| Bahasa Napu BPS: 0540 3
Pekurehua | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Dituturkan di | Indonesia | ||||||
| Wilayah | |||||||
Penutur | 6.100 (2007 SIL)[1] | ||||||
| |||||||
| Latin | |||||||
| Kode bahasa | |||||||
| ISO 639-1 | - | ||||||
| ISO 639-2 | - | ||||||
| ISO 639-3 | npy | ||||||
| Glottolog | napu1241 | ||||||
| IETF | npy | ||||||
| ELP | Napu | ||||||
| BPS (2010) | 0540 3 | ||||||
| |||||||
| L •B •PW | |||||||
| Pemberitahuan | |
|---|---|
| Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek. | |
| Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.
Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini. | |
| 02.52, Minggu, 4 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai | |
Bahasa Napu (bahasa Inggris:Napu language) atau bahasa Pekurehua, adalah sebuah bahasa daerah yang dituturkan di wilayah Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.[5] Bahasa ini mendominasi wilayah Lembah Napu dan dipertuturkan oleh orang Napu.[5] Ada sekitar 6.100 orang penutur bahasa ini pada tahun 2000 menurut Ethnologue.[6][7][1] Bahasa ini termasuk dari keluarga Badaik, bersama dengan bahasa Besoa dan bahasa Bada.[8] Dari sudut pandang leksikostatistik murni, Napu, Behoa, dan Bada dapat dianggap sebagai dialek dari satu bahasa. Namun secara geografis dan sosiolinguistik mereka berbeda, dan atas dasar ini ketiganya diperlakukan sebagai bahasa yang terpisah.[9]
Penggunaan
Bahasa Indonesia dan Napu masing-masing memiliki domain pemakaian yang berbeda. Bahasa Indonesia digunakan pada upacara pemerintah, di sekolah, dan dalam komunikasi dengan orang luar. Bahasa Napu umumnya digunakan antara orang Napu dalam suasana informal seperti di rumah atau di sawah. Anak Napu umumnya menggunakan Napu saat mereka bermain bersama. Beberapa orang tua Napu menggunakan bahasa Indonesia bersama anak mereka untuk mempersiapkan mereka di sekolah. Dalam kebaktian gereja dan upacara adat, baik Napu dan bahasa Indonesia digunakan. Orang Napu yang telah menikahi penutur bahasa lain menggunakan campuran Napu, bahasa Indonesia dan bahasa ibu pasangan mereka.[10]
Orang-orang Napu tampak bangga dengan bahasa mereka dan sangat ingin melihat lebih banyak literatur yang ditulis dalam bahasa mereka. Anak-anak muda di Napu memiliki sikap positif terhadap bahasa mereka. Mereka berbicara satu sama lain, dan di rumah mereka. Anak-anak muda sering kali berbicara campuran bahasa Indonesia dan Napu dan ini mengganggu beberapa pembicara Napu yang lebih tua.[10]
Referensi
- 1 2 "Napu". Diakses tanggal 19 Desember 2015.
- ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
- ↑ "Bahasa Napu". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
- 1 2 Saro et al. 1991, hlm. 1. sfn error: tanpa target: CITEREFSaroSulaimanRahimKuruda1991 (bantuan)
- ↑ Saro et al. 1991, hlm. 5. sfn error: tanpa target: CITEREFSaroSulaimanRahimKuruda1991 (bantuan)
- ↑ Wurm 2007, hlm. 522. sfn error: tanpa target: CITEREFWurm2007 (bantuan)
- ↑ Martens 1989, hlm. 19. sfn error: tanpa target: CITEREFMartens1989 (bantuan)
- ↑ Martens 1989, hlm. 24-30. sfn error: tanpa target: CITEREFMartens1989 (bantuan)
- 1 2 "The Napu Language". Sulawesi Language Alliance. Diakses tanggal 27 Mei 2017.
Bacaan lebih lanjut
- Saro, Ahmad; Sulaiman, Hanafi; Rahim, Abdillah A.; Kuruda, Sudarmin (1991). Struktur Bahasa Besoa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - Martens, Michael (1989). Sneddon, James N. (ed.). "The Badaic Languages of Central Sulawesi" (PDF). Studies in Sulawesi linguistics, part I: 19–53.
{{cite journal}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong:|1=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - Wurm, Stephen A. (2007). "Australasia and the Pacific". Dalam Moseley, Christopher (ed.). Encyclopedia of the World's Endangered Languages (PDF). New York: Routledge. hlm. 425–577. ISBN 978-0-7007-1197-0. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2017-05-27.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
| Basis data pengawasan otoritas: Nasional |
|---|