Rabu, 23 September 2026
18:09 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Anomeanisme

Bagian dari seri artikel mengenai
Arianisme
Sejarah dan teologi
Pemuka Arian
Tokoh lain
Tokoh Semiarian kiwari
Penentang
20px-P_christianity.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalKristen

Kaum Anomean, yang juga dikenal dengan sebutan kaum Heterousian, kaum Aesian, dan kaum Enomian, adalah sempalan Kristen abad ke-4 yang menganut salah satu ragam Arianisme, yang mengajarkan bahwa Yesus Kristus tidak sama hakikatnya (homoousios) dan tidak pula serupa hakikatnya (homoiousios) dengan Allah Bapa.[1]

Selayang pandang

Istilah anomean berasal dari kata Yunani ἀ(ν)- (an-) yang berarti 'tidak' dan ὅμοιος (omoios) yang berarti 'serupa', dan oleh karena itu juga berarti 'lain' atau 'tidak sama'. Pada abad ke-4, masa pemerintahan Kaisar Konstantius II, istilah tersebut dipakai untuk menyifatkan para pengikut Aesius dan Enomius. Istilah heterousian berasal dari kata Yunani ἑτεροούσιος (heterooúsios) yang berarti 'berlainan hakikat', gabungan kata ἕτερος (héteros) yang berarti 'lain' dan kata οὐσία (ousía) yang berarti 'hakikat'.

Kaum Semiarian mengutuk kaum Anomean di dalam Konsili Seleukia. Kaum Anomean membalas dengan mengutuk kaum Semiarian di dalam Konsili Konstantinopel dan Sinode Antiokhia, menghilangkan kata ὅμοιος (omoios) dari rumusan Ariminium maupun Konstantinopel, dan menegaskan bahwa Sang Sabda bukan saja berlainan hakikat dengan Sang Bapa melainkan juga berlainan kehendak dengan Sang Bapa, sehingga sejak saat itu mereka disebut ἀνόμοιοι (anomoioi).

Pada abad ke-5, seorang presbiter Anomean bernama Filostorgius menulis sejarah Gereja versi Anomean.[2]

Penganut ternama

250px-Eunomius_from_Nuremberg_Chronicle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar Enomius dari Kizikus di dalam Babad Nürnberg

Penentang ternama

Baca juga

Keterangan

  1. Encyclopædia Britannica: "Anomoean"
  2. Filostorgius, Sejarah Gereja.
  3. Filostorgius, di dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 7, bab 6.
  4. 1 2 Sokrates Skolastikus, Sejarah Gereja, parwa 2, bab 35.
  5. Filostorgius, dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 8, bab 2 dan parwa 9, bab 18.
  6. Sokrates Skolastikus, Sejarah Gereja, parwa 2, bab 40.
  7. Filostorgius, dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 5, bab 3 dan parwa 6, bab 13.
  8. 1 2 3 4 5 6 7 8 Filostorgius, dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 8, bab 2.

Rujukan

Abad Klasik
120px-Muenster-100725-15996-%C3%9Cberwasserkirche-Schl%C3%BCssel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abad Pertengahan
Awal Abad Kiwari
Abad Kiwari
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan