Jumat, 25 September 2026
20:57 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Marsionisme

Marsionisme

denominasi Kristen

250px-Marcion_copy.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sampul buku Marcion and Luke-Acts karya Joseph B Tyson

Marsionisme adalah ajaran yang dianggap sesat oleh Gereja-gereja resmi pada Abad kedua, didirikan oleh seseorang yang bernama Marsion atau Marcion.[1][2] Ajarannya yang paling ditentang oleh banyak tokoh pada waktu itu adalah mengenai pemisahan Allah Perjanjian Lama dan Allah Perjanjian Baru.[1] Allah Perjanjian Lama, menurutnya Allah yang adil, kurang sempurna, kejam dan tidak berpengasihan, gemar menghukum dengan Hukum Taurat yang diturunkan kepada Musa.[1] Ajarannya lebih mirip pada Teologi Kristen tentang Gnostisisme.[1]

Baginya, hukum-hukum yang terdapat dalam Perjanjian Lama terlalu berat untuk dilaksanakan manusia.[1] Dialah Allah yang berkata, "Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu";[3] mata ganti mata, gigi ganti gigi.".[1]

Sedangkan Allah Perjanjian Baru adalah Allah yang baik, mahamurah, penyayang yang tampak dalam diri Yesus.[1] Allah Perjanjian Baru ini diperkenalkan oleh Yesus Kristus, yang mengutus-Nya untuk menyelamatkan manusia dan menebus dosa-dosanya dengan membawa Injil tentang cinta kasih kepada manusia.[1]

Biografi singkat Marsion

Marsion sendiri hidup di Sinope, Pontus, Asia Kecil pada tahun 70-150.[4] Walau bukan seorang gnostik, tetapi pandangannya banyak dipengaruhi oleh gnostisisme.[1]

Pemikiran

Marsion diketahui hanya memakai Injil Lukas dalam meletakkan pandangannya.[5][6] Pandangan lain dari Marsion adalah mengenai Kristus yang mengajarkan bahwa Kristus tidak sungguh-sungguh mati.[1] Kristologi Marsion disebut doketisme: Kristus tiba-tiba turun di atas kota Kapernaum pada tahun ke-15 pada masa Tiberius, lalu Kristus membuang Allah Perjanjian Lama ke Hades dan menebus jiwa-jiwa umat manusia dari kuasa Allah yang tidak adil itu..[1] Dalam etika dia menetapkan hidup askese, berpantang makan daging, minum anggur dan menikah, tetapi dia tetap menerima pengikut pasangan suami istri.[1] Selain itu adalah dia melakukan pembabtisan orang mati, dan ditolak oleh Gereja resmi.[1] Pengikutnya sendiri tersebar di Itali, Mesir, Afrika Utara, Siprus dan Siria.[1]

Pandangan Marsion ini juga dicatat memiliki peran (persiapan) dalam pembuatan Surat-surat Paulus[6] pada abad kedua di Yunani: Galatia, I dan II Korintus, Roma, I dan II Tesalonika, Efesus, Kolose, Filipi, dan Filemon.[2] Teks-teksnya juga disesuaikan dengan pandangan khusus Marsion.[2] Maka Polikarpus dari Smyrna memperingatkan Jemaat di Filipi untuk mewaswpadai pandangan Marsion ini, Marsion dijuluki sebagai the first born of satan dan antichrist[4]

Marcion

ensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 (Indonesia)F. D. Wellem. Riwayat Singkat Hidup Tokoh-tokoh dalam Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1993. Hlm. 179-180
  2. 1 2 3 (Inggris)Alexander Souter. The Text and Canon of The New Testament. London: Duckworth, 1948. Hlm. 12
  3. ↑ Yesus dalam Matius 5:43-44 mengutip Perjanjian Lama dan memberikan hukum yang baru: "Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia (Imamat 19:18) dan bencilah musuhmu (Ulangan 23:6). Namun, Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu."
  4. 1 2 (Inggris) Joseph Hoffmann. Marcion on The Restitution of Christianity. Chico California: Oxford University-Scholars Press, 1984
  5. ↑ (Inggris)Gamble, Harry Y., The New Testament Canon, Fortress Press Philadelphia 1985 Halaman 27
  6. 1 2 Tyson, Joseph B., Marcion and Luke -Acts- A Defining Struggle, University of South Carolina, Columbia 2006 bagian Pendahuluan
Abad Klasik
120px-Muenster-100725-15996-%C3%9Cberwasserkirche-Schl%C3%BCssel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abad Pertengahan
Awal Abad Kiwari
Abad Kiwari
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan