Selasa, 20 Oktober 2026
07:24 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Kerajaan Ostrogoth

Kerajaan Ostrogoth

Bagikan:
Kerajaan Ostrogoth
Regnum Ostrogothi orum (Latin)
𐌲𐌿𐍄𐌸𐌹𐌿𐌳𐌰 𐌸𐌹𐌿𐌳𐌹𐌽𐌰𐍃𐍃𐌿𐍃 (Gothic)
Gutþiuda þiudinassus
493–553
Kerajaan Ostrogoth pada puncak kejayaannya.
Kerajaan Ostrogoth pada puncak kejayaannya.
Ibu kotaRavenna
Bahasa umumBahasa Latin (Umum), Bahasa Goth (Kaum Elit)
Agama Arianisme pada orang-orang Goth,
Kekristenan Khalsedon pada orang-orang Romawi
PemerintahanMonarki
Raja 
• 493–526
Theodoric yang Agung (pertama)
• 552–553
Teia (terakhir)
Sejarah 
• Jatuhnya Ravenna
493
• Dimulainya Perang Goth
535
553
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Odoacer
ksrKekaisaran
Bizantium

Kerajaan Ostrogoth adalah negara yang didirikan oleh orang-orang Ostrogoth di wilayah Italia dan sekitarnya pada tahun 493. Negara Ostrogoth menggantikan Odoacer, penguasa de facto Italia yang telah menjatuhkan kaisar terakhir Romawi Barat tahun 476. Kerajaan ini mencapai kejayaannya pada masa kekuasaan raja pertamanya, Theodoric yang Agung.

Dimulai dari tahun 535, atas perintah Kaisar Yustinianus I, Kekaisaran Romawi Timur menyerang Italia. Penguasa Ostrogoth saat itu, Witiges, tidak mampu bertahan dan ditangkap saat ibu kota Ravenna jatuh. Ostrogoth di bawah pimpinan penguasa baru Totila berhasil mampu penaklukan, tetapi pada akhirnya berhasil ditaklukan. Raja terakhir Ostrogoth adalah Teia.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan