Senin, 26 Oktober 2026
12:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Bahasa Ibanag

Bahasa Ibanag

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Bagikan:
Bahasa Ibanag
Ybanag, Ibanak
Dituturkan di
WilayahLuzon utara
EtnisIbanag
Penutur
(500.000 jiwa per 1990)[1]
Perincian data penutur

Jumlah penutur beserta (jika ada) metode pengambilan, jenis, tanggal, dan tempat.[2]

Status resmi
Diatur olehKomisyon sa Wikang Filipino
Kode bahasa
ISO 639-3ibg
Glottologiban1267
Linguasfer31-CCB-a
IETFibg
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C4 EducationalBahasa Ibanag dikategorikan sebagai C4 Educational menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini digunakan di institusi pendidikan, baik dalam bahasa ajar-mengajar maupun sebagai kurikulum ajaran
Referensi: [3]
Lokasi penuturan
500px-Ibanag_language_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daerah penutur bahasa Ibanag menurut Ethnologue (berwarna merah)
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

01.12, Senin, 26 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.637 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Ibanag (Ybanag atau Ibanak) adalah suatu bahasa Austronesia yang dituturkan oleh suku Ibanag, sekitar 500.000 jiwa, di Filipina (tepatnya di bagian timur laut provinsi Isabela dan Cagayan). Hampir semua penuturnya juga fasih berbahasa Iloko, basantara di Luzon utara. Nama Ibanag merupakan gabungan dari kata I, berarti "orang", dan bannag, berarti "sungai". Bahasa ini mirip dengan Gaddang, Itawis, Atta, Yogad, Isneg, dan Malaweg.

Penyebaran dan dialek

Ibanag dituturkan di berbagai daerah di Filipina timur laut (yaitu di Isabela dan Cagayan), dan karena itu ada juga perbedaan kecil dalam cara pengucapannya di wilayah ini. Ibanag yang diucapkan di Tuguegarao dikenal sebagai dialek baku. Dan penutur asli Ibanag lainnya biasanya membedakan jika penuturnya berasal dari Kota Tuguegarao dengan variasi pengucapan dan aksennya. Sebagian besar yang telah mengadaptasi dialek perkotaan Ibanag cenderung memiliki aksen Hispanik.[4]

Di Tuguegarao, sebelum orang Spanyol datang, bahasanya adalah Irraya (dialek Gaddang yang hampir punah). Bangsa Spanyol memperkenalkan Ibanag ke kota dari Lal-lo (sebelumnya kota Nueva Segovia) dan menjadikan bahasa tersebut sebagai basantara di Filipina timur laut. Namun, dengan didatangkannya penutur Iloko, bahasa tersebut telah menjadi basantara umum di daerah itu sejak akhir abad ke-20.[5]

Penutur Cauayan dan penutur Ilagan di Isabela memiliki aksen yang keras dibandingkan dengan Tuguegarao yang terdengar Hispanik. Tapi, penutur asli Cagayan Utara memiliki aksen yang lebih keras.

Misalnya, Ibanag dari kota-kota di Cagayan utara, yang meliputi Abulog, Aparri, Camalaniugan, Pamplona dan Lallo, cenderung mengganti lafal p menjadi f.[6] Juga, kata-kata Ibanag tertentu berbeda dari daerah-daerah ini sebagai yang berbeda dengan dialek Ibanag di Tuguegarao dan Isabela.

Contoh:

  • Mapatu - mafatu (panas)
  • paggipayan - faggifayan (tempat untuk meletakkan)
  • dupo - dufo (pisang)

Dialek Ibanag di Tuguegarao sering dianggap sebagai bentuk baku, namun, Ibanag di Cagayan Utara mungkin yang paling mirip dengan bahasa Ibanag Pra-Hispanik sebelum penyebaran bahasa di seluruh provinsi, karena Cagayan Utara adalah wilayah asal Ibanag. Di sisi lain, bahasa Ibanag Tuguegarao, selain memiliki pengaruh Spanyol mungkin telah memperoleh unsur-unsur dari Itawis di dekatnya. Pada saat yang sama, Isabela Ibanag mungkin telah memperoleh unsur-unsur dari bahasa Gaddang asli yang dominan di provinsi tersebut.

Ibanag Tuguegarao Ibanag Isabela Tagalog terjemahan
Ari ka nga kuman ta illuk. Kammu nga kumang tu illug. Huwag kang kumain ng itlog. Jangan memakan telur

Bentuk kuno

Beberapa kata yang digunakan di masa sekarang seperti innafi (nasi), bavi (babi), afi (api), tercantum dalam catatan-catatan Spanyol pada masa penjajahan masing-masing sebagai innafuy, bavuy, dan afuy. Juga, istilah Ibanag untuk nomor satu, tadday, pernah digunakan secara bergantian dengan kata itte itte, yang tidak lagi digunakan oleh penutur bahasa modern.[7][8]

Pelestarian

Per Oktober 2012, pelestarian budaya Ibanag merupakan bagian dari Program Berbasis Bahasa Ibu (MTB) pemerintah [Filipina] yang berupaya melestarikan budaya setempat, termasuk bahasanya. Ibanag adalah salah satu bahasa dalam program MTB sekarang yang diajarkan di sekolah-sekolah Filipina," dan salah satu drama panggung yang terkenal, "Zininaga Ta Bannag (Warisan Sungai)" sering dibawakan dalam bahasa Ibanag.[9]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Ibanag di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ https://psa.gov.ph/sites/default/files/PHIILIPPINES_FINAL%20PDF.pdf. {{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  3. ↑ "Bahasa Ibanag". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  4. ↑ Keesing, Felix Maxwell (1962). The Ethnohistory of Northern Luzon. Stanford: Stanford University Press.
  5. ↑ Salgado, Pedro V. (2002). Cagayan valley and eastern Cordillera, 1581-1898. Vol. 1. Quezon City: Rex Commercial.
  6. ↑ Da Ayong Anni Dagga. https://archive.org/stream/rosettaproject_ibg_vertxt-1/rosettaproject_ibg_vertxt-1_djvu.txt
  7. ↑ Bugarin, Jose (1854). Diccionario ybanag-español. Manila: Imp. de los Amigos del País.
  8. ↑ Fernández, Miguel (1867). Diccionario españól-ibanág: ó sea, Tesauro hispánocagayán. Manila: Imp. de Ramirez y Giraudier.
  9. ↑ Benji De Yro (2012-10-16). "DepEd indigenous culture revival in upswing". Philippine Information Agency. Diakses tanggal 2012-10-20.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)

Daftar pustaka

  • Dita, Shirley (2010), A Reference Grammar of Ibanag: Phonology, Morphology, & Syntax
  • Dita, Shirley N. (2011). "The Structure of Ibanag Nominals". Philippine Journal of Linguistics. 42. Linguistic Society of the Philippines: 41–57. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-31. Diakses tanggal 2021-12-16.
  • Moses Esteban. Editing Ibanag–Tagalog–English Ibanag–Tagalog–English Survey. Ibanag people's fo Benguet and the City Hall of Benguet(Ifugao)
  • Nepomuceno, Vicente (1919). Historia nac Cagayán. Manila: Tip. Linotype del Colegio de Sto. Tomás. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-07. Diakses tanggal 2021-12-16.
  • Salgado, Pedro V. (2002). Cagayan valley and eastern Cordillera, 1581-1898, Volume 1. Quezon City: Rex Commercial.
Batanik (Bashiik)
Luzon Utara
Lembah Cagayan
Meso-Cordillera
Cordillera Tengah
Cordillera Selatan
Luzon Tengah
Sambalik
Mindoro Utara
Filipina Tengah
Raya
Mindoro Selatan
Filipina Tengah
Tagalogik
Bikol
Bisaya
Mansakan
(tidak terklasifikasi)
Palawanik
Subanen
Danao
Manobo
Gorontalo–Mongondow
Kalamian
Bilik
Sangirik
Minahasa
(cabang lain)
Manide–Inagta
(rekonstruksi)
Bahasa resmi
Bahasa daerah
Bahasa pribumi
(menurut kawasan)
Ilocos
Cordillera
Lembah Cagayan
Luzon Tengah
Calabarzon
Metro Manila
Mimaropa
Bicol
Bisaya Barat
Pulau Negros
Bisaya Tengah
Bisaya Timur
Semenanjung Zamboanga
Mindanao Utara
Caraga
Davao
Soccsksargen
Muslim Mindanao
Bahasa imigran
Bahasa isyarat
Bahasa dalam sejarah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan