Minggu, 27 September 2026
23:30 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Konsiliarisme

Konsiliarisme

denominasi Kristen

250px-Bro%C5%BE%C3%ADk%2C_V%C3%A1clav_-_Hus_p%C5%99ed_koncilem_6._%C4%8Dervence_1415.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konsili Konstanz (1414-1418), di mana konsiliarisme mulai berkembang

Konsiliarisme atau gerakan konsiliar adalah salah satu gerakan pembaruan di dalam Gereja Katolik yang berkembang pada abad ke-14 sampai ke-16.[1] Gerakan konsiliar memiliki pemahaman bahwa kewibawaan utama di dalam gereja terletak pada konsili-konsili atau sidang-sidang umum, bukan pada paus.[2] Pandangan konsiliarisme ini pada awalnya merupakan kritik terhadap kepausan akibat adanya perpecahan dalam kepausan.[1] William Ockham adalah tokoh yang mengemukakan pandangan konsiliarisme ini.[1] Ockham banyak menulis mengenai hubungan gereja dengan negara, terutama untuk melawan paus.[1] Ia menegaskan bahwa kekuasaan tertinggi di dalam gereja bukan berada pada tangan paus, tetapi pada konsili umum (termasuk di dalamnya wakil-wakil kaum awam).[1] Pandangan ini tersebar secara luas pada abad ke-14 dan ke-15, terutama pada masa skisma besar (1378-1414).[1] Pandangan ini mulai meluas pada Konsili Konstanz (1414-1418), dan memuncak pada Konsili Basel 1431.[3] Namun kemudian konsiliarisme dikutuk oleh paus maupun oleh konsili, yaitu dalam Konsili Lateran V (1512-1517).[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Tony Lane. 2007. Runtut pijar: Sejarah pemikiran kristiani. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
  2. ↑ Henk ten Napel. 2006. Kamus teologi: Inggris - Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
  3. 1 2 Albertus Sujoko. 2009. Identitas Yesus & misteri manusia. Yogyakarta: Kanisius.
Abad Klasik
120px-Muenster-100725-15996-%C3%9Cberwasserkirche-Schl%C3%BCssel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abad Pertengahan
Awal Abad Kiwari
Abad Kiwari
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan