Honorius II | |
|---|---|
| Uskup Roma | |
Honorius II digambarkan dalam sebuah fresco di Biara Schussenried | |
| Gereja | Gereja Katolik |
Awal masa kepausan | 21 Desember 1124 |
Akhir masa kepausan | 13 Februari 1130 |
| Pendahulu | Kalistus II |
| Penerus | Inosensius II |
| Imamat | |
Tahbisan uskup | 1117 |
Pelantikan kardinal | 1099 oleh Urbanus II |
| Peringkat | Kardinal Imam (1099–1118) Kardinal Uskup (1118–1124) |
| Informasi pribadi | |
| Nama lahir | Lamberto Scannabecchi |
| Lahir | 9 Februari 1060 Fiagnano, Negara Kepausan, Kekaisaran Romawi Suci |
| Meninggal | 13 Februari 1130 (umur 70 tahun) Roma, Negara Kepausan, Kekaisaran Romawi Suci |
Jabatan sebelumnya |
|
| Paus lainnya yang bernama Honorius | |
Paus Honorius II (9 Februari 1060 – 13 Februari 1130), lahir Lamberto Scannabecchi,[2] adalah kepala Gereja Katolik dan penguasa Negara Kepausan dari tanggal 21 Desember 1124 hingga kematiannya pada tahun 1130.
Meskipun berasal dari latar belakang sederhana, kecerdasan dan kemampuan luar biasanya membuatnya dipromosikan melalui hierarki gerejawi. Berafiliasi dengan keluarga Frangipani dari Roma, pemilihan Paus melalui konklaf kepausan ditentang oleh kandidat saingan, Selestinus II, dan kekerasan digunakan untuk menjamin terpilihnya.
Masa kepausan Honorius berfokus pada memastikan bahwa hak istimewa yang diperoleh Gereja Katolik Roma melalui Konkordat Worms tetap terjaga dan, jika memungkinkan, diperluas. Ia adalah paus pertama yang mengukuhkan pemilihan kaisar Romawi Suci. Karena tidak mempercayai ordo Benediktin tradisional, ia lebih menyukai ordo-ordo monastik baru, seperti Augustinian dan Sistersian, dan berusaha untuk menjalankan kendali yang lebih besar atas pusat-pusat biara yang lebih besar di Monte Cassino dan Cluny Abbey. Ia juga menyetujui ordo militer baru Ksatria Templar pada tahun 1128.
Honorius II gagal mencegah Roger II dari Sisilia memperluas kekuasaannya di Italia selatan dan tidak mampu menghentikan Louis VI dari Prancis untuk ikut campur dalam urusan gereja Prancis. Seperti para pendahulunya, ia mengelola berbagai urusan gereja melalui utusan Kepausan. Dengan kematiannya pada tahun 1130, Gereja kembali dilanda kekacauan dengan terpilihnya dua paus yang saling bersaing, Inosensius II dan antipaus Anakletus II.
Kehidupan awal
Lamberto adalah seorang yang berasal dari pedesaan yang sederhana. Ia lahir di Fiagnano dalam komune Casalfiumanese, dekat Imola yang sekarang adalah wilayah Italia.[2] Berkarier dalam kegerejaan, ia dengan cepat menjadi diakon agung di Bologna,[2]. Di posisi tersebut, kemampuannya akhirnya menarik perhatian Paus Urbanus II,[3] yang kemudian menunjuknya menjadi Kardinal-Imam Titulus St. Praxedis pada 1099. Paus berikutnya, Paus Paskalis II, menjadikan Lamberto sebagai Pastor Lateran[4] sebelum mengangkatnya ke posisi Kardinal-Uskup di Ostia pada 1117.[2] Lamberto adalah salah satu kardinal yang menemani Paus Gelasius II ke pengasingan pada 1118–19 dan berada di sisi Gelasius ketika sang Paus meninggal.[3]
Sumber
- Levillain, Philippe, The Papacy: An Encyclopedia, Vol II: Gaius-Proxies, Routledge, 2002
- Thomas, P. C., A Compact History of the Popes, St Pauls BYB, 2007
- Mann, Horace K., The Lives of the Popes in the Middle Ages, Vol 8 (1925)
- Duffy, Eamon (2001). Saints and Sinners: A History of the Popes. Yale University Press. hlm. 140–141. ISBN 978-0-300-09165-6.
- Catholic Encyclopedia: Honorius II
Referensi
| Didahului oleh: Kalistus II |
Paus 1124–1130 |
Diteruskan oleh: Inosensius II |
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Orang | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |