Minggu, 08 November 2026
14:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Dango

Dango

kue berbahan tepung beras khas Jepang

Bagikan:
250px-Hanami_Dango.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hanamidango

Dango (団子) adalah kue Jepang berbentuk bulat seperti bola kecil, terbuat dari mochiko (tepung beras),[1] dan dimatangkan dengan cara dikukus atau direbus di dalam air.

Adonan dango dibuat dari tepung beras yang diulen dengan air atau air panas. Kushidango adalah sebutan untuk sejumlah 3, 4, atau 5 butir dango yang ditusuk menjadi satu dengan tusukan (kushi) dari bambu. Jumlah butiran dango dalam satu tusuk bergantung pada daerahnya di Jepang.

Dango yang rasanya manis dibuat dengan menambahkan gula ke dalam adonan, sedangkan dango yang tidak manis dicelupkan ke dalam saus. Dango juga bisa dimakan dengan taburan bubuk kacang kedelai (kinako), dimasukkan ke dalam mitsumame (agar-agar yang dimakan bersama aneka buah kaleng) atau selai kacang merah yang diencerkan dengan air. Selain dari tepung beras, dango juga bisa dibuat dari tepung terigu atau tepung millet.

Saus

Saus untuk kushidango terdiri dari dua rasa:

Saus manis-asin merupakan saus yang paling umum untuk dango di berbagai daerah di Jepang.
  • Kecap asin
Kushidango dengan rasa kecap asin bisa dijumpai di Prefektur Gifu, daerah Tama di Tokyo, dan Iruma di Prefektur Saitama.

Variasi lain dari kushidango disajikan dengan berbagai macam olesan atau taburan:

  • Selai kacang merah
  • Bubuk kacang kedelai dan gula pasir
  • Selai kacang kedelai muda
  • Selai kacang walnut
  • Wijen dan gula pasir

Jenis

250px-Mitarashi-dango%2Ckatori-city%2Cjapan.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mitarashi dango
250px-Kusa-dango%2Ckatori-city%2Cjapan.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kusadango
  • Tsukimidango (dango melihat bulan)
Sejumlah daerah di Jepang menyusun butiran tsukimidango hingga berbentuk piramida.
  • Hamidango (dango sewaktu ohanami)
Kushidango dengan warna merah jambu, hijau, dan putih.
  • Yomogidango atau Kusadango
Dango yang dimakan bersama selai kacang merah, bubuk kedelai, dan gula.
  • Shiratama dango (dango bola putih)
Bulatan dango dari tepung beras yang dimasukkan ke dalam selai kacang merah yang diencerkan, atau dimakan bersama agar-agar dan buah kaleng.
  • Mitarashi dango
Sejumlah 3, 4 atau 5 butir dango ditusuk dengan tusukan bambu dan dipanggang lebih dulu sebelum dicelupkan ke dalam saus dari campuran kecap asin dan gula. Hanya di Prefektur Gifu, mitarashi dango dicelupkan dulu ke dalam saus sebelum dipanggang.
  • Kibidango
Dango dari tepung millet seperti yang dikisahkan dalam cerita rakyat Momotaro.

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ Sasaki, S.; McCabe, S.; Iwasaki, S. (2002). Chado: The Way of Tea. C. E. Tuttle. hlm. 461. ISBN 978-0-8048-3272-4. Diakses tanggal November 5, 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dango.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan