Sabtu, 03 Oktober 2026
21:23 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Bogomilisme

Bogomilisme

Agama di Dunia

Bagikan:
330px-Razvoj_bogumilstva.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta persebaran Bogomilisme

Bogomilisme adalah nama sebuah aliran yang muncul sekitar abad ke-8.[1] Bogomil merupakan sekte dari Abad Pertengahan yang coraknya dualistis dan doketis.[2] Cukup lama aliran ini mendapat dukungan di Bizantium.[2] Bogomilisme berasal dari kata bogomil.[2] Dalam bahasa Slavia artinya “Berkenan kepada Allah”.[1] Pendiri dari aliran ini diduga bernama Yeremias yang berasal dan Bulgaria dan seorang bernama Teofilus.[2] Bogomil sendiri adalah terjemahan Teofilus dalam bahasa Slavia.[2] Bogomil mengajarkan bahwa dunia dan tubuh manusia adalah ciptaan setan sedangkan jiwa adalah ciptaan Allah.[1] Anggota sekte ini membenci segala sesuatu yang berhubungan dengan barang-barang atau materi sehingga mereka menolak praktik-praktik penghormatan terhadap gambar atau ikon termasuk salib, baptisan air, baptisan bayi dan perkawinan.[2] Orang Kristen dianggap Kristen sejati bila berhasil menolak dan mengalahkan materi.[1] Selain itu, mereka juga menolak Perjanjian Lama secara keseluruhan dan hanya menerima bagian kitab nabi-nabi yang menunjuk pada Kristus dan Kitab Mazmur.[2] Sekte ini mengalami perkembangan pesat di Balkan khususnya Bulgaria.[2] Para penganut Bogomilisme mempunyai peran penting dalam kemunculan Albigensis.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 {id} F.D Wellem. 2004. Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm. 48,49.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 {id} Gerald O'Collins, Edward Farrugia. 1996. Kamus Teologi. Yogyakarta:Kanisius. Hlm. 43.

Pranala luar

Abad Klasik
120px-Muenster-100725-15996-%C3%9Cberwasserkirche-Schl%C3%BCssel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abad Pertengahan
Awal Abad Kiwari
Abad Kiwari
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan