Minggu, 20 September 2026
16:05 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Suara manusia

Suara manusia

suara yang dibuat oleh manusia

"Suara" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Suara (disambiguasi).
330px-Human_voice_spectrogram.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spektrogram suara manusia mengungkapkan isi harmonik yang kaya.

Suara adalah bunyi yang dihasilkan oleh manusia menggunakan pita suara untuk berbicara, bernyanyi, tertawa, menangis, menjerit, berteriak, dan lain sebagainya. Suara manusia secara khusus merupakan bagian dari produksi suara manusia di mana pita suara adalah sumber suara utama. Secara umum, mekanisme untuk menghasilkan ucapan manusia dapat dibagi menjadi tiga bagian; paru-paru, pita suara di laring, dan artikulator. Paru-paru (pompa) harus menghasilkan aliran udara dan tekanan udara yang memadai untuk menggetarkan pita suara (tekanan udara ini adalah suara "bahan bakar"). Pita suara adalah katup getar yang memotong aliran udara dari paru-paru menjadi pulsa suara yang membentuk sumber suara laring. Otot laring menyesuaikan panjang dan ketegangan pita suara untuk menyempurnakan tuning dan nada. Artikulator (bagian dari saluran suara di atas laring yang terdiri dari lidah, langit-langit, pipi, bibir, dll.) mengartikulasi dan menyaring suara yang berasal dari laring dan sedikit banyak berinteraksi dengan aliran udara laring untuk memperkuat atau melemahkannya sebagai sumber suara.

Pita suara, dalam kombinasi dengan artikulator, mampu menghasilkan susunan suara yang sangat rumit.[1][2][3] Nada suara dapat dimodulasi untuk menyarankan emosi seperti marah, terkejut, atau bahagia.[4][5] Para penyanyi menggunakan suara manusia sebagai instrumen untuk menciptakan musik.[6]

Referensi

  1. Stevens, K.N.(2000), Acoustic Phonetics, MIT Press, ISBN 0-262-69250-3, 978-0-262-69250-2
  2. Titze, I.R. (1994). Principles of Voice Production, Prentice Hall (currently published by NCVS.org), ISBN 978-0-13-717893-3.
  3. Titze, I. R. (2006).The Myoelatic Aerodynamic Theory of Phonation, Iowa City:National Center for Voice and Speech, 2006.
  4. Smith, BL; Brown, BL; Strong, WJ; Rencher, AC (1975). "Effects of speech rate on personality perception". Language and speech. 18 (2): 145–52. PMID 1195957.
  5. Williams, CE; Stevens, KN (1972). "Emotions and speech: some acoustical correlates". The Journal of the Acoustical Society of America. 52 (4): 1238–50. doi:10.1121/1.1913238. PMID 4638039.
  6. Titze, IR; Mapes, S; Story, B (1994). "Acoustics of the tenor high voice". The Journal of the Acoustical Society of America. 95 (2): 1133–42. doi:10.1121/1.408461. PMID 8132903.


Ikon rintisan

Artikel bertopik linguistik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik manusia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan