Kamis, 15 Oktober 2026
21:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Bahasa Adang

bagian dari rumpun bahasa Papua

Bagikan:
Bahasa Adang
BPS: 0104 5
Dituturkan diIndonesia
WilayahPulau Alor
Penutur
12.200 (2013–2014)[1]
Perincian data penutur

Jumlah penutur beserta (jika ada) metode pengambilan, jenis, tanggal, dan tempat.[2]

  • 3.000 (2000)
Kode bahasa
ISO 639-3adn – kode inklusifMencakup:
adn – Adang
hmu – Hamap
klz – Kabola
Glottologadan1252
IETFadn
ELPAdang
BPS (2010)0104 5
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Definitely Endangered Adang diklasifikasikan sebagai bahasa terancam punah (DE) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C6b ThreatenedBahasa Adang dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Referensi: [3][4][5]
Lokasi penuturan
osm-intl,9,a,a,323x270.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Adang&revid=28440071&groups=_6a64b7be7b8e28fb4232681f3983129eaba524e3&parser=parsoidTampilkan peta yang diperbesar
osm-intl,6,a,a,323x270.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Adang&revid=28440071&groups=_6a64b7be7b8e28fb4232681f3983129eaba524e3&parser=parsoidTampilkan peta yang diperkecil
osm-intl,3,a,a,323x270.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Adang&revid=28440071&groups=_6a64b7be7b8e28fb4232681f3983129eaba524e3&parser=parsoidTampilkan peta penuh
Perkiraan persebaran penuturan bahasa ini.
Koordinat jamak Sunting di Wikidata
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Adang adalah Bahasa Papua yang digunakan di pulau Alor, Indonesia. Bahasanya adalah aglutinatif. Dialek Hamap terkadang diperlakukan sebagai bahasa tersendiri; di sisi lain, Kabola yang berbeda secara sosiolinguistik, terkadang disertakan. Adang, Hamap, dan Kabola dianggap sebagai rantai dialek.[6] Bahasa Adang terancam karena semakin sedikit penutur bahasa Adang yang mengajarkannya kepada anak-anaknya, mereka umumnya memilih bahasa Indonesia.[7]

Istilah kekerabatan

Terminologi kekerabatan dalam bahasa Adang tidak membedakan antara saudara kandung, serta sepupu sejajar dan sepupu silang.[8] Terdapat perbedaan antara adik/sepupu, masing-masing diʔ dan matu, dan satu istilah untuk kelompok yang sama: -uding. Semua istilah ini netral gender, tetapi dapat dimodifikasi dengan ob 'perempuan' atau lote 'laki-laki' (misalnya no'uding lote 'saudariku').

Untuk saudara kandung matu atau diʔ lebih disukai, tetapi -uding juga dapat diterima. Sebaliknya, sepupu sejajar umumnya disebut -uding tetapi kadang-kadang disebut matu/ atau diʔ. Sepupu silang hampir secara eksklusif disebut sebagai -uding.[8]

Referensi

  1. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in danger". www.unesco.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-06.
  2. ↑ https://www.ethnologue.com/language/adn. {{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  3. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  5. ↑ "Bahasa Adang". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  6. ↑ Robinson, L. C.; Haan, J. W. (2014). "Adang". Dalam Schapper, A. (ed.). Papuan languages of Timor-Alor-Pantar: Sketch grammars. Vol. II. Berlin: Mouton de Gruyter. hlm. 222–283.
  7. ↑ Hamilton, A.; Perla, J.; Robinson, L. C. (2013). "A psycholinguistic assessment of language change in Eastern Indonesia: Evidence from the HALA project". Dalam Jones, M.; Ogilvie, S. (ed.). Keeping Languages Alive: Documentation, Pedagogy and Revitalization. Cambridge: Cambridge University Press. hlm. 16–28.
  8. 1 2 Holton, G. (2014). "Kinship in the Alor-Pantar languages". Dalam Klamer, M. (ed.). The Alor-Pantar languages: History and typology. Berlin: Language Science Press. hlm. 199–245.

Bacaan lebih lanjut

  • Haan, Johnson Welem (2001). The Grammar of Adang: A Papuan Language Spoken on the Island of Alor East Nusa Tenggara – Indonesia (Ph.D. tesis). hdl:2123/6413.
  • Robinson, Laura C. & Haan, John W. (2014). Adang. In Schapper, Antoinette (Ed.). The Papuan Languages of Timor, Alor and Pantar: Volume 1: Sketch Grammars. Walter de Gruyter. pp. 23–96.

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri Category:Adang language di kamus bebas Wikikamus.
Aceh-Cam
Gayo-Batak
Sumatra Barat Laut
Melayu
Minangkabau
Melayu Barisan Selatan
Musi
Lampung
Lain-lain

1 Kreol • 2 Bahasa isyarat • 3 Bahasa isolat • 4 Bahasa Pidgin • 5 Tidak diklasifikasikan
a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan