Jumat, 30 Oktober 2026
17:48 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Tiara kepausan

Tiara kepausan

Bagikan:
250px-Papal_Tiara_with_silver_gems_pearls.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiara kepausan yang dihiasi dengan safir, rubi, zamrud, dan permata lainnya. Dipajang di Basilika Santo Petrus, Vatikan.
Vatican City
Artikel ini merupakan bagian dari seri
Kota Vatikan
Bangunan/geografi

Tiara kepausan adalah mahkota berbentuk tiara yang dikenakan oleh paus-paus Gereja Katolik Roma sejak abad ke-8 hingga pertengahan abad ke-20. Tiara semacam itu terakhir digunakan oleh Paus Paulus VI pada tahun 1963 dan hanya digunakan pada awal-awal masa kepausannya.

Istilah "tiara" tersebut digunakan pada berbagai jenis hiasan kepala berbahan logam yang pernah menghiasi kepala paus dalam kurun waktu berabad-abad, termasuk mahkota, gelang kepala, diadem, dan tiara itu sendiri.[1][2] Mahkota bertingkat tiga yang mulai digunakan sejak abad ke-14 disebut juga triregnum,[3][4] tiara rangkap tiga,[5][6][7] atau mahkota rangkap tiga.[8]

Pada tahun 1143 hingga 1963, tiara kepausan diletakkan secara khidmat di atas kepala paus dalam upacara penobatan Paus. Tiara kepausan yang masih bertahan hingga sekarang semuanya dalam bentuk rangkap tiga, yang tertua berasal dari tahun 1572.

Gambaran dari triregnum yang dikombinasikan dengan dua buah kunci salib Santo Petrus masih digunakan hingga saat ini sebagai lambang kepausan dan muncul di dalam dokumen kepausan, bangunan-bangunan, dan lambang-lambang Paus.

Lihat juga

Referensi

Gelar
Nama Kepausan
120px-Coat_of_arms_Holy_See.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang
Maklumat
Aktivitas
Vestimentum
Basilika Mayor
Lokasi
Transportasi
Staf
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan