Rabu, 21 Oktober 2026
18:28 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Konsili Lateran IV

Konsili Lateran IV

Bagikan:
40px-Emblem_of_the_Papacy_SE.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dari seri Gereja Katolik tentang
Konsili oikumenis
Gambar cetak dari Abad Pembaharuan yang menggambarkan suasana penyelenggaraan Konsili Trento
Gambar Konsili Trento dari era Renaisans
Abad Klasik
(325–451)
Abad Pertengahan Awal
(553–870)
Abad Pertengahan Madya
(1123–1312)
Abad Pertengahan Akhir
(1414–1563)
Zaman Modern
(1869–1965)
icon PortalKatolik
250px-Innozenz3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Konsili Lateran IV (tahun 1215) merupakan konsili terpenting dari semua konsili Lateran.[1] Gereja menyerap ide-ide dari Paus Innocentius, hanya dalam waktu tiga hari, sidang tersebut dapat menghasilkan ratusan dekret.[2]

Hasil konsili

Sumbangsih Paus Innosensius III dapat terlihat dari beberapa hasil Konsili Lateran IV yang di antaranya:[2][rujukan?][butuh sumber yang lebih baik]

  • Setiap orang harus mengaku segala dosanya pada imam, setidaknya satu kali dalam setahun sebagai persiapan untuk mengikuti Sakramen Ekaristi pada perayaan Paskah. Jika seseorang tidak menerima Ekaristi saat Paskah, kecuali ada alasan yang layak dan sesuai saran dari bapa pengakuannya, maka ia dilarang masuk di dalam Gereja dan ketika ia meninggal, Gereja tidak akan mengambil bagian dalam pemakamannya. Begitupun dengan para imam diberikan mandat untuk tidak membuka “materai pengakuan dosa” dan jika hal ini dilanggar, maka imam dipecat dan dihukum untuk menebus dosanya di biara untuk seumur hidupnya.
  • Doktrin Transubstansi (perubahan substansi roti dan anggur menjadi Tubuh dan Darah Kristus) dengan resmi menjadi bagian dari Gereja. Gereja memandang bahwa komuni sangatlah penting untuk memperoleh keselamatan. Kesempatan inilah yang digunakan untuk berhubungan langsung dengan Tubuh dan Darah Kristus.
  • Ia pun memberlakukan peraturan bahwa setiap katedral harus memiliki guru teologi. Hal ini diberlakukan dengan maksud agar dapat memberikan penjelasan kepada para imam mengenai berbagai masalah yang menyangkut ketidaktahuan imam.
  • Konsili juga mengatur langkah untuk menghukum orang-orang sesat dan menyita harta mereka. Para pejabat yang melindungi para penyesat akan mendapat ekskomunikasi di dalam masyarakat. Beberapa kaum Albigensis, kaum yang berpegang pada kepercayaan Gnostik dan Manikheisme, dan kaum Waldens dikutuk oleh Gereja.

Referensi

  1. ↑ F.D.Wellem. Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.
  2. 1 2 Tony Lane. Runtut Pijar - Sejarah Pemikiran Kristiani. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.
Tujuh konsili
oikumenis pertama
120px-Nicaea_icon.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diakui oleh
Gereja Katolik
Sebagian diakui oleh
Gereja Ortodoks Timur
Diakui oleh
Gereja Ortodoks Oriental
Diakui oleh
Gereja dari Timur
Lihat juga
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan