Selasa, 03 November 2026
03:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Paus Yohanes III

Paus Gereja Katolik dari tahun 561 hingga 574

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 561 to 574Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 561 to 574
Artikel ini berisi tentang Paus Roma. Untuk Paus Koptik Aleksandria, lihat Paus Yohanes III dari Aleksandria.

Yohanes III
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
17 Juli 561
Akhir masa kepausan
13 Juli 574
PendahuluPelagius I
PenerusBenediktus I
Informasi pribadi
Nama lahirKatelinus
Lahir520
Roma, Kerajaan Ostrogotik
Meninggal13 Juli 574 (umur 53–54 tahun)
Roma, Italia, Kekaisaran Romawi Timur
Paus lainnya yang bernama Yohanes

Paus Yohanes III (Latin: Ioannes III; meninggal 13 Juli 574), lahir Katelinus, adalah uskup Roma dari tanggal 17 Juli 561 hingga kematiannya pada tanggal 13 Juli 574.[1]

Kehidupan Awal

Katelinus dilahirkan di Roma pada akhir abad ke-5 atau awal abad ke-6 dalam sebuah keluarga bangsawan. Ayahnya, seorang pejabat tinggi Romawi bernama Anastasius, memberikan pendidikan yang sangat baik kepadanya. Pendidikan ini meliputi teologi, filsafat, dan hukum Romawi, yang kemudian menjadi bekal bagi kepemimpinannya pada masa depan.

Sejak muda, Katelinus menunjukkan kesalehan yang luar biasa. Ia terlibat dalam kehidupan gerejawi dan dikenal sebagai seorang yang rendah hati serta bijaksana. Kesetiaan dan cintanya kepada Allah dan Gereja membuatnya dihormati oleh para imam dan umat di Roma.

Pengangkatan sebagai Paus

Setelah wafatnya Paus Pelagius I pada 4 Maret 561, Katelinus terpilih menjadi Paus dan mengambil nama Yohanes III. Penobatannya berlangsung pada 17 Juli 561. Pemilihannya disambut dengan sukacita oleh umat karena reputasinya sebagai seorang pemimpin yang bijaksana dan takut akan Allah.

Kepemimpinan dan Tantangan

Paus Yohanes III memimpin Gereja di tengah-tengah masa kekacauan. Italia pada masa itu menjadi medan peperangan antara Kekaisaran Romawi Timur yang dipimpin oleh Kaisar Yustinus II dan kerajaan-kerajaan barbar, khususnya bangsa Langobardi yang terus-menerus menyerang Italia.

Peran dalam Perdamaian

Yohanes III dikenal sebagai seorang pendamai. Ia bekerja sama dengan Narses, seorang jenderal Romawi Timur, untuk melindungi Roma dari serangan bangsa Langobardi. Namun, keterlibatannya dengan Narses juga menimbulkan kontroversi di kalangan penduduk Roma, yang menyalahkan Narses atas penderitaan mereka akibat perang.

Pembangunan Gereja

Selama masa kepemimpinannya, Paus Yohanes III memperhatikan pembangunan dan pemeliharaan gereja-gereja di Roma. Ia dikenal sangat peduli terhadap kebersihan liturgi dan memastikan bahwa upacara ibadah dilakukan dengan khidmat sesuai tradisi apostolik.

Kesalehan dan Doa

Paus Yohanes III sering disebut sebagai seorang yang memiliki kehidupan doa yang sangat mendalam. Dalam masa-masa sulit, ia memimpin umat dalam doa dan puasa, memohon perlindungan Allah bagi Gereja dan bangsa Roma.

Wafat dan Warisan

Paus Yohanes III wafat pada 13 Juli 574 setelah memimpin Gereja selama 13 tahun. Jenazahnya dimakamkan di Basilika Santo Petrus di Roma. Masa kepemimpinannya dikenang sebagai periode di mana Gereja tetap teguh di tengah-tengah kesulitan besar.

Warisan Yohanes III adalah contoh kepemimpinan yang setia kepada Allah di tengah-tengah situasi duniawi yang penuh tantangan. Ia dihormati sebagai seorang gembala yang berjuang demi kedamaian dan kelangsungan Gereja di Italia.

Didahului oleh:
Pelagius I
Paus
561 – 574
Diteruskan oleh:
Benediktus I

Referensi

  1. ↑ 20px-Wikisource-logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Herbermann, Charles, ed. (1910). Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company.{{cite encyclopedia}}: |title= tidak ada atau kosong
  1. J.N.D. Kelly, The Oxford Dictionary of Popes. Oxford: Oxford University Press, 1986.
  2. Claudio Rendina, The Popes: Histories and Secrets. New York: Seven Hills Books, 2002.
  3. Catholic Encyclopedia, "Pope John III".
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak


Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan