Selasa, 22 September 2026
15:52 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Sistersien

Sistersien

Ordo Katolik Roma dari reformasi Benediktin dalam tradisi biara Citaux

250px-J%C3%B6rg_Breu_d._%C3%84._002.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para rahib Sistersien saat sedang bekerja

Sistersien (O.Cist.) adalah tarekat atau ordo kerahiban yang dirintis Robert dari Molesme.[1] Tarekat ini terbentuk di Citeaux, Prancis pada tahun 1098.[2] Perkembangan dari tarekat ini akibat rasa tidak puas terhadap Peraturan Benediktus di biara Benediktin yang dinilai terlalu longgar pelaksanaannya.[1] Oleh karena itu, tarekat Sistersien berkomitmen untuk lebih memperketat peraturannya dibanding biara Benediktin.[2] Keunikan tarekat ini adalah pakaiannya yang berwarna putih sehingga mereka sering disebut juga tarekat jubah putih.[1] Pemakaian jubah putih bertujuan agar mereka dapat dibedakan dengan Tarekat Benediktin yang memakai jubah hitam.[1] Tarekat Sistersien mempunyai peraturan khusus yang disebut Karta Karitatis.[1] Salah satu tokoh yang masuk menjadi anggota tarekat Sistersien adalah Bernardus dari Clairvaux.[1] Bersama dengan sembilan orang bangsawan, Bernardus masuk ke tarekat ini tahun 1112.[1] Tarekat Sistersien biasanya membangun biaranya di lembah-lembah dan tempat-tempat sunyi.[1] Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka juga bekerja sebagai petani dan peternak.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Indonesia) F.D Wellem. 2004. Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm. 428.
  2. 1 2 (Inggris) Dale T. Irvin, Scott W. Sunquist . 2001. History of The World Christian Movement, volume I: Earliest Christianity to 1453. New York: Orbis Books. Hlm. 411.
Ordo dengan pria dan wanita
Lambang Vatikan
Lambang Vatikan
Ordo khusus pria
Ordo khusus wanita
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan