Rabu, 28 Oktober 2026
15:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Undang-Undang Jaminan

Bagikan:
Vatican City
Artikel ini merupakan bagian dari seri
Kota Vatikan
Bangunan/geografi

Undang-Undang Jaminan (bahasa Italia:Legge delle Guarentigie) adalah istilah yang mengacu kepada undang-undang yang disahkan oleh Parlemen Italia pada 13 Mei 1871 terkait dengan prerogratif Takhta Suci dan hubungan antara negara dengan gereja di Kerajaan Italia. Undang-undang ini menjamin hak-hak Paus yang telah kehilangan kendali atas wilayah Negara Gereja. Hak-hak tersebut meliputi inviolabilitas Sri Paus, kekebalan dari yurisdiksi pengadilan Italia, perlindungan kepidanaan dari hinaan publik, serta kebebasan korespondensi dan ibadah. Undang-undang ini juga mengakui hak Paus untuk menerima utusan dari luar negeri, dan utusan-utusan ini memiliki kekebalan diplomatik. Selain itu, undang-undang ini menganugerahkan 3,225 juta lira Italia dan memberikan hak kepada Paus untuk menggunakan Istana Vatikan, Istana Lateran, dan Castel Gandolfo.

Mengingat instrumen ini adalah sebuah undang-undang nasional dan bukan perjanjian internasional, dari sudut pandang Italia undang-undang ini mengatur urusan dalam negeri Italia dan sama sekali tidak mengakui kedaulatan Paus. Oleh sebab itu, undang-undang ini tidak mengakui Vatikan sebagai wilayah ekstrateritorial, sehingga pengadilan Italia memiliki wewenang atas tindak pidana yang dilakukan di wilayah Vatikan, termasuk Basilika Santo Petrus.

Paus Pius IX menolak menerima undang-undang ini; dari sudut pandang Paus, undang-undang ini disahkan oleh pemerintah asing dan dapat dikesampingkan. Pius IX kemudian menyatakan diri sebagai "tawanan di Vatikan". Permasalahan terkait status Takhta Suci baru diselesaikan oleh Perjanjian Lateran pada tahun 1929.

Daftar pustaka

  • Cismas, Ioana. Religious Actors and International Law (New York: Oxford University Press, 2014). ISBN9780198712824
  • Duffy, Eamon. Saints & Sinners: A History of the Popes (New Haven: Yale University Press, 1997). ISBN0300073321
  • Hanson, Eric O. The Catholic Church in World Politics (Princeton, NJ: Princeton University Press, 1987).
  • Metz, René. What is Canon Law? (New York: Hawthorn Books/Publishers, 1960). Michael Derrick (translator of the French original).
  •  Artikel ini memuat teks dari suatu penerbitan yang sekarang berada dalam ranah publik: Umberto Benigni (1913). "Law of Guarantees" . Dalam Herbermann, Charles (ed.). Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton. GIOBBIO, Lezioni di diplomazia ecclesiastica (Rome, 1899), I, passim; CASTELLARI, La Santa Sede (Milan, 1903), I, 108 sqq.; II, 488–608; GEFFCKEN, Die völkerrechtliche Stellung des Papsttums (Rome, 1887), 172; Gazetta Ufficiale, series II, no. 214; Acta Pii IX (Rome, s. d.), pt. I, vol. V, 286 sqq., 306 sqq., 352 sqq.; Acta Sanctœ Sedis (Rome, 1870–1871), VI.
  •  Artikel ini memuat teks dari suatu penerbitan yang sekarang berada dalam ranah publik: Umberto Benigni (1913). "Non Expedit" . Dalam Herbermann, Charles (ed.). Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton. Civiltà Cattolica (Rome), ser. VIII, IV, 652; VI, 51; VIII, 653; VIII, 3l62; Questioni politico-religiose (Rome, 1905).
  • Artikel ini mengandung teks dari suatu publikasi yang sekarang berada di domain publik: Modern and Contemporary European History (1815–1921) by J. Salwyn Schapiro, Ph.D. (Houghton Mifflin Company, 1921).
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan