Minggu, 20 September 2026
11:45 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Militer di Vatikan

Negara Kota Vatikan adalah negara netral, yang tidak terlibat dalam perang apa pun sejak pembentukannya pada tahun 1929 oleh Perjanjian Lateran. Vatikan tidak memiliki perjanjian militer formal atau perjanjian dengan negara tetangga Italia, meskipun tanggung jawab untuk mempertahankan Kota Vatikan dari agresor internasional kemungkinan besar terletak terutama pada Angkatan Bersenjata Italia. Ketika mempresentasikan Perjanjian Lateran kepada parlemen Italia pada tahun 1929, Benito Mussolini menyatakan: "Jelaslah bahwa kami [negara Italia] akan menjadi penjamin yang diperlukan untuk kenetralan dan tidak dapat diganggu gugat [Kota Vatikan], karena, dalam hipotesis jarak jauh seseorang ingin menyakitinya, dia pertama-tama harus melanggar wilayah kita." [1] Meskipun Negara Kota Vatikan tidak pernah berperang, pasukannya terkena agresi militer ketika dibom selama Perang Dunia II, dan saat mempertahankan properti Vatikan di Roma selama konflik yang sama.


Referensi

  1. Speech by Benito Mussolini at the Italian parliament, 13 May 1929. Original: "È evidente che noi saremo i necessari garanti di questa neutralità e di questa inviolabilità, in quanto che, nella remota ipotesi che qualcuno volesse ferirla, dovrebbe prima violare il nostro territorio."
Ikon rintisan

Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan