Rabu, 21 Oktober 2026
01:45 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Paus Hormidas

Paus Hormidas

Paus Gereja Katolik dari tahun 514 hingga 523

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 514 to 523Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 514 to 523
"Santo Hormidas" beralih ke halaman ini. Untuk biarawan Suriah abad ke-7, lihat Rabban Hormizd. Untuk martir Persia abad ke-5, lihat Hormizd sang Martir.

Hormidas
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
20 Juli 514
Akhir masa kepausan
6 Agustus 523
PendahuluSimakhus
PenerusYohanes I
Imamat
Pelantikan kardinal
sebelum 514
oleh Simakhus
PeringkatKardinal-Diakon
Informasi pribadi
Lahirc. 450
Frusino, Kekaisaran Romawi Barat
Meninggal6 Agustus 523 (umur 72 –73 tahun)
Roma, Kerajaan Ostrogoth
Anak1, Paus Silverius
Orang kudus
Hari peringatan6 Agustus[1]
250px-Tafel_paepste.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daftar paus yang dimakamkan di Basilika Santo Petrus, dengan Hormisdas tercantum di kolom pertama.

Paus Hormidas (/hɔːrˈmɪzdəs/;[2] c. 450[2] – 6 Agustus 523) adalah uskup Roma dari tanggal 20 Juli 514 hingga kematiannya pada tanggal 6 Agustus 523.[3] Masa kepausannya didominasi oleh skisma Akasia, dimulai pada tahun 484 oleh upaya Acacius dari Konstantinopel untuk menenangkan orang-orang non-Kalsedonia. Upayanya untuk menyelesaikan perpecahan ini berhasil, dan pada tanggal 28 Maret 519, penyatuan kembali antara Konstantinopel dan Roma disahkan di katedral Konstantinopel di hadapan banyak orang.[3]

Kehidupan Awal

Hormisdas dilahirkan sekitar tahun 450 di Frosinone, Italia, dalam keluarga Kristen yang saleh. Sebelum menjadi Paus, ia melayani gereja sebagai seorang diaken. Dalam tugas-tugasnya, ia dikenal sebagai pelayan yang setia dan bijaksana, dengan kemampuan berbicara yang meyakinkan serta perhatian besar terhadap orang miskin dan yang tertindas.

Kepemimpinan sebagai Paus

Pemilihan sebagai Paus

Setelah wafatnya Paus Simakhus pada tanggal 19 Juli 514, Hormisdas terpilih sebagai Paus pada 20 Juli 514. Pemilihannya berlangsung tanpa konflik besar, sebuah hal yang jarang terjadi pada masa itu, mengingat ketegangan internal yang sering terjadi dalam gereja.

Penyelesaian Skisma Akasia

Skisma Akasia, yang terjadi akibat perselisihan antara Takhta Roma dan Patriarkat Konstantinopel pada tahun 484, merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Hormisdas. Perselisihan ini dimulai karena Patriark Akasius dari Konstantinopel mendukung Henotikon, sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh Kaisar Zeno untuk mencoba menyatukan penganut Kristen Kalsedon dan non-Kalsedon, tetapi dianggap bertentangan dengan ajaran Gereja Roma.

Hormisdas mengutus delegasi ke Konstantinopel dan bernegosiasi dengan Kaisar Yustinus I serta Patriark Yohanes II dari Konstantinopel. Pada tahun 519, melalui "Formula Hormisdas," ia berhasil memulihkan persekutuan antara Roma dan Konstantinopel. Formula ini menegaskan supremasi Paus dan pentingnya doktrin Kalsedon sebagai dasar persatuan.

Hubungan dengan Kekaisaran Romawi Timur

Hormisdas membangun hubungan baik dengan Kaisar Yustinus I, yang mendukung upaya penyelesaian skisma. Hubungan ini juga menjadi dasar bagi kerja sama antara gereja dan negara dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia Kristen, termasuk ancaman dari kelompok-kelompok bidah.

Reformasi dan Administrasi Gereja

Hormisdas dikenal karena usahanya memperbaiki administrasi gereja dan menegakkan disiplin di kalangan klerus. Ia memastikan bahwa keputusan sinode dan doktrin gereja ditegakkan dengan tegas. Hormisdas juga dikenal karena perhatiannya terhadap kebutuhan umat beriman, khususnya orang miskin, dengan memberikan bantuan dan dukungan melalui karya-karya amal.

Warisan dan Pengaruh

Paus Hormisdas dikenang sebagai seorang pemimpin yang bijaksana, damai, dan tegas dalam membela ajaran gereja. Formula Hormisdas yang dirumuskannya tetap menjadi salah satu dokumen penting dalam sejarah teologi Kristen. Kepemimpinannya membawa kestabilan bagi gereja, yang sebelumnya dilanda perpecahan akibat skisma.

Kematian

Hormisdas wafat pada 6 Agustus 523 dan dimakamkan di Basilika Santo Petrus di Roma. Ia dihormati sebagai seorang santo dalam Gereja Katolik, dengan hari peringatannya jatuh pada tanggal 6 Agustus.

Didahului oleh:
Symnakus
Paus
514 – 523
Diteruskan oleh:
Yohanes I

Referensi

  1. ↑ "Saint Hormisdas". Patron Saints Index. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-05-30.
  2. 1 2 "Hormisdas, St." in William Darrach Halsey, Collier's Encyclopedia Volume 12, Macmillan Educational Company, 1984, p. 244.
  3. 1 2 20px-Wikisource-logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Herbermann, Charles, ed. (1913). Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company.{{cite encyclopedia}}: |title= tidak ada atau kosong
  1. "The Lives of the Popes," oleh Richard P. McBrien.
  2. "History of the Church," oleh Eusebius of Caesarea (edisi terjemahan).
  3. Dokumen Gereja Roma terkait Formula Hormisdas.
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan