Kamis, 22 Oktober 2026
00:53 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Bahasa Lamma

bagian dari rumpun bahasa Papua

Bagikan:
Bahasa Lamma
BPS: 0157 2
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
Penutur
10,300 (2014)[1]
Dialek
Lamma
Mauta
Tubbe
Kode bahasa
ISO 639-3lev
Glottologlamm1241
IETFlev
ELPWestern Pantar
BPS (2010)0157 2
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C6a VigorousBahasa Lamma dikategorikan sebagai C6a Vigorous menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini masih dituturkan dan digunakan oleh sebagian wilayah
Referensi: [2]
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Lamma adalah salah satu dari tiga belas bahasa yang berasal dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Bahasa ini dituturkan oleh masyarakat di Pantai Timur yang meliputi Desa Kalondama, Desa Tude dan Desa Mauta. Di sana terdapat beberapa kelompok masyarakat, mulai dari Boloang, Latuna dan Mogon Ba'a di Desa Kalundama; Lau Uki, Pontaru dan Air Panas di Desa Tude serta Kapas, Kampung Baru dan Koliabang di Desa Mauta. Jumlah penuturnya mencapai sekitar 10.000 orang.[3]

Berdasarkan penelitian pada prefiks posesif, Capell awalnya beranggapan bahwa bahasa-bahasa Timor-Alor-Pantar berkaitan dengan bahasa-bahasa Papua Barat yang ada di Maluku Utara dan ujung Nugini.[4] Namun dugaan ini kemudian dibantah oleh Wurm et al. (1975) yang kemudian mengelompokkan bahasa ini sebagai anggota dari keluarga rumpun bahasa Trans-Nugini.[5]

Dialek

Bahasa Lamma memiliki 3 dialek utama. Pertama adalah dialek Tubbe yang dituturkan di Puntaru dan Air Panas. Dialek kedua adalah Mauta yang dituturkan di Kakamauta, Alimakke, Lauki, Kapas, Kolihabbang dan Alikallang. Terakhir adalah dialek Lamma yang dituturkan di Kalondama dan Latuna. Berikut adalah contoh perbedaan dialek satu sama lain:[6]

Tubbe Mauta Lamma Arti
bis bis salepi ‘tukar’
haweri haweri bana ‘banyak’
kalla kalla kisang ‘kecil’
karani karani sinnal ‘Canarium sp.’
sai hoba hobi ‘gemetar’

Fonologi

Vokal

Bahasa Lamma memiliki 5 buah huruf vokal, yakni /a/, /i/, /u/, /e/ dan /o/. Berikut adalah contohnya:[3]

Vokal Contoh kata Arti
/a/ kolema

rapa

ubi jalar

kandang

/i/ iang

haiya

bakar

hujan

/u/ sulla

ummu

berat

kulum

/e/ ena

peda

hitam

parang

/o/ ora

arroga

besar

merah

Konsonan

Bahasa Lamma memiliki 31 buah konsonan yang terdiri dari 15 konsonan pendek, 2 konsonan semi vokal, 10 konsonan panjang dan 4 gugus konsonan rangkap.[3]

Jenis-jenis Konsonan Contoh
Konsonan pendek /p/, /b/, /k/, /m/, /n/, /d/, /l/, /r/, /s/, /h/, /g/, /n/, /?/ dan /j/
Semivokal /w/ dan /y/
Konsonan panjang /l:/, /m:/, /n/, /k:/, /g:/, /d:/, /p:/, /t:/, /s:/, dan /b:/
Gugus konsonan /gr/, /kl/, /br/ dan /tr/

Konsonan dalam Bahasa Lamma memiliki aturan penempatannya masing-masing. Misalnya, konsonan /p/, /b/, /t/, /d/, /k/, /g/, /?/, /j/, /w/, /y/, /m/ dan /n/ tidak bisa digunakan pada akhir kata, melainkan bisa digunakan pada awal dan tengah kata. Konsonan panjang terdapat hanya terdapat pada tengah kata sementara konsonan rangkap hanya terdapat pada awal kata. Dari semua konsonan, hanya konsonan /s/, /l/ dan /r/ saja yang dapat menempati semua posisi.[3]

Kosakata

Daftar kosakata:[7]

Bahasa LammaBahasa Indonesia
daggungabu
hilaair
harakar
saimengalir
kokul/wakkalanak
dagengangin
jabbalanjing
nannungapa
raapi
terimengapung
ara bunnaasap
ing durabenih
sullaberat
tallangberenang
ginaberi
lamajalan
orabesar
dannittabilamana
hibbibintang
hissabuah
hulbulan
urbulu
kawangbunga
galu/ala gallangberburu
yasaburuk
ralburung
bullabusuk
kautalcacing
gammi kawangmencium
lamingcuci
ke'edaging
gaba/gbadan
waidarah
talungdatang
wayadaun
daggung/mo buradebu
wannangdekat
gra/kanna gabadengan
walapidengar
gaumal medi dalam
tammedi mana
aim medi sini
sim medi situ
medi, pada, ada
mabadingin
nataberdiri
tumbudorong, tolak
alakudua
misduduk
gaukulekornya
utuempat
aingengkau
hannanggali
ussulgaram
pasinggaruk
kuttagemuk, lemak
gussinggigi
gassigigit
torugosok
kukkagunung
gawala'inghantam
kaunghapus
taumalhati
tammihidung
awahidup
dikushisap
walagahijau, mentah
walaga-walagabiru
enahitam
tagganghitung
hayahujan
wappanghutan
gaingia/dia
nauibu
ke'e/apuikan
taddiikat
sa'iini
gayuisterinya
si'iitu
tappangjahit, tusuk, tikam
lama-lamaberjalan-jalan
takkaujantung
baulung/tasingjatuh
uwangjauh
bunnalkabut
tautakaki
ningkami
pingkita
hing/hi‘ingkamu
jeddingkanan
si ga'ai ailakarena itu
waisangkata (ber)
kisangkecil
tainiberkelahi
na'ung kulkepalaku
sisakering
ikkulkiri
ukkus/kalitakotor
kusikuku
kulikulit
bagullikuning
hammingkutu
gapaang/gapa anglain
gunnanglangit
tawalaut
hagaralebar
teballeher
ammu kallalelaki
kummarlempar
dubalicin
talebullidah
ginakalihat
yessinglima
maleludah
muralmain
hori/worimakan
irpattamalam
taitimata
wasmatahari/hari
hinnamati
iamerah
ging/gi ingmereka
ba'iminum
taimulut
hokang/orangmuntah
gunnunama
hopangnapas
dalinyanyi
namaiorang/manusia
sinna/sosolipanas
lenapanjang
su'urpasir
pinnipegang/bawa
lukkapendek
dingperas
eukainiperempuan
toliperut
timbarpikir
uttupohon
lu'ungpotong
taukul puspunggung
gatu'alpusarnya
mekaputih
ga'ung wayarambutnya
maggar ilang/alarumput
nukku/yallusatu
naingsaya
gaddursayap
lippasedikit
kauyasempit
hippateni/hippa gaterisemua/semuanya
wastangsiang hari
hindari/indarisiapa
gaimmu/gai ammusuami/suaminya
kalalangtahu
tunnutahun
maggangtajam
palitakut
korangtali
motanah
tattangtangan
bidditarik
dummatebal
tauwaltelinga
telurtakul
hillangterbang
higallitertawa
haungtetek
kauwatidak
ti'angtidur
tigatiga
tappangtikam
hira'atipis, dangkal
puyangtiup
lakkang/sorutongkat
ka'altulang
mukkatumpul
duangular, titik
tasusus
tas kainiusus kecil
tas orausus besar

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "The Alor-Pantar languages:".
  2. ↑ "Bahasa Lamma". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  3. 1 2 3 4 Nitbani, Samuel H.; Jeladu Kosmas dkk. (2001). Struktur Bahasa Lamma (PDF). Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 6–26. ISBN 978-9796851911.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Capell, A. (1944). "Peoples and languages of Timor". Oceania. 14 (3): 191–219.
  5. ↑ Wurm, S.A.; Voorhoeve, C.L.; McElhanon, K.A. (1975). "The Trans–New Guinea Phylum in general". Dalam Wurm, S.A. (ed.). Papuan Languages and the New Guinea Linguistic Scene. Vol. I. Canberra: Australian National University. hlm. 299–322.{{cite book}}: |journal= diabaikan; Parameter tidak dikenal |note= diabaikan
  6. ↑ Holton, Gary (2014). "Western Pantar". Dalam Schapper, Antoinette (ed.). The Papuan Languages of Timor, Alor and Pantar: Volume 1: Sketch Grammars. Walter de Gruyter. hlm. 23–96.
  7. ↑ Nitbani, Semuel H.; Jeladu Kosmas; Sisila Wona; Hilda Naley. 2001. Struktur Bahasa Lamma. Jakarta: Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. 149pp.

Bacaan

  • Grimes, Charles E., Tom Therik, Barbara Dix Grimes & Max Jacob. 1997. A guide to the people and languages of Nusa Tenggara. (Paradigma series B 1). Kupang, Indonesia: Universitas Kristen Artha Wacana and Alfa Omega Foundation.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik rumpun bahasa Papua ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan