Minggu, 20 September 2026
18:06 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Bahasa Kutai

bahasa rumpun Dayak Pesisir

Bahasa Austronesia yang dituturkan di Kalimantan, IndonesiaTemplat:SHORTDESC:Bahasa Austronesia yang dituturkan di Kalimantan, Indonesia
Bahasa Kutai
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
EtnisSuku Kutai
Penutur
600.000 (2023)[1]
Tampilkan klasifikasi otomatis
Kode bahasa
ISO 639-3Mencakup:
vkt  Kutai Tenggarong
mqg  Kutai Kota Bangun
Glottologkota1275  (Kota Bangun)
teng1267  (Tenggarong)
Lokasi penuturan
osm-intl,a,a,a,300x350.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Kutai&revid=29501773&groups=_432c74ef7b730e2a70e4dd3bdf7c1f2a6e4a2cd0&parser=parsoid
Perkiraan penuturan bahasa Kutai di beberapa kabupaten di Kalimantan Timur.
Unduh garis tepi peta ini
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L B PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

06.01, Minggu, 20 September, 2026 (UTC)  Sebanyak 1.634 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Kutai merupakan sebuah bahasa dalam rumpun Melayik yang dituturkan oleh Suku Kutai yang mendiami alur sepanjang Sungai Mahakam, dan populasinya terbesar di wilayah bekas Kabupaten Kutai (kabupaten induk dari Kabupaten Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kota Balikpapan dan Kota Samarinda sekarang ini) di Kalimantan Timur.

Bahasa Kutai umumnya hidup dan berkembang dalam bentuk penuturan (percakapan), serta sastra dalam bentuk puisi (pantun). Sangat sedikit bukti-bukti tertulis yang dihasilkan dalam bahasa Kutai, terlebih lagi yang dihasilkan pada periode pemerintahan Kesultanan Kutai Kartanegara.

Klasifikasi

Bahasa Kutai merupakan bahasa dalam rumpun Melayik yang sendirinya merupakan cabang turunan dari Melayu-Polinesia, sebuah rumpun dalam rumpun Austronesia. Bahasa ini berkerabat dekat akan tetapi juga berbeda dari bahasa Melayik di pulau Kalimantan lainnya (misalnya bahasa Banjar di Kalimantan Selatan, bahasa Berau, dan juga dengan bahasa Melayu Brunei). Bahasa Kutai juga memiliki keberlanjutan (kontinuum) dialekal dengan yang membuat dua dialek utamanya memiliki kesinambungan fonologi dan kosakata. Berdasarkan Ethnologue, rumpun bahasa Kutai terbagi menjadi dua bahasa, yaitu:

Keterkaitan

Perubahan Bahasa Banjar dari vokal a menjadi e pepet dalam Bahasa Kutai. Contoh:

Bahasa Indonesia Bahasa Banjar Bahasa Kutai Tenggarong Bahasa Kutai Kota Bangun
Sore Kamarian Merian Kemerian
Terkenang Kaganangan Kegenangan Kegenangan
Nanti Kaina Kendia Kela
Nestapa Marista Merista Merista
Cuci Tapas Tepas Tapas
Putus Pagat Pêgat Pagêt
Potong Tatak Têtak Tatak
Rebus Jarang Jêrang Jêrang
Kaki Batis Bêtis Bêtis
Jaman dahulu (Bari) Bahari Bêhari Bêhêri
Omong kosong Karadau Keradau Keradau
Negeri/kampung halaman Banua Benua Benua
Air kencing Kamih Kêméh Kaméh
Sendawa Mariga Mêrêga Bêrêgê
Rukun (Guyub) Rakat Rêkat Rêkat
Baik Baik Bêik Bêik
Banyak Banyak Bênyak Bênyak
Mandi Mandi Mêndi Mêndi
Dapur Dapur Dêpur Dêpur


Perubahan Bahasa Banjar pada suku kata kedua dari vokal u menjadi vokal o dalam Bahasa Kutai. Contoh:

Bahasa Indonesia Bahasa Banjar Bahasa Kutai Tenggarong Bahasa Kutai Kota Bangun
Jauh Jauh Jaoh Jeuh
Keruh Karuh Keroh Karoh
Kucing kurus Kucing kurus Kocéng koros Koceng koros
Perut Parut Perot Parut
Belunjur Bahunjur Behonjor Behonjor
Celana Salawar Seloar Selawar
Bikin Ulah Olah/Polah Molah/Polah

Perubahan konsonan m menjadi konsonan b dalam Bahasa Kutai. Contoh:

Bahasa Indonesia Bahasa Banjar Bahasa Kutai Tenggarong Bahasa Kutai Kota Bangun
Mentua (Mertua) Mintuha Bentuha Bentuha
Menantu Minantu Benantu Benantu
Sendawa Mariga Merega Berega
Mengkudu Bingkudu Bengkudu Bengkudu

Penamaan dokumen hukum

Sebagai contoh, perbedaan dapat dilihat dalam versi masing-masing dari Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia:

Bahasa InggrisBahasa IndonesiaBahasa Melayu (Baku)Bahasa Kutai
Universal Declaration of Human RightsPernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi ManusiaPerisytiharan Hak Asasi Manusia SejagatDeklarasi Sedunia Hak Asasi Manusia Segala Urang
Article 1Pasal 1Perkara 1.Pasal 1
All human beings are born free and equal in dignity and rights. They are endowed with reason and conscience and should act towards one another in a spirit of brotherhood.Semua orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak-hak yang sama. Mereka dikaruniai akal dan hati nurani dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam semangat persaudaraan.Semua manusia dilahirkan bebas dan samarata dari segi kemuliaan dan hak-hak. Mereka mempunyai pemikiran dan perasaan hati dan hendaklah bertindak di antara satu sama lain dengan semangat persaudaraan.Segala urang diberanakkan bebas ngan berempu martabat rata segalanya dengan hak-hak nya jua sama pada. Sida dikaruniai akal ngan hati nurani jua baeknya begaul satu dengan nya lain dalam semangat bedengsanak’an, supaya rakat dalam bekehidupan.’'

Rujukan

  1. Kutai Tenggarong di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
    Kutai Kota Bangun di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. (Indonesia) Suryadikara, Fudiat (1979). Bahasa Kutai. Vol. 27. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Lihat pula

Pranala luar

Aceh-Cam
Gayo-Batak
Sumatra Barat Laut
Melayu
Minangkabau
Melayu Barisan Selatan
Musi
Lampung
Lain-lain

1 Kreol 2 Bahasa isyarat 3 Bahasa isolat 4 Bahasa Pidgin 5 Tidak diklasifikasikan
a juga dituturkan di Malaysia dan/ Brunei Darussalam. • b juga dituturkan di Timor Leste, Papua Nugini dan/ negara-negara Oseania lainnya. Italik: Bahasa punah atau bahasa mati. *Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.

Lihat pula: Daftar bahasa di Indonesia menurut BPS 2010
Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan