Minggu, 27 September 2026
09:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Ba-wan

Ba-wan

salah satu jenis hidangan nasi

Artikel ini bukan mengenai Bakwan.
Ba-wan
250px-Bawan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPangsit
SajianDim sum
Tempat asalTaiwan
Bahan utamaAdonan (pati jagung, tepung ubi jalar, tepung beras), babi, ayam, rebung, jamur shitake

Ba-wan ( Hanzi:肉圓; Pinyin:ròuyuán; Wade–Giles:jou4-yüan2; Pe̍h-ōe-jī:bah-oân; harfiah: 'bola daging') adalah jajanan jalanan Taiwan yang berupa adonan yang tembus pandang dan berbentuk cakram yang terbuat dari tepung ubi jalar dengan panjang 6-8 cm.[1][2] Jajanan ini diisi dengan isian gurih dan disajikan dengan saus manis dan gurih. Isiannya sangat bervariasi menurut daerah yang berbeda di Taiwan, tetapi biasanya terdiri dari campuran daging babi, rebung, dan jamur shiitake.[3] Ba -wan gaya Changhua dianggap sebagai ba-wan "standar" karena merupakan ba-wan yang paling terkenal dan paling banyak ditiru dari semua gaya ba-wan .

Istilah "ba-wan" adalah romanisasi non-standar yang berasal dari bahasa Hokkien Taiwan. Di kotapraja Lukang, Kabupaten Changhua, ba-wan dikenal sebagai bahhoe (肉回; ròuhuí; bah-hôe; 'meat return') karena berbentuk balok.

Adonan serupa agar-agar yang digunakan terbuat dari kombinasi tepung jagung, tepung ubi jalar, dan tepung beras, sehingga memberikan tekstur kenyal, lengket, dan seperti agar-agar (kadang-kadang digambarkan sebagai " Tekstur Q " dalam bahasa Taiwan [4] ) dan rona warna transparan keabu-abuan . Ba-wan awalnya dimasak dengan cara dikukus; tetapi juga dapat disajikan setelah digoreng untuk menghasilkan tekstur "kulit" atau bisa juga dengan cara direbus dengan lembut dalam minyak untuk memanaskannya tanpa mengeringkannya.

Sejarah

Diyakini bahwa ba-wan pertama kali dibuat di kotapraja Beidou, Kabupaten Changhua oleh seorang juru tulis bernama Fan Wan-chu (范萬居; Fàn Wànjū ) sebagai makanan bantuan untuk bencana ketika wilayah tersebut dilanda banjir besar pada 1898 [5] Sejak itu, ba-wan telah menyebar ke berbagai daerah di Taiwan dan sekarang dianggap oleh banyak orang sebagai makanan nasional, dan dapat ditemukan di sebagian besar pasar malam di Taiwan. Bentuknya yang unik membuatnyamudah dibuat dan disimpan. Seperti potsticker atau roti kukus, jajanan ini dapat dengan cepat dipanaskan kembali dalam minyak sebelum disajikan.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Behnke, A. (2007). Taiwan in Pictures. Visual Geography (Lerner) Series. Twenty-First Century Books. hlm. 53. ISBN 978-0-8225-7148-3. Diakses tanggal 13 Mei 2022.
  2. ↑ Wong, Maggie Hiufu (24 Juli 2015). "40 Taiwanese foods we can't live without". CNN. Diakses tanggal 13 Mei 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "A beginner's guide to Taiwanese food in London: the best restaurants". Evening Standard. 6 Mei 2015. Diakses tanggal 13 Mei 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "For Taiwanese Americans, There's No Better Texture Than Q". KQED (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 13 Mei 2022.
  5. ↑ Han Cheung (5 Agustus 2018). "Taiwan in Time: Deadly waters and their legends". Taipei Times. Diakses tanggal 14 Mei 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Makanan
250px-Taiwanese_cuisine.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Xiaochi
Makanan ringan dan makanan penutup
Minuman
Bahan pelengkap
Aneka ragam
Aneka pangsit
Masakan Amerika
Amerika Utara
Amerika Latin
Masakan Asia
Asia Timur
Asia Tenggara
Asia Selatan
Asia Tengah
Asia Barat
Asia Utara
Masakan Eropa
Eropa Timur
Eropa Selatan
Eropa Tengah
Eropa Barat
Eropa Utara
Masakan Afrika
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan