Minggu, 25 Oktober 2026
20:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Perjalanan Kepausan

Perjalanan Kepausan

Bagikan:
330px-Franciscus_kotel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Paus Fransiskus di Tembok Ratapan di Yerusalem, 2014

Perjalanan Kepausan ke luar Roma secara historis jarang terjadi, dan perjalanan sukarela Paus tidak ada selama 500 tahun pertama. Paus Yohanes Paulus II (1978–2005) melakukan lebih banyak perjalanan pastoral dibandingkan gabungan semua pendahulunya. Paus Fransiskus (2013–sekarang), Paus Paulus VI (1963–1978) dan Paus Benediktus XVI (2005–2013) juga melakukan perjalanan keliling dunia, tetapi Paus Fransiskus tidak banyak melakukan perjalanan karena beliau usia lanjut.

Para Paus tinggal di luar Roma—terutama di Viterbo, Orvieto, dan Perugia—selama abad ke-13, dan kemudian melarikan diri ke Prancis pada masa Kepausan Avignon (1309–1378). Paus Vigilius (537–555) pada tahun 547, Paus Agatho (678–681) pada tahun 680, dan Paus Konstantinus pada tahun 710 mengunjungi Konstantinopel, sedangkan Paus Martin I (649–655) diculik di sana untuk diadili pada tahun 653. Paus Stefanus II (752–757) menjadi paus pertama yang melintasi Pegunungan Alpen pada tahun 752 untuk menobatkan Pepin si Pendek ; Paus Pius VII mengulangi prestasi tersebut lebih dari satu milenium kemudian untuk penobatan Napoleon.[1]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ von Hefele, Karl Joseph and William Robinson Clark. 1876. A history of the Christian councils: from the original documents. p. 231.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan