Selasa, 27 Oktober 2026
02:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Paus Klemens XIV

Paus Klemens XIV

Kepala Gereja Katolik dari tahun 1769 hingga 1774

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 1769 to 1774Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 1769 to 1774

Klemens XIV
Uskup Roma
250px-Giovanni_Domenico_Porta_%E2%80%93_Ritratto_di_papa_Clemente_XIV_%28c._1770%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret oleh Giovanni Domenico Porta, sekitar tahun 1770 (cat minyak di atas kanvas, 70 x 58,5 cm, museum kota Acquapendente)
GerejaGereja Katolik
Awal masa jabatan
19 Mei 1769
Masa jabatan berakhir
22 September 1774
PendahuluKlemens XIII
PenerusPius VI
Imamat
Tahbisan imam
sekitar 1731
Tahbisan uskup
28 Mei 1769
oleh Federico Marcello Lante Montefeltro Della Rovere
Pelantikan kardinal
24 September 1759
oleh Klemens XIII
Informasi pribadi
Nama lahirGiovanni Vincenzo Antonio Ganganelli
Lahir(1705-10-31)31 Oktober 1705
Santarcangelo di Romagna, Negara Kepausan
Meninggal22 September 1774(1774-09-22) (umur 68)
Roma, Negara Kepausan
MakamSanti Apostoli, Roma
Jabatan sebelumnya
LambangLambang Klemens XIV
Paus lainnya yang bernama Klemens

Paus Klemens XIV (bahasa Latin:Clemens XIV; bahasa Italia:Clemente XIV; 31 Oktober 1705 – 22 September 1774), lahir Giovanni Vincenzo Antonio Ganganelli, adalah kepala Gereja Katolik dan penguasa Negara Kepausan dari 19 Mei 1769 hingga kematiannya pada bulan September 1774. Pada saat terpilih, dia adalah satu-satunya biarawan Fransiskan di Dewan Kardinal, yang merupakan anggota Ordo Saudara Dina Konventual. Dia adalah Paus terakhir yang mengambil nama kepausan "Klemens" setelah terpilih.

Pada masa kepausannya, Klemens memerintahkan penindasan Serikat Yesus.

Kehidupan Awal

Ganganelli lahir di Santarcangelo di Romagna pada tahun 1705[1] Sebagai anak kedua dari Lorenzo Ganganelli, lahir pada tahun 1647, seorang dokter yang berasal dari Borgo Pace di Kadipaten Urbino, dan Angela Serafina Maria Mazzi (atau Macci), seorang bangsawan dari Pesaro, dan cucu dari pihak ayah Alessandro Ganganelli dan istrinya Porzia Franceschi. Ia menerima sakramen baptisan pada tanggal 2 November 1705 di gereja paroki Sant'Agata.

Ganganelli awalnya belajar di Verucchio tetapi kemudian menerima pendidikannya dari Serikat Yesus di Rimini sejak tahun 1717. Ia juga belajar dengan para Piaris dari Urbino. Ganganelli masuk ke dalam Ordo Friar Minor Conventual pada tanggal 15 Mei 1723 di Forlì, mengambil nama Lorenzo Francesco. Ia menjalani masa novisiatnya di Urbino, tempat sepupunya Vincenzo menjadi seorang biarawan. Ia diikrarkan sebagai anggota penuh ordo tersebut pada tanggal 18 Mei 1724. Dia dikirim ke biara-biara Pesaro, Fano, dan Recanati dari tahun 1724 hingga 1728 di mana ia melakukan studi teologinya. Dia melanjutkan studinya di Roma di bawah bimbingan Antonio Lucci dan memperoleh gelar doktor di bidang teologi pada tahun 1731.[2]

Imamat dan Kardinal

Ganganelli ditahbiskan sekitar waktu ini setelah menerima gelar doktornya dan mengajar filsafat dan teologi selama hampir satu dekade di Ascoli, Bologna, dan Milan. Ia kemudian kembali ke Roma sebagai rektor perguruan tinggi tempat ia belajar dan kemudian terpilih sebagai Definitior Jenderal dari ordo tersebut pada tahun 1741.[1] Dalam pertemuan umum ordonya pada tahun 1753 dan 1756, ia menolak jabatan jenderal ordonya dan beberapa orang menduga hal itu disebabkan oleh keinginannya untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.[2]

Ganganelli menjadi teman Paus Benediktus XIV, yang pada tahun 1758 menunjuknya untuk menyelidiki masalah fitnah darah tradisional mengenai orang Yahudi, yang ternyata tidak benar menurut Ganganelli.[3]

250px-Cardinale_Giovanni_Vincenzo_Ganganelli.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kardinal Ganganelli.

Paus Klemens XIII melantik Ganganelli ke jabatan kardinal pada tanggal 24 September 1759 dan mengangkatnya sebagai Kardinal-Imam San Lorenzo in Panisperna. Pengangkatannya terjadi atas desakan dari Lorenzo Ricci, yang merupakan Superior Jenderal Serikat Yesus.

Ganganelli memilih untuk menjadi Kardinal-Imam Santi Apostoli pada tahun 1762.[4] Pada tahun 1768 ia dinobatkan sebagai "ponens" dari proses beatifikasi Juan de Palafox y Mendoza.[2]

Referensi

Sumber

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pope Clement XIV.
Jabatan Gereja Katolik
Didahului oleh:
Klemens XIII
Paus
19 Mei 1769 – 22 September 1774
Diteruskan oleh:
Pius VI
Didahului oleh:
{{{Pendahulu}}}
Paus
{{{tahun}}}
Diteruskan oleh:
{{{Penerus}}}
Pranala ke artikel terkait
Sejarah
(Linimasa
Gerejawi
Kehakiman)
Gereja Perdana
Gereja Raya
Abad Pertengahan
Zaman Modern
Teologi
(Alkitab
Tradisi
Katekismus)
Umum
Eklesiologi
Sakramen
Mariologi
Filsafat
Para Kudus
Organisasi
(Hierarki
Hukum Kanon
Umat Awam
Jenjang Kehormatan
Menurut Negara)
Takhta Suci
(Daftar Paus)
Kota Vatikan
Politas (Imamat)
Hidup Bakti
Gereja Partikular
Sui Iuris
Liturgi Katolik
Budaya
Media
Tarekat,
Institut,
Serikat Religius
Serikat
Umat Beriman
Amal Kasih
Umum
Gereja Purba
(30–325/476)
Awal Mula dan
Zaman Apostolik (30–100)
Zaman Pranikea (100–325)
Abad Kuno
(313–476)
Gereja Raya
(180–451)
Agama negara
Kekaisaran Romawi

(380–451)
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan Madya
Abad Pertengahan Akhir
Abad Ke-19
Abad Ke-20
Abad Ke-21
Templat:Fransiskan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan