Selasa, 20 Oktober 2026
11:37 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Paus Aleksander VII

Paus Aleksander VII

Kepala Gereja Katolik dari tahun 1655 hingga 1667

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 1655 to 1667Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 1655 to 1667

Aleksander VII
Uskup Roma
250px-Portrait_of_Pope_Alexander_VII_Chigi_%28by_Giovanni_Battista_Gaulli_-_Baciccio%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
7 April 1655
Akhir masa kepausan
22 Mei 1667
PendahuluInosensius X
PenerusKlemens IX
Imamat
Tahbisan imam
Desember 1634
Tahbisan uskup
1 Juli 1635
oleh Miguel Juan Balaguer Camarasa
Pelantikan kardinal
19 Februari 1652
oleh Inosensius X
Informasi pribadi
Nama lahirFabio Chigi
Lahir(1599-02-13)13 Februari 1599
Siena, Kadipaten Agung Toscana
Meninggal22 Mei 1667(1667-05-22) (umur 68)
Roma, Negara Kepausan
Jabatan sebelumnya
SemboyanMontium custos
(Latin untuk 'Penjaga gunung')
Tanda tanganTanda tangan Aleksander VII
LambangLambang Aleksander VII
Paus lainnya yang bernama Aleksander

Paus Aleksander VII (Italia: Alessandro VII; 13 Februari 1599 –22 Mei 1667), lahir Fabio Chigi, adalah kepala Gereja Katolik dan penguasa Negara Kepausan dari tanggal 7 April 1655 hingga kematiannya pada Mei 1667.[1][2]

Ia memulai kariernya sebagai wakil utusan kepausan, dan ia memegang berbagai posisi diplomatik di Takhta Suci. Ia ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1634, dan ia menjadi uskup Nardo pada tahun 1635. Ia kemudian dipindahkan pada tahun 1652, dan ia menjadi uskup Imola. Paus Inosensius X mengangkatnya menjadi sekretaris negara pada tahun 1651 dan, pada tahun 1652, ia diangkat menjadi kardinal.

Di awal masa kepausannya, Alexander hidup sederhana dan mempertahankan posisi anti-nepotisme yang dipegangnya pada saat terpilih; namun kemudian, kerabatnya mendapat pekerjaan di pemerintahannya dan mendominasi pemerintahan tersebut. Pemerintahannya berupaya mendukung Yesuit. Namun, hubungan pemerintahannya dengan Kerajaan Prancis menjadi tegang karena gesekan yang terjadi dengan para diplomat Prancis.

Aleksander tertarik pada arsitektur dan mendukung berbagai proyek perkotaan di Roma. Ia juga menulis puisi dan menjadi pelindung para seniman yang memperluas dekorasi gereja. Tulisan-tulisan teologisnya mencakup pembahasan tentang heliosentrisme dan Dikandung Tanpa Noda.

  1. ↑ Williams, George L. (1998). Papal Genealogy: The Families and Descendants of the Popes. McFarland & Company. hlm. 114.
  2. ↑ Catatan tentang penomoran: Paus Aleksander V sekarang dianggap sebagai antipaus. Namun pada saat itu, fakta ini tidak diakui sehingga Paus Aleksander kelima yang sebenarnya mengambil nomor resmi VI. Hal ini menyebabkan Paus Aleksander keenam yang sebenarnya mengambil nomor VII. Akibatnya, penomoran semua Paus Aleksander berikutnya bertambah satu angka. Paus Aleksander VI–VIII sebenarnya adalah paus kelima hingga ketujuh dengan nama tersebut.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan