir Bibir
gigi
Lidah ­bibir Gigi Rongga­gigi Pasca­ronggi Tarik­ bel. Ronggi­lidah Lelangit Lelangit­lunak Tekak Katup
nafas
hulu
ker.
Celah suara
Sengau m̥ m ɱ n̼ n̥ n ɳ̊ ɳ ɲ̊ ɲ ŋ̊ ŋ ɴ
Letup p b p̪ b̪ t̼ d̼ t d ʈ ɖ c ɟ k ɡ q ɢ ʡ ʔ
Gesek desis ts dz t̠ʃ d̠ʒ ʈʂ ɖʐ tɕ dʑ
Gesek tak desis pɸ bβ p̪f b̪v t̪θ d̪ð tɹ̝̊ dɹ̝ t̠ɹ̠̊˔ d̠ɹ̠˔ cç ɟʝ kx ɡɣ qχ ɢʁ ʡʢ ʔh
Geseran desis s z ʃ ʒ ʂ ʐ ɕ ʑ
Geseran tak desis ɸ β f v θ̼ ð̼ θ ð θ̠ ð̠ ɹ̠̊˔ ɹ̠˔ ɻ˔ ç ʝ x ɣ χ ʁ ʜ ʢ ħ ʕ h ɦ
Hampiran ʋ ɹ ɻ j ɰ ʔ̞
Kepakan ⱱ̟ ⱱ ɾ̼ ɾ̥ ɾ ɽ̊ ɽ ɢ̆ ʡ̆
Getar ʙ̥ ʙ r̥ r ɽ̊r̥ ɽr ʀ̥ ʀ ʜ ʢ
Konsonan gesek sisi tɬ dɮ ʈɭ̊˔ ɖɭ˔ cʎ̝̊ ɟʎ̝ kʟ̝̊ ɡʟ̝
Geseran sisi ɬ ɮ ɭ̊˔ ɭ˔ ʎ̝̊ ʎ̝ ʟ̝̊ ʟ̝
Hampiran sisi l ɭ ʎ ʟ ʟ̠
Kepakan sisi ɺ̥ ɺ ɭ̥̆ ɭ̆ ʎ̆ ʟ̆

Dalam satu sel tabel, simbol-simbol di sebelah kanan adalah bersuara, di sebelah kiri adalah tidak bersuara atau nirsuara. Petak-petak yang digelapkan menandakan penyebutan yang dianggap mustahil.

Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan