Minggu, 08 November 2026
04:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Anomeanisme

Bagikan:
Bagian dari seri artikel mengenai
Arianisme
Sejarah dan teologi
Pemuka Arian
Tokoh lain
Tokoh Semiarian kiwari
Penentang
icon PortalKristen

Kaum Anomean, yang juga dikenal dengan sebutan kaum Heterousian, kaum Aesian, dan kaum Enomian, adalah sempalan Kristen abad ke-4 yang menganut salah satu ragam Arianisme, yang mengajarkan bahwa Yesus Kristus tidak sama hakikatnya (homoousios) dan tidak pula serupa hakikatnya (homoiousios) dengan Allah Bapa.[1]

Selayang pandang

Istilah anomean berasal dari kata Yunani ἀ(ν)- (an-) yang berarti 'tidak' dan ὅμοιος (omoios) yang berarti 'serupa', dan oleh karena itu juga berarti 'lain' atau 'tidak sama'. Pada abad ke-4, masa pemerintahan Kaisar Konstantius II, istilah tersebut dipakai untuk menyifatkan para pengikut Aesius dan Enomius. Istilah heterousian berasal dari kata Yunani ἑτεροούσιος (heterooúsios) yang berarti 'berlainan hakikat', gabungan kata ἕτερος (héteros) yang berarti 'lain' dan kata οὐσία (ousía) yang berarti 'hakikat'.

Kaum Semiarian mengutuk kaum Anomean di dalam Konsili Seleukia. Kaum Anomean membalas dengan mengutuk kaum Semiarian di dalam Konsili Konstantinopel dan Sinode Antiokhia, menghilangkan kata ὅμοιος (omoios) dari rumusan Ariminium maupun Konstantinopel, dan menegaskan bahwa Sang Sabda bukan saja berlainan hakikat dengan Sang Bapa melainkan juga berlainan kehendak dengan Sang Bapa, sehingga sejak saat itu mereka disebut ἀνόμοιοι (anomoioi).

Pada abad ke-5, seorang presbiter Anomean bernama Filostorgius menulis sejarah Gereja versi Anomean.[2]

Penganut ternama

250px-Eunomius_from_Nuremberg_Chronicle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar Enomius dari Kizikus di dalam Babad Nürnberg

Penentang ternama

Baca juga

Keterangan

  1. ↑ Encyclopædia Britannica: "Anomoean"
  2. ↑ Filostorgius, Sejarah Gereja.
  3. ↑ Filostorgius, di dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 7, bab 6.
  4. 1 2 Sokrates Skolastikus, Sejarah Gereja, parwa 2, bab 35.
  5. ↑ Filostorgius, dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 8, bab 2 dan parwa 9, bab 18.
  6. ↑ Sokrates Skolastikus, Sejarah Gereja, parwa 2, bab 40.
  7. ↑ Filostorgius, dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 5, bab 3 dan parwa 6, bab 1–3.
  8. 1 2 3 4 5 6 7 8 Filostorgius, dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 8, bab 2.

Rujukan

Abad Klasik
120px-Muenster-100725-15996-%C3%9Cberwasserkirche-Schl%C3%BCssel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abad Pertengahan
Awal Abad Kiwari
Abad Kiwari
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan