Selasa, 06 Oktober 2026
12:28 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan

Paus Yohanes II

Paus Gereja Katolik dari tahun 533 hingga 535

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 533 to 535Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 533 to 535
Untuk Paus Koptik dari tahun 505 hingga 516, lihat Paus Yohanes II (III) dari Aleksandria. Untuk Paus Katolik dari tahun 1978 hingga 2005, lihat Paus Yohanes Paulus II.

Yohanes II
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
2 Januari 533
Akhir masa kepausan
8 Mei 535
PendahuluBonifas II
PenerusAgapitus I
Informasi pribadi
Nama lahirMerkurius
Lahirca 475
Roma, Italia, Kekaisaran Romawi Barat
Meninggal8 Mei 535 (umur 59–60 tahun)
Roma, Kerajaan Ostrogotik
MakamBasilika Santo Petrus
Paus lainnya yang bernama Yohanes

Paus Yohanes II (Latin: Ioannes II; ca 475 – 8 Mei 535), lahir Merkurius, adalah Uskup Roma dari tanggal 2 Januari 533 hingga kematiannya pada tanggal 8 Mei 535. Sebagai seorang imam di Basilika San Clemente, ia memberikan sumbangan untuk gereja itu dan memesan ukiran batu untuknya. Merkurius menjadi paus pertama yang mengadopsi nama kepausan baru setelah diangkat ke jabatan tersebut. Selama masa kepausannya, Yohanes II secara khusus memecat Uskup Contumeliosus dari Riez dari jabatannya, mengadakan konsili tentang penerimaan kembali pendeta Arian, dan menyetujui dekrit Kaisar Yustinianus, yang menyebarkan doktrin yang ditentang oleh pendahulunya, Paus Hormisdas.

Latar Belakang dan Kehidupan Awal

Merkurius lahir sekitar tahun 470 di Roma, yang saat itu merupakan bagian dari Kekaisaran Romawi Barat. Nama aslinya, yang diambil dari dewa pagan Romawi, menunjukkan bahwa ia berasal dari keluarga Kristen yang hidup di tengah pengaruh kuat budaya pagan. Tidak banyak yang diketahui tentang masa mudanya, tetapi ia dikenal karena kebajikannya, kerendahan hatinya, dan kesetiaannya kepada ajaran Kristus.

Merkurius menjadi seorang imam di Roma dan melayani dengan tekun di komunitasnya. Ia dikenal sebagai seorang pembela iman yang gigih, yang menentang segala bentuk bidaah dan penyimpangan dari ajaran Gereja. Kariernya dalam hierarki Gereja akhirnya membawanya kepada pemilihan sebagai Paus setelah kematian pendahulunya, Paus Bonifasius II.

Pemilihan dan Penggantian Nama

Setelah terpilih pada tahun 533, Merkurius memilih untuk mengganti namanya menjadi Yohanes II. Langkah ini dianggap penting karena nama aslinya, yang terkait dengan dewa pagan, dianggap tidak pantas bagi seorang pemimpin Gereja. Tindakan Yohanes II mencerminkan keyakinannya akan pemurnian spiritual dan komitmennya untuk menjauhkan Gereja dari pengaruh paganisme.

Penggantian nama ini menjadi preseden bagi paus-paus berikutnya, terutama dalam situasi di mana nama asli paus dianggap tidak sesuai dengan martabat jabatan kepausan.

Masa Kepausan

Perselisihan Ajaran

Kepausan Yohanes II berlangsung pada masa kekacauan doktrinal di Gereja. Salah satu tantangan besar pada masa itu adalah kontroversi seputar Monofisitisme, sebuah ajaran yang menyatakan bahwa Kristus hanya memiliki satu kodrat, yaitu ilahi, dan bukan dua kodrat, yaitu ilahi dan manusia. Yohanes II dengan tegas menegaskan kembali ajaran Konsili Kalsedon (451) yang mengakui kedua kodrat tersebut.

Kaisar Yustinianus I, penguasa Kekaisaran Romawi Timur, mencoba memengaruhi keputusan Gereja dalam perselisihan ini. Yohanes II dengan bijaksana menjaga keseimbangan antara mempertahankan independensi Gereja dan menjaga hubungan baik dengan kekaisaran.

Skisma di Afrika Utara

Yohanes II juga menghadapi skisma di Afrika Utara yang melibatkan penunjukan uskup-uskup secara ilegal oleh kelompok-kelompok tertentu. Paus bekerja untuk memulihkan kesatuan Gereja di wilayah tersebut dengan mengirimkan utusan dan surat-surat pastoral yang menegaskan otoritas Gereja Roma.

Kebijakan Gereja dan Reformasi

Yohanes II dikenal sebagai paus yang memperhatikan integritas moral para klerus. Ia mengeluarkan dekrit yang melarang praktik-praktik korupsi, seperti pembelian jabatan gerejawi (simonia). Ia juga menekankan pentingnya kesucian hidup di antara para uskup dan imam.

Kematian dan Warisan

Paus Yohanes II wafat pada 8 Mei 535 setelah memimpin Gereja selama lebih dari dua tahun. Jenazahnya dimakamkan di Basilika Santo Petrus di Roma. Meskipun masa kepausannya relatif singkat, Yohanes II dikenang sebagai paus yang bijaksana dan setia kepada ajaran Gereja.

Tindakan Yohanes II mengganti namanya dan membela iman menjadi teladan bagi para paus dan umat Kristen sepanjang sejarah. Ia dihormati sebagai seorang pemimpin yang membawa Gereja melewati masa-masa sulit dengan penuh keteguhan dan hikmat.

Lihat pula

Didahului oleh:
Bonifasius II
Paus
533 – 535
Diteruskan oleh:
Agapitus I

Referensi

  1. Kelly, J. N. D. The Oxford Dictionary of Popes. Oxford University Press, 1986.
  2. Mann, Horace K. The Lives of the Popes in the Early Middle Ages, Vol. 3: The Popes Under the Lombard Rule, St. Gregory I (590-604). Kegan Paul, 1903.
  3. Richards, Jeffrey. The Popes and the Papacy in the Early Middle Ages: 476–752. Routledge, 1979.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak


Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan