Kamis, 22 Oktober 2026
05:21 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Paus Yohanes IV

Paus Yohanes IV

Paus Gereja Katolik dari tahun 640 hingga 642

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 640 to 642Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 640 to 642
Artikel ini berisi tentang uskup Roma. Untuk Paus Koptik, lihat Paus Yohanes X dari Aleksandria.

Yohanes IV
Uskup Roma
250px-Papa_Giovanni_IV.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
24 Desember 640
Akhir masa kepausan
12 Oktober 642
PendahuluSeverinus
PenerusTeodorus I
Informasi pribadi
LahirIadera, Dalmatia, Kekaisaran Romawi Timur
Meninggal12 Oktober 642
Vatikan, Roma, Italia, Kekaisaran Romawi Timur
Paus lainnya yang bernama Yohanes

Paus Yohanes IV (Latin: Ioannes IV; meninggal 12 Oktober 642) adalah uskup Roma dari 24 Desember 640 hingga kematiannya pada 12 Oktober 642.[1] Pemilihannya terjadi setelah kekosongan selama empat bulan. Ia menulis surat kepada para imam Irlandia dan Skotlandia untuk memberitahu mereka tentang kesalahan yang mereka lakukan sehubungan dengan waktu perayaan Paskah dan mengutuk Monotelitisme sebagai bidah. Menurut tradisi suci, ia mendirikan Gereja Katolik di Kroasia bersama Kepala Biara Martin.

Terpilih Menjadi Paus

Setelah wafatnya Paus Severinus pada tahun 640, Yohanes IV terpilih sebagai Paus pada tanggal 24 Desember 640. Pada masa kepemimpinannya, Gereja Katolik sedang menghadapi tantangan besar, termasuk konflik teologi dan ancaman dari luar, terutama invasi bangsa Lombard di Italia. Yohanes IV menjadi Paus ke-72 dan memimpin Gereja selama hampir empat tahun, hingga wafatnya pada 12 Oktober 642.

Kepemimpinan dalam Gereja

Masa kepausan Yohanes IV diwarnai oleh upayanya untuk memperkuat iman dan menyatukan Gereja dalam menghadapi perpecahan yang timbul dari ajaran Monotelitisme. Ajaran ini, yang mengklaim bahwa Kristus hanya memiliki satu kehendak ilahi, ditentang oleh Yohanes IV karena dianggap menyimpang dari ajaran yang benar. Ia menegaskan bahwa Yesus Kristus memiliki dua kehendak, yaitu kehendak ilahi dan kehendak manusiawi, sesuai dengan keputusan Konsili Kalsedon.

Sebagai pemimpin rohani, Yohanes IV menulis surat-surat kepada para uskup dan pemimpin Kekaisaran Bizantium untuk mempertahankan ajaran iman yang benar. Ia juga mengirim misi untuk membantu umat Kristen yang menderita akibat invasi bangsa Lombard di wilayah Italia utara.

Peninggalan dan Warisan

Yohanes IV dikenal karena karyanya dalam membangun hubungan dengan umat Kristen di Dalmatia, kampung halamannya. Ia memerintahkan pemulihan gereja-gereja dan memindahkan relikui beberapa martir dari wilayah tersebut ke Roma untuk melindungi mereka dari ancaman bangsa barbar. Salah satu tindakan pentingnya adalah memindahkan relikui Santo Venantius dari Salona ke Roma. Relikui ini ditempatkan di sebuah gereja yang didedikasikan untuk menghormati martir tersebut.

Di bawah kepemimpinan Yohanes IV, Gereja Katolik juga terus memperluas karya misioner, terutama di wilayah-wilayah yang belum menerima iman Kristen. Ia mendukung upaya para misionaris yang membawa Injil ke daerah-daerah terpencil di Eropa.

Wafat dan Kanonisasi

Paus Yohanes IV wafat pada 12 Oktober 642 di Roma. Ia dimakamkan di Basilika Santo Petrus. Setelah kematiannya, Yohanes IV dihormati sebagai seorang santo oleh umat Kristen, terutama di Dalmatia. Ia dikenal sebagai Paus yang setia pada ajaran iman, rendah hati, dan penuh kasih dalam melayani Gereja.

Hari peringatannya dirayakan pada 12 Oktober setiap tahun. Yohanes IV tetap dikenang sebagai salah satu Paus yang teguh mempertahankan kebenaran iman di tengah tantangan zaman, dan tindakannya menjadi teladan bagi pemimpin Gereja pada masa-masa berikutnya.

Referensi

  1. ↑ McKilliam 1912, hlm. 99. sfn error: tanpa target: CITEREFMcKilliam1912 (bantuan)
  1. The Lives of the Popes oleh Richard McBrien.
  2. The Oxford Dictionary of Popes oleh J.N.D. Kelly.
  3. Ensiklopedia Katolik, artikel tentang Paus Yohanes IV.
  4. Sumber-sumber liturgis dan tradisi gereja dari abad ke-7.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan