Minggu, 20 September 2026
12:11 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Nagasari

Nagasari

variasi makanan khas Indonesia

Nagasari
250px-Kue_pisang_nagasari_dibuka.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nagasari yang belum dibungkus
SajianKudapan
Tempat asalIndonesia
DaerahPulau Jawa
Hidangan nasional terkaitIndonesia
Suhu penyajianSuhu ruangan
Bahan utamaTepung beras kukus dengan gula isi pisang dan dibungkus di dalam daun pisang

Nagasari (aksara Jawa: ꦤꦒꦱꦫꦶ /nɔ.gʰɔ.sa.ri/) atau nogosari[1] adalah jenis kue basah tradisional yang sangat populer dan diwariskan dari generasi ke generasi dalam masyarakat Jawa. Umumnya, kue nagasari ini disajikan saat hari besar menurut Kalender Jawa atau acara-acara lainnya.[2] Seperti kenduri dan acara pernikahan.[butuh rujukan]

Nagasari adalah jajanan tradisional Jawa yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta, terdokumentasi dalam Serat Centini, yang diterbitkan pada abad ke-18 M.[3]

Pembuatan Nagasari

Bahan makanan yang digunakan untuk membuat nagasari yaitu: tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, santan, air, pandan dan pisang.[4] Pisang yang biasa digunakan sebagai isi adalah jenis pisang raja. Kue ini biasanya dibalut dengan daun pisang berbentuk persegi panjang atau tum lalu dikukus. Nagasari juga dapat dikukus dengan balutan daun pandan sehingga memunculkan aroma wangi. Paduan antara potongan kecil pisang raja, yang dibalut dengan tekstur adonan yang lembut membuat kue ini punya cita rasa yang khas.[butuh rujukan]

Adapun tepung beras yang digunakan untuk membuat Nagasari, akan dikukus terlebih dahulu untuk melunakkan bulirnya dan meningkatkan penyerapan air, sehingga Nagasari akan menjadi lebih padat ketika matang.[2]

Selain diisi dengan pisang, juga terdapat isian lain yang ditemukan di pulau Jawa dan Bali, yaitu kacang tolo dan labu.[2]

Variasi

60px-Bread_and_wine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buku resep Wikibooks memiliki artikel mengenai
  • Nagasari putih, dibuat tanpa campuran pewarna, hanya dengan santan.
  • Nagasari merah, dibuat dengan campuran gula merah sebagai pewarna.
  • Nagasari biru, dibuat dengan campuran bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai pewarna.
  • Nagasari hijau, dibuat dengan campuran daun suji (Pleomele angustifolia syn. Dracaena angustifolia) sebagai pewarna.

Lihat Pula

Referensi

  1. nagasari (nOgOsari) : kn. 1 ar. wit; 2 ar. panganan (kang digawe gêdhang); 3 ar. bathikan. Sumber: Bausastra Jawa, Poerwadarminta, 1939, #75.
  2. 1 2 3 Lua error in Modul:Citation/CS1/Utilities at line 82: bad argument #1 to 'message.newRawMessage' (string expected, got nil).
  3. Kebertahanan Jajanan Tradisonal Dalam Serat Centhini
  4. Alamsyah, Yuyun (2006). Kue basah & jajan pasar: warisan kuliner Indonesia. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-979-22-2152-7.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan