Kamis, 29 Oktober 2026
20:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Paus Stefanus IV

Kepala Gereja Katolik dari tahun 816 hingga 817

Bagikan:
Head of the Catholic Church from 816 to 817Templat:SHORTDESC:Head of the Catholic Church from 816 to 817

Stefanus IV
Uskup Roma
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
22 Juni 816
Akhir masa kepausan
24 Januari 817
PendahuluLeo III
PenerusPaskalis I
Informasi pribadi
LahirRoma, Negara Kepausan
Meninggal24 Januari 817
Roma, Negara Kepausan
Paus lainnya yang bernama Stefanus

Paus Stefanus IV (Latin: Stephanus IV; meninggal 24 Januari 817) adalah uskup Roma dan penguasa Negara Kepausan dari Juni 816 hingga kematiannya pada 24 Januari 817.[1] Stefanus berasal dari keluarga bangsawan Romawi. Pada bulan Oktober 816, ia menobatkan Ludwig yang Saleh sebagai kaisar di Reims, dan membujuknya untuk membebaskan beberapa tahanan politik Romawi yang ditahannya. Ia kembali ke Roma, melalui Ravenna, sekitar bulan November dan meninggal pada bulan Januari berikutnya.

Pelayanan Sebelum Kepausan

Sebelum menjabat sebagai Paus, Stefanus melayani Gereja sebagai seorang diakon. Dalam pelayanannya, ia dikenal sebagai seorang pembela iman yang gigih, terutama terhadap ajaran sesat yang mulai merongrong Gereja. Ia juga dikenal karena kebaikan hatinya terhadap kaum miskin dan sakit. Dalam setiap tindakannya, ia mencerminkan ajaran Yesus Kristus, sebagaimana tertulis: "Karena Aku lapar, kamu memberi Aku makan; Aku haus, kamu memberi Aku minum; Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan." (Matius 25:35).

Kepausan Stefanus IV

Stefanus IV terpilih sebagai Paus pada Juli 816 M, menggantikan Paus Leo III. Pemilihannya didukung oleh seluruh rakyat Roma, yang melihatnya sebagai seorang pemimpin yang penuh kasih dan kebijaksanaan. Masa kepausannya dimulai di tengah situasi politik yang rumit, dengan munculnya kekuatan Kekaisaran Karoling di bawah pemerintahan Kaisar Louis yang Saleh (Ludovico Pio).

Penahbisan Kaisar Louis yang Saleh

Salah satu tindakan paling penting dalam kepausan Stefanus IV adalah perjalanannya ke Prancis untuk meneguhkan kekuasaan Kaisar Louis yang Saleh. Pada tahun 816 M, Stefanus sendiri memahkotai Louis di Reims, memberikan legitimasi rohani kepada pemerintahannya. Dalam pidatonya, Paus Stefanus IV mengutip Mazmur: "Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapi-Nya, Ia menjawab dari sorga-Nya yang kudus." (Mazmur 20:6).

Langkah ini memperkuat hubungan antara Tahta Suci di Roma dan Kekaisaran Karoling, yang dianggap sebagai pelindung Gereja pada masa itu. Namun, Stefanus juga mengingatkan Louis untuk tetap rendah hati di hadapan Tuhan, sebagaimana tertulis: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." (Yakobus 4:6).

Perbaikan Relasi dengan Gereja Timur

Di masa kepemimpinannya, Stefanus IV juga berupaya memperbaiki hubungan dengan Gereja Timur. Ia mengirim utusan ke Konstantinopel untuk membangun dialog dengan Patriarkh Timur, meskipun usaha ini menghadapi banyak tantangan akibat perbedaan doktrinal.

Kehidupan Rohani

Sebagai seorang pemimpin rohani, Stefanus IV dikenal karena hidupnya yang saleh. Ia sering ditemukan berdoa di Basilika Santo Petrus hingga larut malam. Dalam doanya, ia memohon kepada Tuhan agar Gereja tetap bersatu dan kuat menghadapi segala ancaman. Sebagaimana tertulis: "Aku berdoa bukan untuk mereka saja, tetapi juga untuk orang-orang yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka, supaya mereka semua menjadi satu." (Yohanes 17:20-21).

Stefanus juga mencanangkan beberapa hari puasa dan doa bersama umat, mengingatkan mereka akan pentingnya pertobatan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (Matius 4:17).

Wafat dan Warisan

Paus Stefanus IV meninggal dunia pada tanggal 24 Januari 817 M, hanya beberapa bulan setelah menahbiskan Kaisar Louis yang Saleh. Ia dimakamkan dengan penghormatan besar di Basilika Santo Petrus. Kepausannya yang singkat dikenang sebagai masa pemulihan hubungan antara Gereja dan Kekaisaran, serta sebagai teladan kesalehan dan kepemimpinan rohani.

Warisan Stefanus IV terus dikenang oleh Gereja. Ia dianggap sebagai seorang pemimpin yang dipenuhi hikmat dan kasih Tuhan, sebagaimana tertulis: "Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah." (Matius 5:9).

Didahului oleh:
Leo III
Paus
816 – 817
Diteruskan oleh:
Paskalis I

Referensi

  1. ↑ Mann, Horace. "Pope Stephen (IV) V." The Catholic Encyclopedia Vol. 14. New York: Robert Appleton Company, 1912. 19 September 2017
  1. John, Norman. *History of the Papacy in the Middle Ages*. Cambridge University Press, 1992.
  2. Kelly, J.N.D. *The Oxford Dictionary of Popes*. Oxford University Press, 1986.
  3. Alkitab Terjemahan Baru (LAI).
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan