Rabu, 14 Oktober 2026
21:21 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Paus Anisetus

Paus Anisetus

Paus Gereja Katolik dari tahun 157 hingga 168

Bagikan:
Santo Paus

Anisetus
Uskup Roma
250px-11-St.Anicetus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
GerejaGereja Katolik
Awal masa kepausan
ca 157
Akhir masa kepausan
ca 20 April 168
PendahuluPius I
PenerusSoter
Informasi pribadi
Lahirca akhir abad ke-1
Emesa, Phoenice
MeninggalApril 168
Roma, Kekaisaran Romawi
Orang kudus
Hari peringatan20 April[1] (Barat)
17 April[2] (Timur)
AtributTiara kepausan, daun palem

Santo Paus Anisetus adalah Paus Gereja Katolik dari kira-kira tahun 157 hingga wafatnya pada bulan April tahun 168. Menurut Annuario Pontificio, permulaan masa kepausannya mungkin terjadi pada tahun 153. Anisetus dengan berani menentang Gnostisisme dan Marsionisme. Ia menerima Polikarpus dari Smirna di Roma, supaya mereka dapat berbicara mengenai kontroversi Paskah.

Biografi

Menurut Liber Pontificalis, Anisetus adalah seorang Suriah dari kota Emesa (yang kini disebut Homs).

Menurut Irenaeus, pada masa kepausannya, Polikarpus yang sudah tua dari Smirna, seorang murid Yohanes sang Penginjil, datang ke Roma untuk berbicara mengenai perayaan Paskah dengan Anisetus. Polikarpus dan Gereja Smirna merayakan penyaliban pada hari keempat belas bulan Nisan, yang bertepatan dengan Pesakh (atau Paskah), tidak memperhatikan hari apa dalam minggu itu, sementara Gereja Roma merayakan Paskah pada hari Minggu—hari kebangkitan Yesus. Kedua belah pihak tidak sepakat mengenai tanggal yang sama, tetapi Anisetus memberi kelonggaran kepada Polikarpus dan Gereja Smirna untuk mempertahankan tanggal yang telah mereka kenal. Perdebatan ini berkembang menjadi suatu kontroversi yang semakin tajam pada abad-abad berikutnya.

Hegesippus, seorang sejarawan Kristen, juga datang ke Roma pada masa kepausan Anisetus. Kunjungan ini sering dianggap sebagai tanda pentingnya Takhta Roma di awal-awal gereja.

Anisetus dengan teguh menentang ajaran Gnostik dan Marsionisme. Dalam Liber Pontificalis, dicatat bahwa Anisetus memerintahkan agar imam tidak diperkenankan memiliki rambut panjang (mungkin karena orang-orang Gnostik mengenakan rambut panjang).

Menurut tradisi Gereja, Anisetus menderita martir pada masa pemerintahan Kaisar Lucius Verus, namun tidak ada bukti sejarah yang mendasari cerita ini. Tanggal 16, 17, dan 20 April disebutkan sebagai hari kematiannya, tetapi saat ini, tanggal 20 April diperingati sebagai hari peringatannya. Sebelum tahun 1970, tanggal yang dipilih adalah 17 April. Liber Pontificalis mencatat bahwa ia dimakamkan di pemakaman Callistus.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pope Anicetus.
Didahului oleh:
Pius I
Paus
154—167
Diteruskan oleh:
Soter
Abad ke-1
s.d. ke-4
Abad ke-5
s.d. ke-8
Abad ke-9
s.d. ke-12
Abad ke-13
s.d. ke-16
Abad ke-17
s.d. ke-20
Abad ke-21
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
Zaman Modern
Awal dan Puncak


Ikon rintisan

Artikel bertopik Paus dalam Gereja Katolik Roma ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan